TIMIKA – Walaupun situasi di Kwamki Narama saat ini sudah kondusif aman, pihak keamanan terus melakukan patroli untuk memberikan himbauan kamtibmas, juga memperketat dalam razia sajam (panah dan busur).
Seperti yang dilakukan oleh personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah pada Sabtu (04/04/2026) berhasil menemukan sajam (busur dan panah) yang dibawah oleh warga dengan menggunakan mobil saat melewati depan pos.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya gangguan kamtibmas di wilayah Kwamki Narama.
Ini juga dilakukan mengingat pada saat usai prosesi pembakaran jenazah korban pembunuhan Junius Magai beberapa hari lalu diwarnai dengan kericuhan, dimana disaat itu ada sekelompok tanpa sebab menyerang dengan panah ke aparat keamanan dan beberapa perwakilan dari Pemda Mimika dan Pemda Puncak.
Perlu diketahui juga oknum-oknum yang diduga melakukan penyerangan terhadap aparat keamanan dan pihak pemerintah saat itu berhasil diamankan personel Brimob yang dipimpin oleh Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah, Kompol Onisimus Umbu Sairo, S.I.K.

Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah, Kompol Onisimus Umbu Sairo, S.I.K, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif guna menekan gangguan amtibmas.
“Kegiatan ini akan dilakukan secara kontinyu. Jadi sambil patroli Brimob Yon B tetap melakukan himbauan dan pola pendekatan budaya kepada setiap masyarakat agar patuh dan taat hukum,”katanya.
Kompol Onisimus Umbu Sairo menegaskan bahwa negara kuat dan hadir untuk memberantas kejahatan.
“Tdak boleh atur negara, mari hidup damai dan rukun dengan sesama. Tidak boleh ada perang dengan alasan apapun, hukum tertinggi adalah keselamatan manusia. Brimob hadir untuk menyelamatkan sesama dari segala bentuk tekanan.Jangan ada kejahatan atur negara,”tegasnya.
Selain itu Kompol Onisimus juga menekankan bahwa tidak ada waktu, tempat dan ruang bagi pelaku kejahatan untuk melakukan aksi kekerasan.
“Brimob hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh lapisan masyarakat. Kita perangi kejahatan dan mencintai kemanusiaan,”ujarnya. (IT)








