Menu ✖

Mode Gelap
Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

Headline

Berjalan Hampir Setahun, 18 SPPG Program MBG di Mimika Akan Dievaluasi

Etty Welerbadge-check


					Berjalan Hampir Setahun, 18 SPPG Program MBG di Mimika Akan Dievaluasi Perbesar

TIMIKA — Setelah hampir satu tahun berjalan, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mimika akan dievaluasi. Sebanyak 18 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang saat ini beroperasi akan ditinjau untuk memastikan pelaksanaannya sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional. Hal tersebut disampaikan Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Mimika yang juga Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong.

Menurut Kemong, evaluasi akan dilakukan dengan meninjau langsung dapur-dapur SPPG yang saat ini melayani penyediaan makanan bergizi bagi para siswa. Peninjauan tersebut penting dilakukan karena masih terdapat dapur yang bersifat sementara, sementara sebagian lainnya telah memenuhi kriteria dan standar dari Badan Gizi Nasional.

“Pemanfaatan dapur itu harus dipastikan terlebih dahulu. Kita harus memastikan yang sudah ada ini berjalan dengan baik. Jika memang perlu penambahan, kami akan mendukung melalui program karena ke depan MBG ini harus diperluas. Saat ini program MBG masih berputar di wilayah kota saja,” kata Kemong.

Ia menjelaskan, evaluasi terhadap SPPG bukan semata-mata untuk menilai baik atau buruknya pelayanan yang telah berjalan, melainkan untuk memastikan seluruh pelaksanaan program mengikuti standar yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.

“Kami baru melakukan rapat pertama untuk memastikan program ini berjalan. Bukan untuk menilai baik atau tidak, tetapi memastikan semua berpatokan pada standar dari BGN. Standar itu yang harus dijalankan dan dipastikan oleh setiap SPPG,” ujarnya.

Lebih lanjut Kemong mengatakan, setelah evaluasi terhadap SPPG di wilayah Kota Timika selesai dilakukan, Pemerintah Kabupaten Mimika berencana memperluas pelaksanaan program MBG hingga menjangkau sekolah-sekolah di wilayah pesisir dan pedalaman.

Ia menambahkan, untuk pelaksanaan program di daerah tersebut, pemerintah daerah akan memanfaatkan potensi sumber daya alam lokal sebagai bahan pangan yang kemudian diolah agar tetap memenuhi kebutuhan gizi bagi para siswa.

“Untuk wilayah pesisir dan pedalaman, kita akan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di sekitar daerah tersebut untuk diolah, sehingga manfaat gizinya dapat dirasakan oleh anak-anak sekolah,” pungkasnya. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PUPR Mimika Rekonstruksi Jalan Hasanuddin, Fondasi Rusak Jadi Prioritas

23 Oktober 2026 - 13:06 WIB

20261022

Peserta IFRC Berbagi Pengetahuan Keselamatan kepada Pelajar di Timika

23 Oktober 2026 - 13:00 WIB

IMG 20261023 WA0109

Beni Ugidipi Yogi Imbau Warga Paniai Timur Jaga Kawasan Keramat dan Tanah Adat

23 Oktober 2026 - 12:47 WIB

IMG 20261023 WA0106

Transformasi Digital Kesehatan, Rumah Sakit di Papua Tengah Didorong Tingkatkan Kualitas Data

23 Oktober 2026 - 12:19 WIB

IMG 20261023 WA0105

Kasus Berdarah di Samabusa, Sat Reskrim Polres Nabire Kumpulkan Bukti dan Keterangan Saksi

23 Oktober 2026 - 12:11 WIB

IMG 20261023 WA0103
Trending di Headline