Menu

Mode Gelap
DPD RI Sampaikan Respons atas Situasi Keamanan Papua, Dorong Penyelesaian Menyeluruh Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah

Headline

Kamp Aibon Kogoya di Nabarua Dikuasai Aparat, 561 Amunisi dan Jejak Serangan Lama Terungkap

Etty Welerbadge-check


					Kamp Aibon Kogoya di Nabarua Dikuasai Aparat, 561 Amunisi dan Jejak Serangan Lama Terungkap Perbesar

NABIRE — Aparat gabungan TNI–Polri menguasai sebuah kamp yang diduga menjadi basis tentara nasional papua Barat atau TPNPB pimpinan Aibon Kogoya di kawasan Kali Harapan Nabarua, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Dalam operasi tersebut, ratusan amunisi dan sejumlah barang bukti lain yang diduga berkaitan dengan rangkaian aksi kekerasan sebelumnya berhasil diamankan.

Wakapolda Papua Tengah, Gustaf Urbinas, dalam konferensi pers di Nabire menegaskan, operasi itu merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap target daftar pencarian orang (DPO) yang diduga terlibat dalam berbagai tindak pidana kekerasan bersenjata.

“Setelah dilakukan tindakan penegakan hukum, tim berhasil menguasai lokasi kamp. Kelompok tersebut melarikan diri ke hutan dan saat ini masih dalam pengejaran,” ujar Urbinas Senin, (2/3/2026)

Kontak Tembak Saat Penindakan

Berdasarkan hasil penyelidikan, kelompok yang dipimpin AK diketahui berpindah dari wilayah Kimi menuju Nabarua. Di lokasi baru tersebut, mereka diduga mendirikan kamp yang difungsikan sebagai tempat pertemuan internal serta penggalangan dukungan logistik.

Operasi penindakan melibatkan Satgas Operasi Damai Cartenz dari Polri dan Satgas Rajawali Mambri dari TNI. Saat tim gabungan mendekati lokasi, terjadi kontak tembak.

Seorang anggota aparat dilaporkan mengalami luka akibat rekoset peluru di bagian betis dan telah mendapatkan penanganan medis.

561 Butir Amunisi Diamankan

Dari lokasi kamp, aparat menyita sejumlah barang bukti, antara lain:

* 561 butir amunisi berbagai kaliber

* 10 magazin

* 12 unit telepon genggam

* 5 unit alat komunikasi

* Uang tunai puluhan juta rupiah

* Bendera serta perlengkapan kelompok

* 3 tas berisi perlengkapan operasional

Sejumlah barang bukti tersebut diduga berkaitan dengan insiden sebelumnya. Dua magazin disebut merupakan hasil rampasan dari penyerangan di area PT Kristalin, Lagari.

Selain itu, dua magazin lainnya diduga terkait peristiwa di Kilometer 128 pada akhir 2025 yang menewaskan dua anggota aparat.

Dua telepon genggam milik korban di PT Kristalin juga ditemukan di lokasi, bersama satu unit iPhone yang diduga milik AK.

Dalami Sumber Dana dan Jaringan

Aparat masih mendalami asal-usul dana tunai yang ditemukan di kamp tersebut guna menelusuri kemungkinan adanya jaringan dukungan logistik.

Para pelaku disangkakan melanggar Pasal 458 dan Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana pembunuhan dan pembunuhan berencana, dengan ancaman pidana hingga seumur hidup.

Urbinas menegaskan, aparat gabungan akan terus melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut guna mencegah potensi gangguan keamanan di wilayah Papua Tengah, khususnya Kabupaten Nabire.

“Kami berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan keselamatan masyarakat,” katanya.

Operasi masih berlangsung. Aparat memastikan langkah penegakan hukum dilakukan secara terukur dan profesional, sembari tetap mengedepankan keselamatan warga di sekitar lokasi. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pokja PAUD Kabupaten Paniai Gelar Pembekalan TIM dan Fokus Materi Meningkatkan Kapasitas

22 April 2026 - 14:25 WIB

IMG 20260422 WA0051

Silwanus Sumule: Propemperda 2026 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Papua Tengah 

22 April 2026 - 14:11 WIB

IMG 20260422 WA0043

Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Papua Tuntas Diverifikasi

22 April 2026 - 11:37 WIB

IMG 20260422 WA0010

Kemenag Tegaskan Tidak Ada Kebijakan Uang Kas Masjid Dikelola Pemerintah

22 April 2026 - 11:30 WIB

IMG 20260421 WA0039

Pemkab Mimika Evaluasi Layanan Publik, Wabup Tekankan Kepercayaan Masyarakat

22 April 2026 - 11:26 WIB

IMG 20260422 WA0030
Trending di Headline