DOGIYAI – Upaya pemulihan keamanan pasca kericuhan di Kabupaten Dogiyai terus menunjukkan perkembangan positif. Jermias Rontini menegaskan bahwa stabilitas keamanan menjadi prioritas utama agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Hal itu disampaikan Kapolda Papua Tengah saat melakukan kunjungan kerja ke Dogiyai dan menggelar rapat terbuka bersama Yudas Tebay, jajaran Pemerintah Kabupaten, DPRK, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perwakilan Bamuskam, serta jajaran Polres Dogiyai.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolda menekankan pentingnya sinergi semua pihak untuk menjaga situasi tetap kondusif. Ia juga memastikan bahwa kondisi di lapangan mulai membaik, ditandai dengan aktivitas masyarakat yang berangsur normal.
“Kita ingin situasi keamanan di Dogiyai segera dipulihkan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. Mudah-mudahan mulai hari ini Kabupaten Dogiyai semakin kondusif,” ujar Jermias Rontini Kamis, (9/4/2026).
Selain itu, Kapolda mengungkapkan bahwa distribusi bahan pokok dan BBM yang sempat terganggu kini telah kembali berjalan lancar tanpa hambatan. Ia berharap kondisi ini dapat terus dijaga melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat.
“Tadi saya melihat langsung arus barang dan BBM sudah berjalan lancar. Saya berharap situasi yang baik ini dapat terus kita rawat bersama,” katanya.
Terkait penanganan kasus kericuhan, Kapolda menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu. Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dengan memberikan informasi guna membantu pengungkapan kasus.
“Kami hadir langsung di Dogiyai untuk memastikan proses hukum berjalan cepat, tepat, dan transparan. Informasi sekecil apa pun sangat berarti dalam membantu aparat mengungkap kasus ini,” tambahnya.
Pendekatan dialogis pun terus diperkuat melalui komunikasi intensif dengan tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh pemuda sebagai bagian dari upaya menjaga perdamaian jangka panjang di wilayah tersebut.
Sementara itu, Bupati Dogiyai Yudas Tebay menyatakan dukungan penuh terhadap langkah-langkah yang diambil aparat kepolisian. Ia menegaskan bahwa proses hukum harus berjalan adil, terbuka, dan tanpa intervensi.
“Saya sangat setuju dengan upaya klarifikasi sebagaimana rapat yang dipimpin Kapolda Papua Tengah. Ini penting untuk mendapatkan gambaran kronologi serta mengarah kepada pelaku dalam kejadian tersebut,” ujarnya.
Bupati juga berharap penanganan kasus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya terhadap pelaku pembunuhan anggota polisi, tetapi juga terhadap kasus penembakan warga sipil agar rasa keadilan dapat dirasakan semua pihak.
Dengan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan Kabupaten Dogiyai dapat segera pulih menjadi wilayah yang aman, damai, dan kondusif. (MB)









