NABIRE – Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Kodim 1725/Nabire, Kamis (12/3/2026).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, Yasor Victor Sawo, S.P., M.Si, dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan Gerakan Pangan Murah dilaksanakan berdasarkan keputusan Kepala Badan Pangan Nasional tentang pelaksanaan GPM dalam rangka Hari Besar Keagamaan Nasional tahun 2026, serta keputusan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire mengenai panitia pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurut Yasor, kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi.
“Gerakan pangan murah ini kita laksanakan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Namun juga sebagai langkah pengendalian inflasi serta menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan di Kabupaten Nabire,” ujarnya.
Ia menjelaskan, secara nasional angka inflasi tahun 2026 tercatat sekitar 4,6 persen atau melampaui standar nasional sebesar 3,5 persen. Karena itu, pemerintah daerah perlu melakukan berbagai langkah strategis untuk menekan inflasi, salah satunya melalui pelaksanaan GPM.
Yasor menyebutkan terdapat beberapa komoditas pangan yang saat ini memicu kenaikan harga di pasar, di antaranya daging sapi, telur ayam ras, dan beras.
“Melalui gerakan pangan murah ini masyarakat dapat membeli kebutuhan pangan dengan harga yang lebih murah, bahkan beberapa komoditas dijual di bawah harga pasar karena mendapat subsidi dari pemerintah daerah,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Nabire yang telah memberikan kebijakan subsidi harga pada sejumlah komoditas sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih rendah dari harga distributor.
Sementara itu, Wakil Bupati Nabire H. Burhanuddin Pawennari saat membuka kegiatan tersebut mengatakan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan pasokan pangan sekaligus menstabilkan harga di tengah masyarakat.
“Pelaksanaan gerakan pangan murah menjadi salah satu langkah yang terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Nabire dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah,” ujar Burhanuddin.
Ia menambahkan, melalui kegiatan ini pemerintah ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, instansi terkait, distributor pangan, hingga pelaku usaha yang telah berkolaborasi mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Burhanuddin berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan Gerakan Pangan Murah dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga menjelang Idul Fitri.
“Pemerintah daerah akan terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan ketersediaan pasokan pangan serta menjaga stabilitas harga agar tetap terjangkau oleh masyarakat,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat Kabupaten Nabire untuk terus menjaga kebersamaan, mempererat persaudaraan, dan memelihara kerukunan antarumat beragama sehingga masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan damai dan penuh sukacita.
“Dengan mengucap puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, pada hari ini Kamis 12 Maret 2026 saya Wakil Bupati Nabire mewakili Bupati Nabire secara resmi membuka Gerakan Pangan Murah dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan serta pengendalian inflasi di Kabupaten Nabire,” pungkasnya. (MB)









