Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Peresmian KDMP di Atuka, Pemuda Kamoro Berharap Dampak Nyata bagi Masyarakat Pesisir dan Manfaatkan SDM Anak Negeri

Etty Welerbadge-check


					Peresmian KDMP di Atuka, Pemuda Kamoro Berharap Dampak Nyata bagi Masyarakat Pesisir dan Manfaatkan SDM Anak Negeri Perbesar

TIMIKA – Masyarakat Kampung Atuka pada khususnya dan suku Kamoro pada umumnya, menunjukkan antusiasme tinggi atas peresmian Koperasi Desa Merah Putih (KMPD) yang dilakukan langsung oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Joko Juliantono, Kamis (9/4/2026) kemarin.
Koperasi tersebut bahkan direncanakan menjadi percontohan (pilot project) nasional dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah Indonesia Timur.

Ketua Aliansi Pemuda Kamoro (APK) Kabupaten Mimika, Rafael Taorekeyau, menyambut baik pembangunan KMPD di Atuka. Ia menilai kehadiran koperasi ini harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat pesisir.

“Ini sangat penting, mengingat perputaran ekonomi di wilayah pesisir masih cukup memprihatinkan. Dengan adanya KMPD, diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat,” ujarnya.

Rafael berharap program KMPD tidak hanya berjalan semangat di awal, tetapi dapat berkelanjutan dan terus berkembang hingga menjangkau masyarakat di wilayah pelosok.

Ia juga menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat lokal dalam pengelolaan koperasi, sehingga masyarakat setempat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pelaku utama dalam kegiatan ekonomi.

“Dalam struktur koperasi harus melibatkan anak-anak daerah. Manfaatkan sumber daya manusia lokal agar mereka bisa menjadi tuan di atas tanahnya sendiri,” tegasnya.

Selain itu, Rafael mengingatkan agar kebijakan harga yang diterapkan di wilayah pesisir tidak disamakan dengan harga di perkotaan, sehingga tetap terjangkau bagi masyarakat setempat.

Menurutnya, koperasi tidak hanya berfungsi menyediakan bahan pokok dan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga harus mampu menampung hasil produksi masyarakat, terutama nelayan yang menjadi mata pencaharian utama warga pesisir.

“Koperasi ini jangan hanya semangat di awal saja, tetapi harus terus berjalan. Kalau bisa, ke depan dibangun juga di setiap ibu kota distrik di wilayah pesisir,” harapnya. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tim PERSEJASI Mimika Bawah Nama Papua di Liga Nasional Yang Digelar Oktober 2026 

6 September 2026 - 14:12 WIB

20260904

Batu di Badan Jalan Berujung Kecelakaan Tunggal di Pasar Lama Timika

6 September 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260906 WA0000

Indonesia Diminta Tingkatkan Kewaspadaan, Aktivitas Sejumlah Gunung Api Terus Dipantau

6 September 2026 - 11:32 WIB

6a9c1de50d696

KNPI Mimika: KONI Distrik Harus Jadi ‘Mata dan Telinga’ untuk Temukan Talenta Atlet dari Kampung

5 September 2026 - 13:54 WIB

20260905

Dari Kampung Untuk Mimika, KONI Distrik Mimika Barat Tengah Siap Cetak Atlet Berprestasi

5 September 2026 - 13:33 WIB

IMG 20260905 223248
Trending di Headline