Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Wabup Mimika: Program MBG Akan Diperluas ke Wilayah Pesisir dan Pegunungan

Etty Welerbadge-check


					Wabup Mimika: Program MBG Akan Diperluas ke Wilayah Pesisir dan Pegunungan Perbesar

TIMIKA – Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program Presiden Prabowo Subianto ke depan akan diperluas hingga menjangkau wilayah pesisir dan pegunungan di Kabupaten Mimika.

Hal tersebut disampaikan Emanuel Kemong kepada wartawan saat ditemui di Horison Diana Hotel, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, saat ini program MBG di Kabupaten Mimika masih difokuskan bagi siswa yang berada di wilayah perkotaan, sementara sekolah di daerah pesisir dan pegunungan belum sepenuhnya terjangkau.

“Program ini ke depan harus melebar. Saat ini MBG masih berputar di wilayah kota saja. Kita belum sampai ke pesisir maupun pegunungan. Setelah kita pastikan dulu pelaksanaannya di kota berjalan baik, baru kita bergerak untuk menyiapkan penyediaan SPPG dan kemudian meninjau penerapan program di wilayah pesisir dan pegunungan,” ujar Kemong.

Emanuel yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas MBG Kabupaten Mimika mengatakan, pelaksanaan program MBG di wilayah pesisir dan pedalaman nantinya akan diupayakan dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam lokal.

Ia menjelaskan, bahan pangan yang tersedia di daerah setempat akan diolah menjadi menu makanan bergizi sesuai dengan standar gizi yang telah ditetapkan.

“Kita berusaha agar di wilayah pesisir dan pedalaman memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia di daerah sendiri. Jadi pangan lokal akan diolah sedemikian rupa agar bermanfaat dan tetap memenuhi standar gizi yang diterapkan,” katanya.

Sebelum memperluas program ke wilayah pesisir dan pegunungan, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan MBG di wilayah kota. Evaluasi tersebut meliputi skema penyediaan makanan, standar gizi, respons siswa, hingga ketepatan sasaran penerima manfaat di sekolah.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan memantau langsung operasional 18 dapur MBG serta penerima manfaat setelah perayaan Idul Fitri.

Emanuel menegaskan, pemantauan ke sekolah dilakukan untuk memastikan program benar-benar menyasar siswa yang membutuhkan.

“Kalau ada sekolah yang sebagian besar orang tuanya mampu membiayai kebutuhan anak, sementara ada sekolah lain yang belum mendapat MBG, tentu sayang sekali. Program ini bisa dialihkan ke sekolah yang lebih membutuhkan, tetapi tentu harus melalui kesepakatan bersama,” ujarnya. (Etty)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Gelar OJT Kusta, Filariasis, dan Hepatitis di Paniai

3 Juni 2026 - 10:35 WIB

IMG 20260603 WA0023

Babak Baru Kasus Sopi Dek 4 KM Leuser, Berkas Tersangka A.T.K Kini di Tangan Kejari Mimika

3 Juni 2026 - 10:31 WIB

IMG 20260603 WA0029

Warna-Warni Bendera Piala Dunia Hiasi Jalanan, Omzet Pedagang Siap Meroket

3 Juni 2026 - 10:26 WIB

IMG 20260603 WA0028

Hari Kedua Operasi Sikat Cartenz 2026: Polda Papua Tancap Gas Bongkar Jaringan Curanmor Hingga Penjarahan Gudang Distrik

3 Juni 2026 - 10:22 WIB

IMG 20260603 WA0026

Asisten II Setda Deiyai Buka Kegiatan Penyuluhan dan Sosialisasi Kebijakan Pajak Daerah

3 Juni 2026 - 04:43 WIB

IMG 20260603 WA0022
Trending di Headline