TIMIKA – Kelurahan Kamoro Jaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah telah melaksanakan Musrenbang tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Halaman Kantor Kelurahan dan dihadiri tim Asistensi Bappeda Mimika, Pemerintah Distrik, Anggota DPRK Dapil IV, TNI-Polri, Tokoh Masyarakat, tokoh pemuda, Ketua-Ketua RT dan Kepala Puskesmas Wania.

Kepala kelurahan Kamoro Jaya, Musdalifah menjelaskan dalam musrenbang tahun ini usulan prioritas mengikuti arahan. Untuk Musrembang 2026 dan akan dikerjakan tahun 2027, Kelurahan mengusulkan sekitar 16 kegiatan. Namun, dari 16 ini mungkin akan dikurangi sedikit.
“Tapi kami memaksimalkan 16 program Prioritas pembangunan yang harus kita arahkan dan masukan. Jadi kita tidak membatasi tapi sesuai arahan ini kita akan masukkan semaksimal mungkin, sebanyak mungkin program Prioritas pembangunan di 16 program yang ada,” kata Musdalifah.
Musdalifah menambahkan, 16 program usulan ini baik itu fisik juga pemberdayaan ke masyarakat. Semua telah diusulkan dengan baik, termasuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Terkait usulan tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya dijelaskan Musdalifah, untuk tahun kemarin itu banyak, namun dibagi per bidang yaitu bidang fisra, ekonomi serta bidang sosbud. Ini masing-masing bidang telah bagi. Nantinya tinggal melihat program apa dari kegiatan yang ada berdasarkan program prioritas.
Harapan Musdalifah, dengan adanya 16 program ini bahwa ketika dia teralisasi dalam pembangunan, harapannya tiap RT kemudian masyarakat wajib mendukung. Mendukung proses pembangunan itu yang hadir di lingkungan masing-masing.
“Masyarakat harus mendukung, baik itu dalam pengerjaannya, kemudian sampai dengan selesai kita kawal, karena manfaat dari pembangunan itu buat kita sendiri itu,” tambahnya.
Lurah Kamoro Jaya pada Musrenbang 2026 ini berharap Musrenbang ini benar-benar menjadi wadah penyampaian aspirasi masyarakat secara terbuka, jujur, dan terarah. Melalui forum ini, seluruh elemen masyarakat dapat menyampaikan kebutuhan prioritas yang benar-benar mendesak dan berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.
“Kami berharap setiap usulan yang disampaikan tidak hanya menjadi catatan di atas kertas, tetapi dapat dikawal bersama hingga masuk dalam program prioritas pembangunan daerah. Kami ingin pemerataan pembangunan di Kamoro Jaya dapat terwujud, terutama infrastruktur jalan lingkungan, drainase, penerangan, serta fasilitas dasar yang menunjang aktivitas masyarakat,” ujar Lurah.
Ia juga berharap adanya sinergi yang kuat antara pemerintah kelurahan, distrik, DPRK, dan OPD teknis agar perencanaan yang disusun selaras dengan visi dan misi pembangunan daerah.
“Musrenbang ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi momentum untuk menyatukan komitmen membangun Kamoro Jaya yang lebih maju dan sejahtera,” tambahnya.
Ditempat yang sama, DPRK Dapil IV, Marianus Tandiseno menambahkan menghadiri undangan Musrenbang di Kelurahan Kamoro Jaya ini, dirinya melihat harapan masyarakat banyak terutama masalah fasilitas umum yang menurut mereka sama sekali belum tersentuh. Akhirnya ada kecemburuan dan di Distrik Wania terutama di Kelurahan Kamoro Jaya ini kan dalam kota, sehingga semua lorong-lorong, jalan-jalan harusnya sudah bagus.
“Jadi harapan saya kedepan pak Bupati juga pasti mendukung bahwa untuk tahun kedepan dan tahun ini juga akan ada perubahan terutama di Wania yang memang masih sangat perlu diperhatikan dan itu adalah arahan dari Bupati terutama dari perumahan, jalan dan lorong, drainase supaya semua bisa merasakan,” kata Marianus.
Terkait musrenbang, Marianus menambahkan mudah-mudahan hasil Musrenbang nantinya ke tingkat distrik, Kabupaten benar-benar terakomodir. Jangan selama ini kelihatan hanya sebagai formalitas formalitas saja.

Sebagai Anggota DPRK Mimika Dapil 4, Marianus berharap Musrenbang 2026 benar-benar menghasilkan usulan yang realistis, terukur, dan sesuai kebutuhan riil masyarakat di Distrik Wania, khususnya Kamoro Jaya.
“Kami berharap setiap usulan yang menjadi prioritas benar-benar dikawal dari tingkat kelurahan hingga kabupaten. DPRK siap bersinergi dan mengawal aspirasi masyarakat agar dapat masuk dalam pembahasan anggaran dan direalisasikan secara bertahap,” ujar Anggota DPRK.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam proses perencanaan, sehingga pembangunan yang dilaksanakan tidak hanya memenuhi target program, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan warga.
“Musrenbang harus menjadi ruang partisipasi yang kuat. Jika perencanaan dilakukan dengan baik dan dikawal bersama, maka pembangunan akan lebih tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan secara merata,” tutupnya.
Musrenbang Kelurahan Kamoro Jaya ditutup dengan pemberian Noken dari Kepala Kelurahan Kamoro Jaya kepada Anggota DPRK Mimika, Asistensi Bappeda dan Pemerintah Distrik Wania. Noken ini adalah hasil anyaman dari sanggar binaan kelurahan Kamoro Jaya. (Etty)









