Menu

Mode Gelap
Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Raih Gelar Doktor Kehormatan dari KMOU OPINI : Pemuda dan Arah Transformasi Mimika, Menguatkan Kolaborasi dalam Semangat Kritis dan Konstruktif Era Baru Pemerintahan, Inpres Sepak Bola 2019 Dinilai Masih Relevan Ketua DPD RI Lepas Timnas Pelajar U-17 BLiSPI Berlaga ke Thailand di Momen Idulfitri

Headline

Era Baru Pemerintahan, Inpres Sepak Bola 2019 Dinilai Masih Relevan

adminbadge-check


					Era Baru Pemerintahan, Inpres Sepak Bola 2019 Dinilai Masih Relevan Perbesar

JAKARTA – Upaya peningkatan prestasi sepak bola nasional kembali menjadi perhatian di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Salah satu regulasi yang dinilai masih relevan hingga tahun 2026 adalah Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan persepakbolaan nasional.

Instruksi yang diterbitkan pada masa Presiden Joko Widodo itu memuat langkah strategis lintas sektor untuk membangun fondasi sepak bola Indonesia secara menyeluruh, mulai dari pembinaan usia dini hingga pembangunan infrastruktur.

Dalam Inpres tersebut, pemerintah menekankan pentingnya pengembangan bakat pemain sejak usia muda, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, serta penyelenggaraan kompetisi berjenjang yang berkelanjutan. Selain itu, pembenahan tata kelola organisasi sepak bola juga menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem yang profesional.

Memasuki tahun 2026, implementasi kebijakan ini dinilai masih membutuhkan penguatan, khususnya dalam pemerataan pembangunan fasilitas olahraga dan pembinaan atlet di daerah.

Anggota DPD RI asal Papua Tengah, Wilhelmus Pigai, yang menegaskan bahwa pemerintah perlu memberi perhatian lebih terhadap wilayah timur Indonesia dalam pembangunan sepak bola nasional.

“Inpres ini sangat baik, tetapi implementasinya harus benar-benar dirasakan sampai ke daerah, khususnya di Papua. Kita punya banyak talenta muda yang luar biasa, namun masih terbatas dari sisi fasilitas, pelatih, dan kompetisi,” ujar Pigai. Senin, (23/03/2026).

Ia juga menekankan pentingnya pemerataan pembangunan stadion, lapangan latihan, serta program pembinaan usia dini di daerah-daerah khususnya papua tengah.

“Kalau pemerintah serius menjalankan Inpres ini secara merata, saya yakin Papua tengah dan papua lainnya bisa terus melahirkan pemain-pemain hebat untuk Indonesia. Sepak bola bukan hanya soal prestasi, tapi juga bagian dari pembangunan generasi muda,” tambahnya.

Selain itu, Pigai mendorong sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pihak swasta agar program percepatan pembangunan sepak bola nasional dapat berjalan optimal.

Dengan begitu sepak bola Indonesia mampu berkembang lebih pesat dan bersaing di kancah internasional, dengan melibatkan seluruh potensi daerah secara merata.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Serahkan 70 SK PNS TH K2, Kepala BKPSDM Papua Tengah: “Harus Disiplin Kerja dan Tanamkan Budaya Malu”

10 April 2026 - 13:14 WIB

IMG 20260410 WA0026

Pemulihan Keamanan Dogiyai Jadi Prioritas, Kapolda: Situasi Mulai Membaik

10 April 2026 - 13:09 WIB

IMG 20260410 WA0022

IPMADO Sorong Gelar Diskusi Publik tentang Fenomena Media Sosial di Era Digital

10 April 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260410 WA0021

Pertamina Pastikan Pasokan LPG 12 Kg Masuk 14 April, Warga Diminta Tak Panik

10 April 2026 - 12:44 WIB

IMG 20260410 WA0002

Skema Multiyears, Pemkab Mimika Teken MoU Pembangunan Gedung C2 RSUD Mimika

10 April 2026 - 12:35 WIB

IMG 20260410 WA0019
Trending di Headline