Menu

Mode Gelap
Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim

Headline

Usai Aksi Pendulang, Pengusaha Emas Mulai Serap Hasil Dulangan, Jalan Ahmad Yani Sempat Tersendat

Etty Welerbadge-check


					Usai Aksi Pendulang, Pengusaha Emas Mulai Serap Hasil Dulangan, Jalan Ahmad Yani Sempat Tersendat Perbesar

TIMIKA — Pasca aksi yang dilakukan para pendulang emas pada 25 Maret 2026, sejumlah pengusaha emas mulai merespons dengan kesiapan membeli hasil dulangan masyarakat.

Pantauan di lapangan, ratusan pendulang tradisional tampak berdatangan sejak pagi dan berkumpul untuk menunggu proses pembelian emas oleh para pengusaha.
Meski tidak melakukan aksi unjuk rasa, para pendulang tetap memadati ruas Jalan Ahmad Yani, tepatnya di pertigaan Pin Seluler dan pertigaan Pasar Gorong-gorong. Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas sempat terhenti karena banyaknya massa yang berkumpul.

Koordinator pendulang emas, Simon Victor Rahanjaan, mengatakan penutupan akses jalan terjadi secara situasional akibat membludaknya jumlah pendulang di lokasi.

“Jalan tetap ditutup sementara, karena jumlah pendulang sangat banyak dan berpotensi menghambat arus lalu lintas,” ujarnya saat mendampingi para pendulang.

Ia menjelaskan, saat ini para pengusaha emas telah menyatakan kesiapan untuk membeli hasil dulangan. Namun, proses transaksi masih menunggu pencairan dana.

“Pengusaha emas saat ini sedang antre di bank untuk pencairan uang. Ada tiga toko emas yang siap melayani pembelian hari ini, yaitu Hana, Citra, dan Azka,” jelasnya.

Simon menambahkan, sebelumnya telah ada satu pengusaha yang berkomitmen membeli emas, namun dengan kapasitas terbatas. Hal tersebut menjadi alasan para pendulang kembali datang untuk menjual hasil dulangan mereka.

Meski pembelian dilakukan secara terbatas, para pendulang berharap seluruh hasil emas dapat terserap hingga sore hari.
Untuk menjaga situasi tetap kondusif, pihak pendulang juga terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian guna menghindari potensi gangguan keamanan.

“Kami terus berkomunikasi dengan kepolisian agar situasi tetap aman dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Pelajar Meriahkan Karnaval Budaya HUT ke-81 RI di Mimika

11 Agustus 2026 - 10:42 WIB

IMG 20260811 194204

DPR Papua Tengah Tindaklanjuti Aspirasi SIMAPITOWA, Satgas PKH Diminta Hadir dalam Rapat Lanjutan

11 Agustus 2026 - 10:38 WIB

IMG 20260811 WA0010

Satresnarkoba Polres Mimika Perkuat Edukasi dan Penindakan, DPO Jadi Perhatian

11 Agustus 2026 - 10:34 WIB

IMG 20260811 WA0006

Jelang HUT ke-81 RI, Kapolres Mimika Perkuat Patroli dan Sinergi TNI-Polri Antisipasi Gangguan Kamtibmas

11 Agustus 2026 - 10:31 WIB

IMG 20260811 WA0005

Bukan Sekadar Tangkap Pelaku, Polda Papua Tengah Targetkan Angka 3C di Mimika dan Nabire Turun Nyata

11 Agustus 2026 - 10:28 WIB

IMG 20260811 WA0004
Trending di Headline