Menu

Mode Gelap
Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Raih Gelar Doktor Kehormatan dari KMOU OPINI : Pemuda dan Arah Transformasi Mimika, Menguatkan Kolaborasi dalam Semangat Kritis dan Konstruktif Era Baru Pemerintahan, Inpres Sepak Bola 2019 Dinilai Masih Relevan Ketua DPD RI Lepas Timnas Pelajar U-17 BLiSPI Berlaga ke Thailand di Momen Idulfitri

Headline

DPD RI Dorong Penyelesaian Damai Konflik di Papua: Hentikan Pendekatan Militeristik & Perkuat Perlindungan HAM

adminbadge-check


					DPD RI Dorong Penyelesaian Damai Konflik di Papua: Hentikan Pendekatan Militeristik & Perkuat Perlindungan HAM Perbesar

JAKARTA – Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) kembali menegaskan komitmennya dalam mengawal penyelesaian konflik di Papua secara damai dan berkeadilan. Hal ini disampaikan usai DPD RI menerima audiensi dari Amnesty International Indonesia dan perwakilan masyarakat Papua yang mengadukan diduga pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang berlangsung di sejumlah wilayah di Papua.

Audiensi berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/2/2026), dipimpin oleh Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai, bersama anggota DPD lainnya seperti Filep Wamafma dan sejumlah senator yang mewakili wilayah Papua. Dalam pertemuan itu, Amnesty International menyampaikan laporan terkait pelanggaran HAM yang terjadi di beberapa daerah seperti Nduga, Lanny Jaya, Yahukimo, dan Intan Jaya.

DPD RI Minta Pemerintah Ubah Pendekatan Konflik

Menanggapi aduan tersebut, DPD RI mengeluarkan sejumlah rekomendasi kebijakan kuat kepada Pemerintah Pusat. Rekomendasi utama meliputi penghentian pendekatan militeristik dalam menangani konflik bersenjata di Papua serta penarikan pasukan non-organik TNI guna mencegah eskalasi konflik dan melindungi keselamatan warga sipil.

“DPD RI memandang penyelesaian konflik di Papua tidak bisa hanya mengandalkan pendekatan keamanan semata,” ujar Yorrys Raweyai dalam pernyataannya. Ia menekankan pentingnya dialog, perlindungan HAM, serta kebijakan pembangunan yang berpihak pada masyarakat Papua untuk menciptakan perdamaian yang berkelanjutan.

DPD juga meminta aparat keamanan, baik TNI maupun Polri, untuk menggunakan langkah yang terukur dan proporsional untuk meminimalkan jatuhnya korban dan mengurangi trauma pada masyarakat setempat.

Isu HAM & Krisis Kemanusiaan di Tengah Konflik

Dalam audiensi itu, salah satu isu yang diangkat adalah Tragedi Gearek 2025, sebuah insiden yang melibatkan operasi udara militer di kawasan Papua yang menewaskan seorang anak dan memaksa ratusan warga mengungsi. Yorrys menyatakan bahwa kekerasan di Papua adalah kenyataan yang terjadi, namun ia mengungkapkan kesulitan membawa isu tersebut ke forum nasional karena tekanan tertentu.

Amnesty International, lewat Direktur Eksekutif Usman Hamid, juga menyerukan agar proses hukum menangani dugaan pelanggaran HAM dilakukan secara terbuka, transparan, dan independen. Organisasi HAM ini menyoroti peningkatan kehadiran militer tanpa keputusan politik yang jelas dan menekankan pentingnya dialog dalam penyelesaian masalah.

Poin-Poin Rekomendasi DPD RI

Beberapa rekomendasi penting yang disampaikan DPD RI kepada pemerintah antara lain:

  • Penghentian konflik bersenjata dan pendekatan militeristik serta penarikan pasukan non-organik.

  • Penanganan pengungsi internal secara komprehensif dan prioritas pada pemulihan fasilitas layanan publik.

  • Hentikan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dinilai kurang berpihak pada kesejahteraan lokal.

  • Penguatan perlindungan hak masyarakat adat Papua sesuai UU Otonomi Khusus.

  • Pembentukan Komisi HAM dan Pengadilan HAM yang berkedudukan di Papua untuk menyelidiki dugaan pelanggaran hukum dan HAM.

DPD RI menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut diperlukan demi terciptanya penyelesaian konflik Papua yang damai, adil, serta menghormati martabat manusia dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Serahkan 70 SK PNS TH K2, Kepala BKPSDM Papua Tengah: “Harus Disiplin Kerja dan Tanamkan Budaya Malu”

10 April 2026 - 13:14 WIB

IMG 20260410 WA0026

Pemulihan Keamanan Dogiyai Jadi Prioritas, Kapolda: Situasi Mulai Membaik

10 April 2026 - 13:09 WIB

IMG 20260410 WA0022

IPMADO Sorong Gelar Diskusi Publik tentang Fenomena Media Sosial di Era Digital

10 April 2026 - 12:50 WIB

IMG 20260410 WA0021

Pertamina Pastikan Pasokan LPG 12 Kg Masuk 14 April, Warga Diminta Tak Panik

10 April 2026 - 12:44 WIB

IMG 20260410 WA0002

Skema Multiyears, Pemkab Mimika Teken MoU Pembangunan Gedung C2 RSUD Mimika

10 April 2026 - 12:35 WIB

IMG 20260410 WA0019
Trending di Headline