Menu ✖

Mode Gelap
Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

Headline

Diguyur Hujan, Pawai Takbiran di Timika Tetap Meriah dan Penuh Nuansa Toleransi

Etty Welerbadge-check


					Diguyur Hujan, Pawai Takbiran di Timika Tetap Meriah dan Penuh Nuansa Toleransi Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika melepas ratusan kendaraan hias dalam pawai malam takbiran yang berlangsung meriah di Kota Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (20/03/2026) malam.

Meskipun diguyur hujan deras, antusiasme masyarakat tidak surut. Puluhan hingga ratusan mobil hias tetap memadati jalur pawai, menciptakan suasana semarak dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Wakil Bupati Emanuel Kemong didampingi Bupati Johannes Rettob dan Forkopimpa memulai pawai dari halaman Gedung Eme Neme Yauware. Adapun rute yang dilewati yaitu dimulai dari halaman Eme Neme Yauware, Jalan Budi Utomo, kemudian melintasi Jalan Cenderawasih, Jalan WR Supratman, Jalan Hasanuddin, Jalan Yos Sudarso, dan Jalan Belibis, sebelum kembali finis di halaman Eme Neme Yauware.

IMG 20260320 WA0033

Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Mimika, Ustaz Joko Prianto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa takbir keliling merupakan bentuk ungkapan rasa syukur umat Muslim setelah menjalankan ibadah Ramadan.

“Ini adalah bentuk syukur atas nikmat Ramadan, sebuah bulan yang penuh perjuangan, mulai dari menahan lapar dan haus, melaksanakan salat tarawih, hingga memperbanyak amal kebaikan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang turut memeriahkan kegiatan tersebut, termasuk keterlibatan umat non-Muslim.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta. Timika dikenal sebagai kota harmonis, dan malam ini terlihat bahwa kegiatan ini tidak hanya diikuti umat Muslim, tetapi juga saudara-saudara dari umat lain,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Mimika, Johannes Rettob, menilai pawai takbiran tahun ini menjadi momentum penting dalam mempererat kebersamaan antarumat beragama di daerah tersebut.

“Malam ini luar biasa. Kegiatan ini bukan hanya diikuti umat Muslim, tetapi juga umat lainnya. Ini adalah wujud nyata toleransi dan kebersamaan di Kabupaten Mimika,” ungkapnya.

Bupati juga mengimbau seluruh peserta untuk tetap menjaga keselamatan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Jaga keamanan dan keselamatan di jalan agar kegiatan ini berjalan dengan baik hingga selesai,” pesannya.

Pawai takbiran di Timika tahun ini tidak hanya menjadi perayaan religius, tetapi juga simbol kuatnya nilai toleransi dan keharmonisan masyarakat di Bumi Amungsa. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pasca pencabutan IUP Kristalin, Alfred Anouw Minta Hak Masyarakat Adat Tidak Diabaikan

24 Oktober 2026 - 07:57 WIB

IMG 20261024 WA0077

Bawaslu Mimika Bahas Dampak Putusan MK Jelang Pemilu 2029

24 Oktober 2026 - 07:54 WIB

IMG 20261024 WA0050

Ungkap Pabrik Miras Ilegal, Wakapolres Mimika Ajak Warga Berani Melapor

24 Oktober 2026 - 07:48 WIB

IMG 20261023 WA0034

Polres Mimika Siagakan 60 Personel Amankan Kegiatan IFRC 2026 di Timika

24 Oktober 2026 - 07:44 WIB

IMG 20261024 WA0048

IUP Kristalin Dicabut, Priskila Misiro Soroti Hak Ulayat dan Nasib Masyarakat Adat

24 Oktober 2026 - 07:41 WIB

IMG 20261024 WA0047
Trending di Headline