TIMIKA – Genap satu tahun kepemimpinan, Bupati Mimika Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong (JOEL) menggelar acara syukuran sekaligus memaparkan sejumlah capaian program yang telah dilaksanakan. Berbagai capaian pembangunan mulai terlihat di sejumlah sektor strategis, khususnya fokus pada pembangunan dari Kampung ke Kota.
Pemerintah Kabupaten Mimika menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program prioritas yang berfokus pada pelayanan dasar, infrastruktur, serta pemberdayaan ekonomi lokal. Acara syukuran yang dirangkaikan dengan Halal Bi Halal bersama masyarakat berlangsung di Gedung Eme Nemeyauware, Kabupaten Mimika, Papua Tengah pada Rabu (25/03/2026).
Dalam pemaparannya, pemerintah daerah menyoroti berbagai sektor pembangunan, mulai dari pendidikan, kesehatan, sosial ekonomi, ketenagakerjaan, infrastruktur, hingga reformasi birokrasi. Meski tidak disampaikan secara rinci.
Bupati Johannes Rettob menyebut adanya peningkatan capaian di sejumlah sektor. Salah satu capaian yang disoroti adalah penurunan angka kemiskinan.
Pemerintah Kabupaten Mimika berhasil menekan angka kemiskinan dari 14,18 persen pada 2024 menjadi 13,08 persen pada 2025. Untuk mempercepat penurunan tersebut, pemerintah menerapkan berbagai intervensi yang melibatkan 18 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), salah satunya melalui program pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat.
Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Mimika, Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, dan semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah, dalam kepemimpinan kami tepat 1 tahun berjalan hari ini, 25 Maret 2026.
“Mari kita terus bersama, karena kita telah membuktikan bahwa pembangunan Mimika bukan sekadar wacana, namun kerja nyata yang fokus pada pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, kerakyatan ekonomi, infrastruktur, serta kerukunan sosial sudah dilakukan,” ungkapnya.
Lanjutnya, dukungan dan kebersamaan inilah yang kami butuhkan selama 4 tahun kedepan dalam kepemimpinan kami berdua, sebagai kekuatan untuk melanjutkan pembangunan Kabupaten Mimika ke arah yang lebih baik.
Sementara itu, Wakil Bupati Emanuel Kemong menekankan sejumlah program prioritas yang telah dijalankan, di antaranya reformasi kelembagaan, reformasi kepegawaian, penandatanganan komitmen penerapan sistem manajemen talenta, serta peningkatan pelayanan publik.
“Kita tidak lagi merasakan perbedaan politik. Sekarang semua pihak bergabung untuk membangun Kabupaten Mimika menuju masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Di tengah berbagai capaian tersebut, pemerintah daerah mengakui masih banyak tantangan yang harus dihadapi, terutama dalam mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah kampung. Masyarakat pun masih menantikan realisasi program yang benar-benar menyentuh kebutuhan di tingkat akar rumput.
Sementara itu, Wakil Ketua I Lemasko, Marianus Maknaipeku, menilai dalam satu tahun kepemimpinan ini pasangan Johannes Rettob dan Emanuel Kemong telah melakukan sejumlah pembenahan yang akan berdampak hingga akhir masa jabatan. Terkait janji politik, ia menyebut masa tersebut telah berlalu. Namun demikian, pihaknya akan tetap mengawal jalannya pembangunan agar tetap sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan.
“Satu tahun ini merupakan masa pembenahan. Dalam empat tahun ke depan, hasilnya akan mulai terlihat. Kami akan terus mengawal agar pembangunan berjalan sesuai visi misi hingga akhir,” tegasnya.
Acara syukuran tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal serta doa lintas agama. (Martha)
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang kuat, Pemerintah Kabupaten Mimika optimistis dapat mewujudkan visi pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif demi kesejahteraan seluruh masyarakat Mimika. (CR2)









