Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Berjalan Hampir Setahun, 18 SPPG Program MBG di Mimika Akan Dievaluasi

Etty Welerbadge-check


					Berjalan Hampir Setahun, 18 SPPG Program MBG di Mimika Akan Dievaluasi Perbesar

TIMIKA — Setelah hampir satu tahun berjalan, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mimika akan dievaluasi. Sebanyak 18 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang saat ini beroperasi akan ditinjau untuk memastikan pelaksanaannya sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional. Hal tersebut disampaikan Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Mimika yang juga Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong.

Menurut Kemong, evaluasi akan dilakukan dengan meninjau langsung dapur-dapur SPPG yang saat ini melayani penyediaan makanan bergizi bagi para siswa. Peninjauan tersebut penting dilakukan karena masih terdapat dapur yang bersifat sementara, sementara sebagian lainnya telah memenuhi kriteria dan standar dari Badan Gizi Nasional.

“Pemanfaatan dapur itu harus dipastikan terlebih dahulu. Kita harus memastikan yang sudah ada ini berjalan dengan baik. Jika memang perlu penambahan, kami akan mendukung melalui program karena ke depan MBG ini harus diperluas. Saat ini program MBG masih berputar di wilayah kota saja,” kata Kemong.

Ia menjelaskan, evaluasi terhadap SPPG bukan semata-mata untuk menilai baik atau buruknya pelayanan yang telah berjalan, melainkan untuk memastikan seluruh pelaksanaan program mengikuti standar yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.

“Kami baru melakukan rapat pertama untuk memastikan program ini berjalan. Bukan untuk menilai baik atau tidak, tetapi memastikan semua berpatokan pada standar dari BGN. Standar itu yang harus dijalankan dan dipastikan oleh setiap SPPG,” ujarnya.

Lebih lanjut Kemong mengatakan, setelah evaluasi terhadap SPPG di wilayah Kota Timika selesai dilakukan, Pemerintah Kabupaten Mimika berencana memperluas pelaksanaan program MBG hingga menjangkau sekolah-sekolah di wilayah pesisir dan pedalaman.

Ia menambahkan, untuk pelaksanaan program di daerah tersebut, pemerintah daerah akan memanfaatkan potensi sumber daya alam lokal sebagai bahan pangan yang kemudian diolah agar tetap memenuhi kebutuhan gizi bagi para siswa.

“Untuk wilayah pesisir dan pedalaman, kita akan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di sekitar daerah tersebut untuk diolah, sehingga manfaat gizinya dapat dirasakan oleh anak-anak sekolah,” pungkasnya. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Gelar OJT Kusta, Filariasis, dan Hepatitis di Paniai

3 Juni 2026 - 10:35 WIB

IMG 20260603 WA0023

Babak Baru Kasus Sopi Dek 4 KM Leuser, Berkas Tersangka A.T.K Kini di Tangan Kejari Mimika

3 Juni 2026 - 10:31 WIB

IMG 20260603 WA0029

Warna-Warni Bendera Piala Dunia Hiasi Jalanan, Omzet Pedagang Siap Meroket

3 Juni 2026 - 10:26 WIB

IMG 20260603 WA0028

Hari Kedua Operasi Sikat Cartenz 2026: Polda Papua Tancap Gas Bongkar Jaringan Curanmor Hingga Penjarahan Gudang Distrik

3 Juni 2026 - 10:22 WIB

IMG 20260603 WA0026

Asisten II Setda Deiyai Buka Kegiatan Penyuluhan dan Sosialisasi Kebijakan Pajak Daerah

3 Juni 2026 - 04:43 WIB

IMG 20260603 WA0022
Trending di Headline