Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Peresmian KDMP di Atuka, Pemuda Kamoro Berharap Dampak Nyata bagi Masyarakat Pesisir dan Manfaatkan SDM Anak Negeri

Etty Welerbadge-check


					Peresmian KDMP di Atuka, Pemuda Kamoro Berharap Dampak Nyata bagi Masyarakat Pesisir dan Manfaatkan SDM Anak Negeri Perbesar

TIMIKA – Masyarakat Kampung Atuka pada khususnya dan suku Kamoro pada umumnya, menunjukkan antusiasme tinggi atas peresmian Koperasi Desa Merah Putih (KMPD) yang dilakukan langsung oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Joko Juliantono, Kamis (9/4/2026) kemarin.
Koperasi tersebut bahkan direncanakan menjadi percontohan (pilot project) nasional dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah Indonesia Timur.

Ketua Aliansi Pemuda Kamoro (APK) Kabupaten Mimika, Rafael Taorekeyau, menyambut baik pembangunan KMPD di Atuka. Ia menilai kehadiran koperasi ini harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat pesisir.

“Ini sangat penting, mengingat perputaran ekonomi di wilayah pesisir masih cukup memprihatinkan. Dengan adanya KMPD, diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat,” ujarnya.

Rafael berharap program KMPD tidak hanya berjalan semangat di awal, tetapi dapat berkelanjutan dan terus berkembang hingga menjangkau masyarakat di wilayah pelosok.

Ia juga menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat lokal dalam pengelolaan koperasi, sehingga masyarakat setempat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pelaku utama dalam kegiatan ekonomi.

“Dalam struktur koperasi harus melibatkan anak-anak daerah. Manfaatkan sumber daya manusia lokal agar mereka bisa menjadi tuan di atas tanahnya sendiri,” tegasnya.

Selain itu, Rafael mengingatkan agar kebijakan harga yang diterapkan di wilayah pesisir tidak disamakan dengan harga di perkotaan, sehingga tetap terjangkau bagi masyarakat setempat.

Menurutnya, koperasi tidak hanya berfungsi menyediakan bahan pokok dan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga harus mampu menampung hasil produksi masyarakat, terutama nelayan yang menjadi mata pencaharian utama warga pesisir.

“Koperasi ini jangan hanya semangat di awal saja, tetapi harus terus berjalan. Kalau bisa, ke depan dibangun juga di setiap ibu kota distrik di wilayah pesisir,” harapnya. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Jaindapa, Koops TNI Habema: Itu Biji Besi Toki Lonceng 

5 Juni 2026 - 13:48 WIB

IMG 20260605 WA0127

Pemkab Mimika dan PKK Tanam 400 Pohon Kelor di Kampung Nawaripi

5 Juni 2026 - 13:45 WIB

IMG 20260605 WA0054

PTFI dan Pemkab Mimika Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dorong Aksi Nyata Jaga Bumi

5 Juni 2026 - 13:35 WIB

IMG 20260605 WA0035

Dinas Kesehatan Mimika Ajak Tokoh Masyarakat Dukung PHBS untuk Tekan Angka Penyakit

5 Juni 2026 - 13:19 WIB

IMG 20260604 WA0046

Kegiatan Padat Karya, Distrik Kwamki Narama Fokuskan Penyediaan Makanan Bergizi dan Penurunan Angka Stunting

5 Juni 2026 - 13:03 WIB

IMG 20260604 WA0039
Trending di Headline