Menu

Mode Gelap
Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Raih Gelar Doktor Kehormatan dari KMOU OPINI : Pemuda dan Arah Transformasi Mimika, Menguatkan Kolaborasi dalam Semangat Kritis dan Konstruktif Era Baru Pemerintahan, Inpres Sepak Bola 2019 Dinilai Masih Relevan Ketua DPD RI Lepas Timnas Pelajar U-17 BLiSPI Berlaga ke Thailand di Momen Idulfitri

Headline

Pemkab Deiyai Percayakan Gereja Katolik Jadi Panitia Obor Paskah 2026

Etty Welerbadge-check


					Pemkab Deiyai Percayakan Gereja Katolik Jadi Panitia Obor Paskah 2026 Perbesar

DEIYAI — Pemerintah Kabupaten Deiyai secara resmi menunjuk Gereja Katolik Kabupaten Deiyai sebagai panitia pelaksana kegiatan Obor Paskah Pemerintah Daerah Tahun 2026.

Penunjukan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Deiyai, Melkianus Mote, ST, bersama Wakil Bupati Ayub Pigome dalam pertemuan yang berlangsung di Ruangan Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Deiyai, Selasa (17/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah memberikan kepercayaan penuh kepada Gereja Katolik untuk menyukseskan rangkaian kegiatan Paskah tahun ini. Adapun Ketua Panitia ditunjuk dari unsur Sekretaris Lingkungan Hidup, yakni Bapak Koto. Kegiatan Obor Paskah 2026 mengusung tema: “Kristus Bangkit Memperbarui Kemanusiaan Kita” (2 Korintus 5:17).

Tema ini sejalan dengan tema Paskah nasional dalam konteks oikumenis di Indonesia yang ditetapkan oleh Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), sekaligus menjadi dasar refleksi umat Katolik di seluruh tanah air.

Tema tersebut mengandung makna mendalam bahwa kebangkitan Kristus bukan sekadar peristiwa iman di masa lalu, tetapi menjadi panggilan nyata bagi setiap umat untuk mengalami pembaruan hidup sebagai ciptaan baru. Umat diajak untuk hidup dalam kasih, mempererat persaudaraan, serta menghadirkan damai di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.

Selain itu, refleksi Paskah tahun ini juga menekankan pentingnya solidaritas sosial, hidup sederhana (ugahari), serta peran aktif umat dalam meredam berbagai bentuk polarisasi di tengah masyarakat.

Dalam konteks aksi nyata, semangat Paskah 2026 turut dikaitkan dengan gerakan Aksi Puasa Pembangunan (APP), yang mendorong umat untuk berjuang menghadirkan kesejahteraan, khususnya bagi masyarakat yang miskin dan tersingkir.

Tak hanya itu, dimensi ekologis juga menjadi perhatian dalam perayaan Paskah tahun ini. Melalui semangat “Paskah Ekologis,” umat diajak untuk menjaga dan merawat alam sebagai bagian dari ciptaan Tuhan yang harus dipulihkan dan dilestarikan.

Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap, melalui pelaksanaan Obor Paskah 2026 ini, nilai-nilai kebangkitan Kristus dapat semakin nyata dalam kehidupan masyarakat, serta memperkuat persatuan dan kedamaian di Kabupaten Deiyai. (SK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Serahkan 70 SK PNS TH K2, Kepala BKPSDM Papua Tengah: “Harus Disiplin Kerja dan Tanamkan Budaya Malu”

10 April 2026 - 13:14 WIB

IMG 20260410 WA0026

Pemulihan Keamanan Dogiyai Jadi Prioritas, Kapolda: Situasi Mulai Membaik

10 April 2026 - 13:09 WIB

IMG 20260410 WA0022

IPMADO Sorong Gelar Diskusi Publik tentang Fenomena Media Sosial di Era Digital

10 April 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260410 WA0021

Pertamina Pastikan Pasokan LPG 12 Kg Masuk 14 April, Warga Diminta Tak Panik

10 April 2026 - 12:44 WIB

IMG 20260410 WA0002

Skema Multiyears, Pemkab Mimika Teken MoU Pembangunan Gedung C2 RSUD Mimika

10 April 2026 - 12:35 WIB

IMG 20260410 WA0019
Trending di Headline