Menu ✖

Mode Gelap
Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri

Headline

Era Baru Pemerintahan, Inpres Sepak Bola 2019 Dinilai Masih Relevan

adminbadge-check


					Era Baru Pemerintahan, Inpres Sepak Bola 2019 Dinilai Masih Relevan Perbesar

JAKARTA – Upaya peningkatan prestasi sepak bola nasional kembali menjadi perhatian di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Salah satu regulasi yang dinilai masih relevan hingga tahun 2026 adalah Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan persepakbolaan nasional.

Instruksi yang diterbitkan pada masa Presiden Joko Widodo itu memuat langkah strategis lintas sektor untuk membangun fondasi sepak bola Indonesia secara menyeluruh, mulai dari pembinaan usia dini hingga pembangunan infrastruktur.

Dalam Inpres tersebut, pemerintah menekankan pentingnya pengembangan bakat pemain sejak usia muda, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, serta penyelenggaraan kompetisi berjenjang yang berkelanjutan. Selain itu, pembenahan tata kelola organisasi sepak bola juga menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem yang profesional.

Memasuki tahun 2026, implementasi kebijakan ini dinilai masih membutuhkan penguatan, khususnya dalam pemerataan pembangunan fasilitas olahraga dan pembinaan atlet di daerah.

Anggota DPD RI asal Papua Tengah, Wilhelmus Pigai, yang menegaskan bahwa pemerintah perlu memberi perhatian lebih terhadap wilayah timur Indonesia dalam pembangunan sepak bola nasional.

“Inpres ini sangat baik, tetapi implementasinya harus benar-benar dirasakan sampai ke daerah, khususnya di Papua. Kita punya banyak talenta muda yang luar biasa, namun masih terbatas dari sisi fasilitas, pelatih, dan kompetisi,” ujar Pigai. Senin, (23/03/2026).

Ia juga menekankan pentingnya pemerataan pembangunan stadion, lapangan latihan, serta program pembinaan usia dini di daerah-daerah khususnya papua tengah.

“Kalau pemerintah serius menjalankan Inpres ini secara merata, saya yakin Papua tengah dan papua lainnya bisa terus melahirkan pemain-pemain hebat untuk Indonesia. Sepak bola bukan hanya soal prestasi, tapi juga bagian dari pembangunan generasi muda,” tambahnya.

Selain itu, Pigai mendorong sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pihak swasta agar program percepatan pembangunan sepak bola nasional dapat berjalan optimal.

Dengan begitu sepak bola Indonesia mampu berkembang lebih pesat dan bersaing di kancah internasional, dengan melibatkan seluruh potensi daerah secara merata.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HUT ke-65, DPD Partai Golkar Mimika Gelar Syukuran, Perkuat Kebersamaan dan Solidaritas Partai

20 Oktober 2026 - 15:19 WIB

IMG 20261021 001323

John NR Gobai Dorong Penataan Danau Paniai, Ekskavator Amfibi Disiapkan untuk Atasi Pendangkalan

20 Oktober 2026 - 13:54 WIB

IMG 20261020 225243

Hari Pertama Pelayanan Perlinsos di Deiyai, 500 Warga Jadi Sasaran Awal

20 Oktober 2026 - 13:46 WIB

IMG 20261020 WA0046

Pemuda Katolik Desak Pemprov, DPR, MRP dan Polda Papua Tengah Tertibkan Peredaran Miras

20 Oktober 2026 - 13:41 WIB

IMG 20261020 WA0044

Pemkab Mimika Susun RAD TB 2026 – 2030, Perkuat Kolaborasi Tingkat Sektor

20 Oktober 2026 - 13:35 WIB

IMG 20261020 WA0042
Trending di Headline