Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Mendikdasmen dan BNN Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Integrasi Kurikulum Anti Narkoba

adminbadge-check


					Mendikdasmen dan BNN Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Integrasi Kurikulum Anti Narkoba Perbesar

Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) resmi meluncurkan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) sebagai langkah strategis memperkuat pendidikan karakter dan pencegahan narkoba di lingkungan sekolah. Program ini diluncurkan pada Kamis (12/2/2026) di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Jawa Timur, dengan dukungan berbagai pihak terkait.

Menurut Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, program IKAN menjadi bagian penting dari upaya pemerintah membangun budaya sekolah yang bersih narkoba sekaligus melindungi masa depan generasi muda melalui pendidikan karakter yang kuat. Ia menegaskan bahwa kurikulum ini tidak menciptakan beban baru, tetapi justru memperkaya pembelajaran dengan memasukkan nilai-nilai pencegahan narkoba ke dalam mata pelajaran yang sudah ada.

“Program ini merupakan langkah nyata kolaborasi Kemendikdasmen dengan BNN untuk membangun lingkungan yang aman dari penyalahgunaan narkotika di sekolah,” ujar Mu’ti saat peluncuran.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto mengatakan integrasi kurikulum ini merupakan bagian dari strategi nasional Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba). Ia menambahkan bahwa materi pencegahan akan dipadukan dengan mata pelajaran seperti Biologi dan Matematika sehingga siswa dapat memahami bahaya narkoba secara kontekstual tanpa merasa terbebani di sekolah.

Program IKAN ini menyasar mulai jenjang TK/PAUD hingga SMA/SMK/sederajat, dengan panduan resmi berupa Buku Pedoman Integrasi Kurikulum Anti Narkoba yang telah disiapkan untuk digunakan di seluruh satuan pendidikan.

Selain itu, Unesa selaku mitra strategis turut mengimplementasikan materi pendidikan pencegahan narkoba dalam kegiatan sekolah mereka, termasuk program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta program deteksi dini seperti tes urin bagi sivitas akademika.

Mu’ti berharap kurikulum ini dapat mendorong siswa tidak hanya memahami risiko narkoba secara teoritis, tetapi menerapkan sikap hidup sehat dan positif dalam keseharian mereka. “Dengan pemahaman sejak dini, generasi muda diharapkan mampu menjaga diri dari bahaya zat adiktif,” ujarnya menutup pernyataan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KNPI Mimika: KONI Distrik Harus Jadi ‘Mata dan Telinga’ untuk Temukan Talenta Atlet dari Kampung

5 September 2026 - 13:54 WIB

20260905

Dari Kampung Untuk Mimika, KONI Distrik Mimika Barat Tengah Siap Cetak Atlet Berprestasi

5 September 2026 - 13:33 WIB

IMG 20260905 223248

Bupati Lantik 18 Kordinator KONI Distrik Kabupaten Mimika Masa Bakti 2026 – 2030, Olahraga Dimulai dari Kampung ke Kota 

5 September 2026 - 13:09 WIB

IMG 20260905 220842

Lebih Dekat di Hari Pelanggan Nasional, Pertamina Patra Niaga Bagikan Semangat Senyum Pelanggan, Senyumku Juga di Timur Indonesia

4 September 2026 - 21:47 WIB

IMG 20260904 WA0146

Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031

4 September 2026 - 21:05 WIB

WhatsApp Image 2026 09 03 at 4.04.06 PM 1536x1023
Trending di Headline