TIMIKA – Demi terwujudnya kamseltibcar yang aman, nyaman dan selamat, Polres Mimika melaksanakan Operasi Keselamatan Noken 2026.
Operasi Keselamatan Noken-2026 ini ditandai dengan apel gelar pasukan baik dari TNI-Polri dan Pemda di Mako Polres Mimika, Mile 32 , yang dipimpin oleh Waka Polres Mimika, Kompol, Junan Plitomo pada Senin (2/01/2026).
Operasi ini mengusung tema “Terwujudnya kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan selamat menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Noken-2026” ini akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026 di seluruh wilayah Provinsi Papua Tengah.

Dalam amanat Kapolda Papua Tengah yang dibacakan Waka Polres Mimika bahwa Operasi Keselamatan Noken 2026 merupakan operasi terpusat yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.
“Khusus untuk jajaran Polda Papua Tengah, wilayah yang melaksanakan hanya Polres Nabire, Timika, Paniai, dan Puncak Jaya,” ujar Kompol Junan dalam amanat Kapolda Papua Tengah.
Disampaikan Kapolda Papua Tengah bahwa
untuk memastikan pelaksanaan operasi berjalan optimal dan mencapai sasaran, diinstruksikan kepada seluruh jajaran agar melaksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab.
“Supaya operasi ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,”kata Kompol Junan dalam amanat Kapolda Papua Tengah.
Supaya operasi ini dapat berjalan dengan baik, Kapolda berikan beberapa penekanan untuk dipedomani, diantaranya laksanakan deteksi dini dan pemetaan terhadap seluruh titik rawan pelanggaran, kecelakaan, dan kemacetan lalu lintas.
Berikan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat melalui sosialisasi di media cetak, elektronik, serta media sosial. Laksanakan sosialisasi kepada pengusaha angkutan barang dan perorangan.
Kemudian laksanakan ramp check terpadu bersama instansi terkait pada lokasi strategis, meliputi pereriksaan administrasi, teknis kendaraan, dan kesehatan pengemudi.
Serta tingkatkan Turjawali (Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli) pada lokasi rawan pelanggaran dan kecelakaan.Tegakkan hukum secara tegas dan profesional terhadap kendaraan pribadi berpelat hitam yang digunakan sebagai angkutan umum atau travel ilegal.
Dan laksanakan penegakan hukum lalu lintas secara humanis melalui ETLE (Static & Mobile) serta pemberian teguran yang edukatif.
Kapolda Papua Tengah melalui Kompol Junan berharap operasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalulintas serta menciptakan situasi yang kondusif dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. (IT)






