Menu

Mode Gelap
BULD DPD RI Uji Publik Regulasi Pendidikan Bali, Soroti Kewenangan Pusat dan Daerah Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua

Headline

Bupati Paniai Luncurkan Koperasi Merah Putih di 216 Kampung, Tekankan Stabilitas dan Pengelolaan Dana

Etty Welerbadge-check


					Bupati Paniai Luncurkan Koperasi Merah Putih di 216 Kampung, Tekankan Stabilitas dan Pengelolaan Dana Perbesar

PANIAI – Bupati Paniai, Yampit Nawipa, meresmikan peluncuran kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Paniai, Rabu (01/04/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Kampung Madi, Distrik Paniai Timur.

Peluncuran ini merupakan bagian dari program nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia untuk memperkuat ekonomi desa melalui koperasi yang modern, produktif, dan berbasis gotong royong.

Dalam sambutannya, Bupati Yanpit Nawipa menyampaikan bahwa kehadiran Koperasi Merah Putih menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

“Peluncuran koperasi ini menjadi langkah penting untuk menggerakkan perekonomian masyarakat. Saya berharap koperasi ini benar-benar aktif dan memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing isu sosial yang terjadi di daerah lain, melainkan tetap fokus pada pembangunan ekonomi melalui koperasi.

“Kita jangan terpancing dengan isu-isu sosial di daerah tetangga. Kita harus fokus membangun ekonomi melalui koperasi ini,” tegasnya.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di masing-masing kampung. Ia menyebutkan, kepala kampung sebagai pemerintahan terkecil memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas wilayah.

“Selama saya menjabat, seluruh 216 kampung wajib menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya masing-masing,” katanya.

Bupati juga mengingatkan agar pengelolaan koperasi dilakukan secara profesional dan tidak disamakan dengan pemerintahan desa. Ia menegaskan bahwa penggunaan dana koperasi harus sesuai dengan program yang telah ditetapkan, mengingat adanya pengawasan dari pemerintah pusat.

“Pengurus koperasi harus bekerja sesuai aturan. Dana yang masuk harus digunakan dengan baik sesuai program, karena akan ada pemeriksaan hingga ke tingkat kampung,” jelasnya.

Dengan peluncuran ini, diharapkan Koperasi Merah Putih dapat menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat di seluruh kampung di Kabupaten Paniai. (RRG)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polisi Ungkap Pembunuhan di Kamar Kos Jalan Kelimutu, Terduga Pelaku Diamankan

21 September 2026 - 01:13 WIB

IMG 20260921 WA0004

Turnamen Mini Soccer Pangkoops Habema Cup 2026 Resmi Bergulir, Semarakkan HUT ke-81 TNI di Mimika

21 September 2026 - 01:04 WIB

IMG 20260921 095857

Gereja Baru Berdiri di Aras, 43 KK Kini Tak Perlu Jauh Beribadah

21 September 2026 - 00:48 WIB

IMG 20260921 094800

Dinilai Melanggar Kode Etik Jurnalistik, Oknum Pimpinan Media Online Dilaporkan Bupati Johannes Rettob ke Polres Mimika 

21 September 2026 - 00:38 WIB

IMG 20260920 WA0037

Tawuran di Jalan WR Supratman Dibubarkan, Lima Pemuda Diamankan

20 September 2026 - 09:40 WIB

IMG 20260920 WA0016
Trending di Headline