Menu

Mode Gelap
HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI

Headline

Penembakan Terjadi di Area Grasberg PT Freeport, Polisi Masih Dalami Pelaku

Etty Welerbadge-check


					Penembakan Terjadi di Area Grasberg PT Freeport, Polisi Masih Dalami Pelaku Perbesar

NABIRE – Aksi penembakan terjadi di wilayah operasional PT Freeport Indonesia di area Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, belum lama ini.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, insiden tersebut menyasar tiga orang karyawan perusahaan tambang tersebut. Dari tiga korban, satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka-luka.

Menanggapi peristiwa tersebut, Kapolda Papua Tengah Jermias Rontini mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi pelaku penembakan.

“Kita masih mohon waktu karena saat ini masih dilakukan pendalaman. Di Timika sendiri ada banyak kelompok bersenjata, sehingga kita belum bisa mengidentifikasi secara pasti pelakunya,” kata Rontini kepada awak media usai menghadiri apel pasukan Operasi Ketupat Noken 2026 di Nabire, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, aparat keamanan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kelompok mana yang berada di balik insiden tersebut.

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan apakah aksi penembakan tersebut dilakukan oleh kelompok tertentu.

“Saya tidak bisa langsung menjawab seperti itu karena masih dalam proses pendalaman. Bisa saja kelompok yang selama ini sudah ada atau mungkin ada kelompok baru yang muncul,” ujarnya.

Sementara itu, terkait pola pengamanan di wilayah operasional perusahaan tambang tersebut, Kapolda memastikan sistem pengamanan tetap berjalan namun akan ditingkatkan.

Menurutnya, peningkatan pengamanan dilakukan dengan menambah intensitas patroli di sejumlah titik yang dianggap rawan.

“Pola pengamanan tetap sama, hanya intensitasnya yang ditingkatkan. Patroli akan diperkuat di titik-titik yang dianggap rawan,” jelasnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga meminta manajemen perusahaan untuk memperkuat dukungan teknologi keamanan, termasuk pemasangan kamera pengawas di beberapa lokasi strategis.

“Kami juga arahkan manajemen untuk memperkuat dukungan teknologi seperti CCTV di titik-titik yang dianggap perlu untuk meningkatkan pengamanan,” tambahnya.

Kapolda menegaskan pihaknya akan segera menyampaikan hasil penyelidikan kepada publik setelah proses identifikasi terhadap pelaku penembakan selesai dilakukan. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gegerkan Para Pendulang Emas, Sesosok Mayat Pria Ditemukan Gantung Diri di Mile 21 Timika

25 Juli 2026 - 04:21 WIB

IMG 20260725 WA0055

Diduga Dibunuh, Tukang Ojek Ditemukan Tewas Bersimbah Luka di Parit Jalan SP 2–SP 5 Mimika

25 Juli 2026 - 04:17 WIB

IMG 20260725 WA0042

Ribuan Umat Buddha Berbagai Negara Baca Tipitaka di Borobudur, Perdalam Pemahaman Dhamma

24 Juli 2026 - 13:57 WIB

IMG 20260724 WA0032

Dinkes Mimika Prioritaskan Pembangunan Puskesmas dan Rumah Dinas hingga Wilayah Pedalaman

24 Juli 2026 - 13:49 WIB

IMG 20260724 WA0040

Disbudpar Dogiyai dan KO’SAPA Siapkan Gerakan Taman Belajar Rakyat untuk Lestarikan Budaya Kampung

24 Juli 2026 - 13:46 WIB

IMG 20260724 WA0051
Trending di Headline