Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Era Baru Pemerintahan, Inpres Sepak Bola 2019 Dinilai Masih Relevan

adminbadge-check


					Era Baru Pemerintahan, Inpres Sepak Bola 2019 Dinilai Masih Relevan Perbesar

JAKARTA – Upaya peningkatan prestasi sepak bola nasional kembali menjadi perhatian di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Salah satu regulasi yang dinilai masih relevan hingga tahun 2026 adalah Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan persepakbolaan nasional.

Instruksi yang diterbitkan pada masa Presiden Joko Widodo itu memuat langkah strategis lintas sektor untuk membangun fondasi sepak bola Indonesia secara menyeluruh, mulai dari pembinaan usia dini hingga pembangunan infrastruktur.

Dalam Inpres tersebut, pemerintah menekankan pentingnya pengembangan bakat pemain sejak usia muda, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, serta penyelenggaraan kompetisi berjenjang yang berkelanjutan. Selain itu, pembenahan tata kelola organisasi sepak bola juga menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem yang profesional.

Memasuki tahun 2026, implementasi kebijakan ini dinilai masih membutuhkan penguatan, khususnya dalam pemerataan pembangunan fasilitas olahraga dan pembinaan atlet di daerah.

Anggota DPD RI asal Papua Tengah, Wilhelmus Pigai, yang menegaskan bahwa pemerintah perlu memberi perhatian lebih terhadap wilayah timur Indonesia dalam pembangunan sepak bola nasional.

“Inpres ini sangat baik, tetapi implementasinya harus benar-benar dirasakan sampai ke daerah, khususnya di Papua. Kita punya banyak talenta muda yang luar biasa, namun masih terbatas dari sisi fasilitas, pelatih, dan kompetisi,” ujar Pigai. Senin, (23/03/2026).

Ia juga menekankan pentingnya pemerataan pembangunan stadion, lapangan latihan, serta program pembinaan usia dini di daerah-daerah khususnya papua tengah.

“Kalau pemerintah serius menjalankan Inpres ini secara merata, saya yakin Papua tengah dan papua lainnya bisa terus melahirkan pemain-pemain hebat untuk Indonesia. Sepak bola bukan hanya soal prestasi, tapi juga bagian dari pembangunan generasi muda,” tambahnya.

Selain itu, Pigai mendorong sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pihak swasta agar program percepatan pembangunan sepak bola nasional dapat berjalan optimal.

Dengan begitu sepak bola Indonesia mampu berkembang lebih pesat dan bersaing di kancah internasional, dengan melibatkan seluruh potensi daerah secara merata.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Asisten II Setda Deiyai Buka Kegiatan Penyuluhan dan Sosialisasi Kebijakan Pajak Daerah

3 Juni 2026 - 04:43 WIB

IMG 20260603 WA0022

Tiba di Nabire, Ribka Haluk dan Diana Kusumastuti Tinjau Puspem Papua Tengah

3 Juni 2026 - 04:33 WIB

IMG 20260603 WA0008

138 Siswa SD YPPK Waonaripi Timika Lulus 100 Persen, Catat Prestasi Nilai Gemilang

2 Juni 2026 - 13:20 WIB

20260602

Potowaiburu Siap Bertransformasi Jadi Kota Kecil Baru di Ujung Barat Mimika, Infrastruktur dan Air Bersih Jadi Kunci Utama

2 Juni 2026 - 12:44 WIB

IMG 20260602 WA0032

Dinkes Mimika Gelar Workshop TB DOTS untuk Perkuat Layanan TBC di Daerah Terpencil

2 Juni 2026 - 12:38 WIB

IMG 20260602 WA0026
Trending di Headline