Menu

Mode Gelap
HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI

Headline

Kadin Papua Tengah Imbau Masyarakat Tidak Panik Hadapi Isu Kenaikan Harga Energi Global

Etty Welerbadge-check


					Kadin Papua Tengah Imbau Masyarakat Tidak Panik Hadapi Isu Kenaikan Harga Energi Global Perbesar

NABIRE – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Papua Tengah, Alexander Gobai, mengeluarkan pernyataan sikap terkait dinamika global yang berpotensi berdampak pada perekonomian nasional hingga daerah, khususnya Papua Tengah.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (10/3/2026) kantor kadin Papua Tengah yang berlokasi Jl. Manoby RT. 025 RW. 002 kelurahan kalibobo kabupaten Nabire provinsi Papua Tengah.

Kadin Papua Tengah menyoroti meningkatnya ketegangan global, termasuk konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dunia.

Menurut Kadin Papua Tengah, situasi geopolitik tersebut berpotensi berdampak pada kenaikan harga energi dunia, khususnya minyak, yang dapat memicu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) secara global dan berdampak pada biaya distribusi serta aktivitas perdagangan.

“Stabilitas aktivitas perdagangan dan ekonomi masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Kenaikan harga energi tentu dapat mempengaruhi biaya logistik, distribusi, dan aktivitas perdagangan di berbagai daerah, termasuk di Papua Tengah,” demikian disampaikan dalam pernyataan resmi ketua Kadin Papua Tengah, Alexander Gobai, beserta jajarannya dihadapan awak media termasuk Piyosnews.net

Sebagai langkah antisipasi, Kadin Papua Tengah menyatakan akan segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak lintas sektor. Koordinasi tersebut melibatkan pelaku usaha, asosiasi, himpunan pengusaha, hingga dinas-dinas terkait di daerah.

Langkah tersebut bertujuan untuk membahas strategi menjaga stabilitas biaya perdagangan dan memastikan aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan normal.

Selain itu, Kadin Papua Tengah juga akan memperkuat pengembangan ekonomi lokal, khususnya pada sektor pertanian, perikanan, perkebunan, serta ketahanan pangan daerah. Upaya ini dinilai penting untuk memastikan ketersediaan stok pangan tetap terjaga sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat untuk kembali memperkuat sektor produktif seperti bertani, berkebun, serta mengembangkan usaha berbasis sumber daya lokal. Peningkatan kapasitas dan pengembangan UMKM lokal juga akan terus didorong agar menjadi penggerak utama ekonomi daerah,” lanjutnya Gobai

Kadin Papua tengah optimistis bahwa dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, stabilitas ekonomi di Papua Tengah dapat tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan dinamika harga energi global.

Dalam kesempatan tersebut, Kadin Papua Tengah juga mengimbau masyarakat agar tidak panik terhadap isu yang beredar terkait kemungkinan kenaikan harga BBM maupun keterbatasan stok bahan bakar.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panik. Aktivitas ekonomi dan distribusi logistik tetap berjalan seperti biasa,” ujar Gobai

Kadin menegaskan akan terus berpedoman pada arahan Kadin Indonesia di tingkat pusat terkait perkembangan situasi ekonomi global. Jika terdapat kebijakan atau informasi resmi, pihaknya akan segera menyampaikan kepada masyarakat dan pelaku usaha di Papua Tengah.

“Kita harus tetap berpikir positif dan menjaga stabilitas ekonomi bersama. Jangan sampai isu yang belum pasti justru memicu kepanikan yang bisa berdampak pada kenaikan harga di pasar,” tambahnya.

Melalui pernyataan ini, Kadin Papua Tengah berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah dinamika situasi global yang sedang berkembang.(MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dinkes Mimika Dorong Kesadaran Masyarakat Patuhi Aturan Kawasan Tanpa Rokok

25 Juli 2026 - 21:37 WIB

IMG 20260725 WA0004

MSG Kembali Dorong Dewan HAM PBB Tindaklanjuti Seruan Kunjungan ke Papua

25 Juli 2026 - 21:31 WIB

IMG 20260725 WA0008

Polisi Ringkus Terduga Pelaku Curanmor di Timika, Motor Korban Berhasil Diamankan

25 Juli 2026 - 21:28 WIB

IMG 20260725 WA0007

TPNPB Klaim Gelar Upacara Militer dan Serahkan Senjata Rampasan kepada Egianus Kogoya

25 Juli 2026 - 21:23 WIB

IMG 20260725 WA0005

Gegerkan Para Pendulang Emas, Sesosok Mayat Pria Ditemukan Gantung Diri di Mile 21 Timika

25 Juli 2026 - 04:21 WIB

IMG 20260725 WA0055
Trending di Headline