Menu

Mode Gelap
DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah

Headline

Kadin Papua Tengah Imbau Masyarakat Tidak Panik Hadapi Isu Kenaikan Harga Energi Global

Etty Welerbadge-check


					Kadin Papua Tengah Imbau Masyarakat Tidak Panik Hadapi Isu Kenaikan Harga Energi Global Perbesar

NABIRE – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Papua Tengah, Alexander Gobai, mengeluarkan pernyataan sikap terkait dinamika global yang berpotensi berdampak pada perekonomian nasional hingga daerah, khususnya Papua Tengah.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (10/3/2026) kantor kadin Papua Tengah yang berlokasi Jl. Manoby RT. 025 RW. 002 kelurahan kalibobo kabupaten Nabire provinsi Papua Tengah.

Kadin Papua Tengah menyoroti meningkatnya ketegangan global, termasuk konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dunia.

Menurut Kadin Papua Tengah, situasi geopolitik tersebut berpotensi berdampak pada kenaikan harga energi dunia, khususnya minyak, yang dapat memicu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) secara global dan berdampak pada biaya distribusi serta aktivitas perdagangan.

“Stabilitas aktivitas perdagangan dan ekonomi masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Kenaikan harga energi tentu dapat mempengaruhi biaya logistik, distribusi, dan aktivitas perdagangan di berbagai daerah, termasuk di Papua Tengah,” demikian disampaikan dalam pernyataan resmi ketua Kadin Papua Tengah, Alexander Gobai, beserta jajarannya dihadapan awak media termasuk Piyosnews.net

Sebagai langkah antisipasi, Kadin Papua Tengah menyatakan akan segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak lintas sektor. Koordinasi tersebut melibatkan pelaku usaha, asosiasi, himpunan pengusaha, hingga dinas-dinas terkait di daerah.

Langkah tersebut bertujuan untuk membahas strategi menjaga stabilitas biaya perdagangan dan memastikan aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan normal.

Selain itu, Kadin Papua Tengah juga akan memperkuat pengembangan ekonomi lokal, khususnya pada sektor pertanian, perikanan, perkebunan, serta ketahanan pangan daerah. Upaya ini dinilai penting untuk memastikan ketersediaan stok pangan tetap terjaga sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat untuk kembali memperkuat sektor produktif seperti bertani, berkebun, serta mengembangkan usaha berbasis sumber daya lokal. Peningkatan kapasitas dan pengembangan UMKM lokal juga akan terus didorong agar menjadi penggerak utama ekonomi daerah,” lanjutnya Gobai

Kadin Papua tengah optimistis bahwa dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, stabilitas ekonomi di Papua Tengah dapat tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan dinamika harga energi global.

Dalam kesempatan tersebut, Kadin Papua Tengah juga mengimbau masyarakat agar tidak panik terhadap isu yang beredar terkait kemungkinan kenaikan harga BBM maupun keterbatasan stok bahan bakar.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panik. Aktivitas ekonomi dan distribusi logistik tetap berjalan seperti biasa,” ujar Gobai

Kadin menegaskan akan terus berpedoman pada arahan Kadin Indonesia di tingkat pusat terkait perkembangan situasi ekonomi global. Jika terdapat kebijakan atau informasi resmi, pihaknya akan segera menyampaikan kepada masyarakat dan pelaku usaha di Papua Tengah.

“Kita harus tetap berpikir positif dan menjaga stabilitas ekonomi bersama. Jangan sampai isu yang belum pasti justru memicu kepanikan yang bisa berdampak pada kenaikan harga di pasar,” tambahnya.

Melalui pernyataan ini, Kadin Papua Tengah berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah dinamika situasi global yang sedang berkembang.(MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pokja PAUD Kabupaten Paniai Gelar Pembekalan TIM dan Fokus Materi Meningkatkan Kapasitas

22 April 2026 - 14:25 WIB

IMG 20260422 WA0051

Silwanus Sumule: Propemperda 2026 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Papua Tengah 

22 April 2026 - 14:11 WIB

IMG 20260422 WA0043

Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Papua Tuntas Diverifikasi

22 April 2026 - 11:37 WIB

IMG 20260422 WA0010

Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

22 April 2026 - 11:30 WIB

IMG 20260421 WA0039

Pemkab Mimika Evaluasi Layanan Publik, Wabup Tekankan Kepercayaan Masyarakat

22 April 2026 - 11:26 WIB

IMG 20260422 WA0030
Trending di Headline