DEIYAI — Bupati Deiyai, Melkianus Mote, ST, melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan ruas jalan Kokobaya menuju Kapiraya di Distrik Tigi Timur, Sabtu (11/4). Ruas jalan ini dikenal masyarakat sebagai salah satu akses penting yang kerap disebut sebagai “jalan masuk Injil”.
Kunjungan tersebut turut dihadiri tokoh intelektual Natalis Edowai dan Yuneas Edowai, Kepala Distrik Tigi Timur Yulianus Doo, Kepala Desa Kokobaya, Kepala Suku Kokobaya, serta masyarakat setempat.

Kehadiran Bupati bertujuan untuk mendengar secara langsung aspirasi masyarakat sekaligus memastikan percepatan pembangunan infrastruktur jalan yang dinilai strategis dalam membuka keterisolasian wilayah dan memperlancar aktivitas warga.
Dalam pertemuan itu, perwakilan masyarakat melalui Natalis Edowai dan Yuneas Edowai menekankan pentingnya pembangunan jalan sebagai akses utama yang dapat mendorong kemajuan di berbagai sektor, seperti ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial.

Di sisi lain, Kepala Suku Kokobaya menyampaikan adanya kendala di lapangan terkait persoalan pembayaran uang doa yang memicu perbedaan pendapat antara masyarakat dan pihak kontraktor. Meski demikian, masyarakat menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung pembangunan.
“Kami masyarakat tidak pernah melakukan pemalangan. Kami hanya berharap persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik demi kelancaran pembangunan jalan,” ujar Kepala Suku Kokobaya.
Masyarakat juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Deiyai yang telah turun langsung ke lapangan untuk mendengar aspirasi warga. Mereka berharap pemerintah daerah dapat memfasilitasi penyelesaian persoalan yang ada secara bijaksana bersama pihak kontraktor.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Deiyai menyatakan komitmennya untuk mencari solusi terbaik melalui pendekatan dialog. Ia berharap pembangunan jalan Kokobaya–Kapiraya dapat berjalan lancar sehingga mampu membuka keterisolasian wilayah dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. (SK)









