Menu

Mode Gelap
HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI

Headline

Usai Aksi Pendulang, Pengusaha Emas Mulai Serap Hasil Dulangan, Jalan Ahmad Yani Sempat Tersendat

Etty Welerbadge-check


					Usai Aksi Pendulang, Pengusaha Emas Mulai Serap Hasil Dulangan, Jalan Ahmad Yani Sempat Tersendat Perbesar

TIMIKA — Pasca aksi yang dilakukan para pendulang emas pada 25 Maret 2026, sejumlah pengusaha emas mulai merespons dengan kesiapan membeli hasil dulangan masyarakat.

Pantauan di lapangan, ratusan pendulang tradisional tampak berdatangan sejak pagi dan berkumpul untuk menunggu proses pembelian emas oleh para pengusaha.
Meski tidak melakukan aksi unjuk rasa, para pendulang tetap memadati ruas Jalan Ahmad Yani, tepatnya di pertigaan Pin Seluler dan pertigaan Pasar Gorong-gorong. Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas sempat terhenti karena banyaknya massa yang berkumpul.

Koordinator pendulang emas, Simon Victor Rahanjaan, mengatakan penutupan akses jalan terjadi secara situasional akibat membludaknya jumlah pendulang di lokasi.

“Jalan tetap ditutup sementara, karena jumlah pendulang sangat banyak dan berpotensi menghambat arus lalu lintas,” ujarnya saat mendampingi para pendulang.

Ia menjelaskan, saat ini para pengusaha emas telah menyatakan kesiapan untuk membeli hasil dulangan. Namun, proses transaksi masih menunggu pencairan dana.

“Pengusaha emas saat ini sedang antre di bank untuk pencairan uang. Ada tiga toko emas yang siap melayani pembelian hari ini, yaitu Hana, Citra, dan Azka,” jelasnya.

Simon menambahkan, sebelumnya telah ada satu pengusaha yang berkomitmen membeli emas, namun dengan kapasitas terbatas. Hal tersebut menjadi alasan para pendulang kembali datang untuk menjual hasil dulangan mereka.

Meski pembelian dilakukan secara terbatas, para pendulang berharap seluruh hasil emas dapat terserap hingga sore hari.
Untuk menjaga situasi tetap kondusif, pihak pendulang juga terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian guna menghindari potensi gangguan keamanan.

“Kami terus berkomunikasi dengan kepolisian agar situasi tetap aman dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Operasi Sikat Noken Dimulai, Kapolres Mimika Pastikan Tak Ada Tempat bagi Pelaku Kriminal

24 Juli 2026 - 03:06 WIB

IMG 20260724 WA0093

Kunjungi Timika, Komisi III DPR RI Dorong Penguatan Penegakan Hukum di Papua Tengah

24 Juli 2026 - 03:01 WIB

IMG 20260724 WA0086

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Gelar MyPertamina Futsal Competition 2026, Kembangkan Talenta Muda dan Berdayakan UMKM Lokal Papua

24 Juli 2026 - 02:44 WIB

Screenshot 20260724 113628 Gallery

Evakuasi Korban Serangan OPM di Yahukimo, Sempat Terlibat Kontak Tembak

23 Juli 2026 - 13:38 WIB

IMG 20260723 WA0036

Pelajar Deiyai Tampil Percaya Diri, Raih Prestasi di English Competition

23 Juli 2026 - 13:25 WIB

IMG 20260723 WA0032
Trending di Headline