Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Pemkab Deiyai Percayakan Gereja Katolik Jadi Panitia Obor Paskah 2026

Etty Welerbadge-check


					Pemkab Deiyai Percayakan Gereja Katolik Jadi Panitia Obor Paskah 2026 Perbesar

DEIYAI — Pemerintah Kabupaten Deiyai secara resmi menunjuk Gereja Katolik Kabupaten Deiyai sebagai panitia pelaksana kegiatan Obor Paskah Pemerintah Daerah Tahun 2026.

Penunjukan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Deiyai, Melkianus Mote, ST, bersama Wakil Bupati Ayub Pigome dalam pertemuan yang berlangsung di Ruangan Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Deiyai, Selasa (17/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah memberikan kepercayaan penuh kepada Gereja Katolik untuk menyukseskan rangkaian kegiatan Paskah tahun ini. Adapun Ketua Panitia ditunjuk dari unsur Sekretaris Lingkungan Hidup, yakni Bapak Koto. Kegiatan Obor Paskah 2026 mengusung tema: “Kristus Bangkit Memperbarui Kemanusiaan Kita” (2 Korintus 5:17).

Tema ini sejalan dengan tema Paskah nasional dalam konteks oikumenis di Indonesia yang ditetapkan oleh Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), sekaligus menjadi dasar refleksi umat Katolik di seluruh tanah air.

Tema tersebut mengandung makna mendalam bahwa kebangkitan Kristus bukan sekadar peristiwa iman di masa lalu, tetapi menjadi panggilan nyata bagi setiap umat untuk mengalami pembaruan hidup sebagai ciptaan baru. Umat diajak untuk hidup dalam kasih, mempererat persaudaraan, serta menghadirkan damai di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.

Selain itu, refleksi Paskah tahun ini juga menekankan pentingnya solidaritas sosial, hidup sederhana (ugahari), serta peran aktif umat dalam meredam berbagai bentuk polarisasi di tengah masyarakat.

Dalam konteks aksi nyata, semangat Paskah 2026 turut dikaitkan dengan gerakan Aksi Puasa Pembangunan (APP), yang mendorong umat untuk berjuang menghadirkan kesejahteraan, khususnya bagi masyarakat yang miskin dan tersingkir.

Tak hanya itu, dimensi ekologis juga menjadi perhatian dalam perayaan Paskah tahun ini. Melalui semangat “Paskah Ekologis,” umat diajak untuk menjaga dan merawat alam sebagai bagian dari ciptaan Tuhan yang harus dipulihkan dan dilestarikan.

Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap, melalui pelaksanaan Obor Paskah 2026 ini, nilai-nilai kebangkitan Kristus dapat semakin nyata dalam kehidupan masyarakat, serta memperkuat persatuan dan kedamaian di Kabupaten Deiyai. (SK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemenag Terbitkan Juknis Perlindungan Santri, Panduan Child Safeguarding bagi Pengasuh hingga Pengurus Pesantren

5 November 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261105 215133

Pemkab Mimika Matangkan RDTR Kokonao untuk Pemerataan Pembangunan

5 November 2026 - 12:46 WIB

IMG 20261105 WA0042

Bangun Kepercayaan Masyarakat, Pemkab Mimika Perkuat Strategi Komunikasi Publik

5 November 2026 - 12:41 WIB

IMG 20261105 WA0041

Merasa Terancam Saat Angkut Batu, Ratusan Sopir Truk Minta Perlindungan Polisi

5 November 2026 - 12:35 WIB

IMG 20261105 213529

Cegah Anak Terkendala Saat Kuliah, Dukcapil Deiyai Benahi Data Kependudukan Siswa

5 November 2026 - 12:31 WIB

IMG 20261105 213018
Trending di News