Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Pemkab Deiyai Percayakan Gereja Katolik Jadi Panitia Obor Paskah 2026

Etty Welerbadge-check


					Pemkab Deiyai Percayakan Gereja Katolik Jadi Panitia Obor Paskah 2026 Perbesar

DEIYAI — Pemerintah Kabupaten Deiyai secara resmi menunjuk Gereja Katolik Kabupaten Deiyai sebagai panitia pelaksana kegiatan Obor Paskah Pemerintah Daerah Tahun 2026.

Penunjukan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Deiyai, Melkianus Mote, ST, bersama Wakil Bupati Ayub Pigome dalam pertemuan yang berlangsung di Ruangan Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Deiyai, Selasa (17/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah memberikan kepercayaan penuh kepada Gereja Katolik untuk menyukseskan rangkaian kegiatan Paskah tahun ini. Adapun Ketua Panitia ditunjuk dari unsur Sekretaris Lingkungan Hidup, yakni Bapak Koto. Kegiatan Obor Paskah 2026 mengusung tema: “Kristus Bangkit Memperbarui Kemanusiaan Kita” (2 Korintus 5:17).

Tema ini sejalan dengan tema Paskah nasional dalam konteks oikumenis di Indonesia yang ditetapkan oleh Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), sekaligus menjadi dasar refleksi umat Katolik di seluruh tanah air.

Tema tersebut mengandung makna mendalam bahwa kebangkitan Kristus bukan sekadar peristiwa iman di masa lalu, tetapi menjadi panggilan nyata bagi setiap umat untuk mengalami pembaruan hidup sebagai ciptaan baru. Umat diajak untuk hidup dalam kasih, mempererat persaudaraan, serta menghadirkan damai di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.

Selain itu, refleksi Paskah tahun ini juga menekankan pentingnya solidaritas sosial, hidup sederhana (ugahari), serta peran aktif umat dalam meredam berbagai bentuk polarisasi di tengah masyarakat.

Dalam konteks aksi nyata, semangat Paskah 2026 turut dikaitkan dengan gerakan Aksi Puasa Pembangunan (APP), yang mendorong umat untuk berjuang menghadirkan kesejahteraan, khususnya bagi masyarakat yang miskin dan tersingkir.

Tak hanya itu, dimensi ekologis juga menjadi perhatian dalam perayaan Paskah tahun ini. Melalui semangat “Paskah Ekologis,” umat diajak untuk menjaga dan merawat alam sebagai bagian dari ciptaan Tuhan yang harus dipulihkan dan dilestarikan.

Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap, melalui pelaksanaan Obor Paskah 2026 ini, nilai-nilai kebangkitan Kristus dapat semakin nyata dalam kehidupan masyarakat, serta memperkuat persatuan dan kedamaian di Kabupaten Deiyai. (SK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Asisten II Setda Deiyai Buka Kegiatan Penyuluhan dan Sosialisasi Kebijakan Pajak Daerah

3 Juni 2026 - 04:43 WIB

IMG 20260603 WA0022

Tiba di Nabire, Ribka Haluk dan Diana Kusumastuti Tinjau Puspem Papua Tengah

3 Juni 2026 - 04:33 WIB

IMG 20260603 WA0008

138 Siswa SD YPPK Waonaripi Timika Lulus 100 Persen, Catat Prestasi Nilai Gemilang

2 Juni 2026 - 13:20 WIB

20260602

Potowaiburu Siap Bertransformasi Jadi Kota Kecil Baru di Ujung Barat Mimika, Infrastruktur dan Air Bersih Jadi Kunci Utama

2 Juni 2026 - 12:44 WIB

IMG 20260602 WA0032

Dinkes Mimika Gelar Workshop TB DOTS untuk Perkuat Layanan TBC di Daerah Terpencil

2 Juni 2026 - 12:38 WIB

IMG 20260602 WA0026
Trending di Headline