Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Penembakan Terjadi di Area Grasberg PT Freeport, Polisi Masih Dalami Pelaku

Etty Welerbadge-check


					Penembakan Terjadi di Area Grasberg PT Freeport, Polisi Masih Dalami Pelaku Perbesar

NABIRE – Aksi penembakan terjadi di wilayah operasional PT Freeport Indonesia di area Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, belum lama ini.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, insiden tersebut menyasar tiga orang karyawan perusahaan tambang tersebut. Dari tiga korban, satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka-luka.

Menanggapi peristiwa tersebut, Kapolda Papua Tengah Jermias Rontini mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi pelaku penembakan.

“Kita masih mohon waktu karena saat ini masih dilakukan pendalaman. Di Timika sendiri ada banyak kelompok bersenjata, sehingga kita belum bisa mengidentifikasi secara pasti pelakunya,” kata Rontini kepada awak media usai menghadiri apel pasukan Operasi Ketupat Noken 2026 di Nabire, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, aparat keamanan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kelompok mana yang berada di balik insiden tersebut.

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan apakah aksi penembakan tersebut dilakukan oleh kelompok tertentu.

“Saya tidak bisa langsung menjawab seperti itu karena masih dalam proses pendalaman. Bisa saja kelompok yang selama ini sudah ada atau mungkin ada kelompok baru yang muncul,” ujarnya.

Sementara itu, terkait pola pengamanan di wilayah operasional perusahaan tambang tersebut, Kapolda memastikan sistem pengamanan tetap berjalan namun akan ditingkatkan.

Menurutnya, peningkatan pengamanan dilakukan dengan menambah intensitas patroli di sejumlah titik yang dianggap rawan.

“Pola pengamanan tetap sama, hanya intensitasnya yang ditingkatkan. Patroli akan diperkuat di titik-titik yang dianggap rawan,” jelasnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga meminta manajemen perusahaan untuk memperkuat dukungan teknologi keamanan, termasuk pemasangan kamera pengawas di beberapa lokasi strategis.

“Kami juga arahkan manajemen untuk memperkuat dukungan teknologi seperti CCTV di titik-titik yang dianggap perlu untuk meningkatkan pengamanan,” tambahnya.

Kapolda menegaskan pihaknya akan segera menyampaikan hasil penyelidikan kepada publik setelah proses identifikasi terhadap pelaku penembakan selesai dilakukan. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dua Mortir Diduga Sisa Perang Dunia II Ditemukan di Jayapura, Tim Jibom Diterjunkan

4 Juni 2026 - 07:38 WIB

IMG 20260604 WA0150

Atasi Maraknya Begal di Timika, Polres Mimika Bentuk Tim Khusus Anti-Begal

4 Juni 2026 - 07:29 WIB

IMG 20260604 WA0143

Peredaran Narkoba di Timika Kian Mengkhawatirkan, Polisi: Baru Setengah Tahun Sudah Hampir 1 Kilo Sabu

4 Juni 2026 - 07:26 WIB

IMG 20260604 WA0143

Gagalkan Peredaran Sabu Senilai Ratusan Juta Rupiah dan Seberat 200 Gram Lebih, Polres Mimima Musnahkan BB 

4 Juni 2026 - 07:20 WIB

IMG 20260604 WA0129

Tinjau KIPP Papua Tengah, Pemerintah Pusat Puji Kemajuan Infrastruktur Pemerintahan

4 Juni 2026 - 07:03 WIB

IMG 20260604 WA0045
Trending di Headline