Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Raih Gelar Doktor Kehormatan dari KMOU

Headline

Berjalan Hampir Setahun, 18 SPPG Program MBG di Mimika Akan Dievaluasi

Etty Welerbadge-check


					Berjalan Hampir Setahun, 18 SPPG Program MBG di Mimika Akan Dievaluasi Perbesar

TIMIKA — Setelah hampir satu tahun berjalan, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mimika akan dievaluasi. Sebanyak 18 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang saat ini beroperasi akan ditinjau untuk memastikan pelaksanaannya sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional. Hal tersebut disampaikan Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Mimika yang juga Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong.

Menurut Kemong, evaluasi akan dilakukan dengan meninjau langsung dapur-dapur SPPG yang saat ini melayani penyediaan makanan bergizi bagi para siswa. Peninjauan tersebut penting dilakukan karena masih terdapat dapur yang bersifat sementara, sementara sebagian lainnya telah memenuhi kriteria dan standar dari Badan Gizi Nasional.

“Pemanfaatan dapur itu harus dipastikan terlebih dahulu. Kita harus memastikan yang sudah ada ini berjalan dengan baik. Jika memang perlu penambahan, kami akan mendukung melalui program karena ke depan MBG ini harus diperluas. Saat ini program MBG masih berputar di wilayah kota saja,” kata Kemong.

Ia menjelaskan, evaluasi terhadap SPPG bukan semata-mata untuk menilai baik atau buruknya pelayanan yang telah berjalan, melainkan untuk memastikan seluruh pelaksanaan program mengikuti standar yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.

“Kami baru melakukan rapat pertama untuk memastikan program ini berjalan. Bukan untuk menilai baik atau tidak, tetapi memastikan semua berpatokan pada standar dari BGN. Standar itu yang harus dijalankan dan dipastikan oleh setiap SPPG,” ujarnya.

Lebih lanjut Kemong mengatakan, setelah evaluasi terhadap SPPG di wilayah Kota Timika selesai dilakukan, Pemerintah Kabupaten Mimika berencana memperluas pelaksanaan program MBG hingga menjangkau sekolah-sekolah di wilayah pesisir dan pedalaman.

Ia menambahkan, untuk pelaksanaan program di daerah tersebut, pemerintah daerah akan memanfaatkan potensi sumber daya alam lokal sebagai bahan pangan yang kemudian diolah agar tetap memenuhi kebutuhan gizi bagi para siswa.

“Untuk wilayah pesisir dan pedalaman, kita akan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di sekitar daerah tersebut untuk diolah, sehingga manfaat gizinya dapat dirasakan oleh anak-anak sekolah,” pungkasnya. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Lantik Perempuan Pertama Deiyai Jadi Pj Kepala Kampung Wagomani 

20 April 2026 - 10:01 WIB

IMG 20260420 WA0109

TNI-Polri Dipersiapkan Amankan Kunjungan Wapres di Timika

20 April 2026 - 09:41 WIB

IMG 20260420 WA0068

DPD RI Dorong Rekomendasi Kebijakan Pendidikan dan Kesehatan Papua Tengah Berbasis Data Akurat

20 April 2026 - 09:38 WIB

IMG 20260420 WA0054

Apel Gabungan, Bupati Melkianus Tegaskan Kembali Soal Disiplin Kinerja dan Tunjangan ASN 

20 April 2026 - 09:27 WIB

IMG 20260420 WA0050

Pemkab Mimika Resmikan Dua Rumah Dinas Kejari, Nilai Proyek Rp1,5 Miliar

19 April 2026 - 13:22 WIB

IMG 20260419 WA0017
Trending di Headline