Menu

Mode Gelap
Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa Pigai Tegaskan 10 Persen Saham Freeport Harus untuk Papua Tengah

News

Perkuat Sektor Kesehatan dan STEM, Presiden Prabowo Targetkan 10 Universitas Berstandar Inggris Beroperasi 2028

adminbadge-check


					Perkuat Sektor Kesehatan dan STEM, Presiden Prabowo Targetkan 10 Universitas Berstandar Inggris Beroperasi 2028 Perbesar

BOGOR – Presiden Prabowo Subianto terus mematangkan cetak biru transformasi pendidikan tinggi di Indonesia. Dalam rapat koordinasi yang digelar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Selasa (27/1), Kepala Negara menegaskan komitmennya untuk menghadirkan 10 universitas baru berkelas dunia yang fokus pada sektor kesehatan dan teknologi.

​Langkah ini diambil sebagai strategi “lompatan kuantum” untuk mengatasi krisis tenaga medis nasional serta memperkuat ekosistem Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) di tanah air.

​Presiden mengungkapkan bahwa proyek ambisius ini akan mengadopsi standar akademik dari universitas-universitas papan atas di Inggris Raya. Tidak hanya soal kurikulum, kerja sama ini juga mencakup pertukaran tenaga pengajar dan penggunaan bahasa Inggris sebagai pengantar utama di lingkungan kampus.

​”Kita tidak ingin hanya sekadar membangun gedung, tapi membangun ekosistem intelektual. Standar Inggris adalah salah satu yang tertinggi di dunia, dan itu yang ingin kita bawa ke Indonesia,” ujar Presiden dalam pengantar rapat tersebut.

​Guna memastikan kualitas input mahasiswa, pemerintah akan menerapkan seleksi ketat bagi lulusan terbaik di seluruh Indonesia. Para mahasiswa yang terpilih nantinya akan mendapatkan:

  • ​Beasiswa Penuh: Seluruh biaya pendidikan ditanggung negara.
  • ​Pelatihan Bahasa: Program matrikulasi bahasa Inggris intensif sebelum memulai perkuliahan.
  • ​Fasilitas Kelas Wahid: Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan berstandar internasional di setiap lokasi kampus.

​Selain misi edukasi, proyek ini memiliki dimensi ekonomi yang kuat. Dengan adanya rumah sakit pendidikan berkualitas tinggi di dalam negeri, pemerintah memproyeksikan penghematan devisa hingga US$ 6 miliar per tahun, karena masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar negeri.

​Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menyatakan optimisme bahwa seluruh infrastruktur dan regulasi pendukung akan rampung tepat waktu. Targetnya, angkatan pertama mahasiswa di 10 kampus ini akan mulai berkuliah pada awal tahun 2028.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MIND ID dan PTFI Ajak Jurnalis Mimika Ungkap Cerita di Balik Kekayaan Mineral Papua

3 September 2026 - 14:47 WIB

IMG 20260903 WA0018

Serapan APBD Mimika Baru 37 Persen, Bupati Targetkan Capai 90 Persen Akhir Tahun

3 September 2026 - 14:37 WIB

IMG 20260903 WA0009

Diundang Tak Hadir, DPR Papua Tengah Tunda Rapat Bahas Aspirasi SIMAPITOWA dan Nifasi

3 September 2026 - 14:24 WIB

IMG 20260903 WA0065

Polisi Temukan Mobil Rental yang Dipakai Pelaku Penganiayaan Maut di Mile 28

3 September 2026 - 14:11 WIB

IMG 20260903 WA0037

Keluarga Tuntut Kepastian Sejumlah Perempuan Yang Dibawah Paksa dari Jila

3 September 2026 - 14:03 WIB

IMG 20260903 WA0035
Trending di Headline