Menu

Mode Gelap
Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat Mendikdasmen dan BNN Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Integrasi Kurikulum Anti Narkoba DPD RI Tegaskan Keseriusan Politik dan Kelembagaan Kawal Isu HAM di Papua Menko Polkam dan DPD RI Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah untuk Kebijakan yang Lebih Efektif Setjen DPD RI Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi, Perkuat Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik

News

Perkuat Sektor Kesehatan dan STEM, Presiden Prabowo Targetkan 10 Universitas Berstandar Inggris Beroperasi 2028

adminbadge-check


					Perkuat Sektor Kesehatan dan STEM, Presiden Prabowo Targetkan 10 Universitas Berstandar Inggris Beroperasi 2028 Perbesar

BOGOR – Presiden Prabowo Subianto terus mematangkan cetak biru transformasi pendidikan tinggi di Indonesia. Dalam rapat koordinasi yang digelar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Selasa (27/1), Kepala Negara menegaskan komitmennya untuk menghadirkan 10 universitas baru berkelas dunia yang fokus pada sektor kesehatan dan teknologi.

​Langkah ini diambil sebagai strategi “lompatan kuantum” untuk mengatasi krisis tenaga medis nasional serta memperkuat ekosistem Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) di tanah air.

​Presiden mengungkapkan bahwa proyek ambisius ini akan mengadopsi standar akademik dari universitas-universitas papan atas di Inggris Raya. Tidak hanya soal kurikulum, kerja sama ini juga mencakup pertukaran tenaga pengajar dan penggunaan bahasa Inggris sebagai pengantar utama di lingkungan kampus.

​”Kita tidak ingin hanya sekadar membangun gedung, tapi membangun ekosistem intelektual. Standar Inggris adalah salah satu yang tertinggi di dunia, dan itu yang ingin kita bawa ke Indonesia,” ujar Presiden dalam pengantar rapat tersebut.

​Guna memastikan kualitas input mahasiswa, pemerintah akan menerapkan seleksi ketat bagi lulusan terbaik di seluruh Indonesia. Para mahasiswa yang terpilih nantinya akan mendapatkan:

  • ​Beasiswa Penuh: Seluruh biaya pendidikan ditanggung negara.
  • ​Pelatihan Bahasa: Program matrikulasi bahasa Inggris intensif sebelum memulai perkuliahan.
  • ​Fasilitas Kelas Wahid: Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan berstandar internasional di setiap lokasi kampus.

​Selain misi edukasi, proyek ini memiliki dimensi ekonomi yang kuat. Dengan adanya rumah sakit pendidikan berkualitas tinggi di dalam negeri, pemerintah memproyeksikan penghematan devisa hingga US$ 6 miliar per tahun, karena masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar negeri.

​Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menyatakan optimisme bahwa seluruh infrastruktur dan regulasi pendukung akan rampung tepat waktu. Targetnya, angkatan pertama mahasiswa di 10 kampus ini akan mulai berkuliah pada awal tahun 2028.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dispora Deiyai Serahkan Bantuan Perlengkapan dan Pelatihan Olahraga, Persidei Apresiasi Dukungan Pemerintah

16 Februari 2026 - 11:57 WIB

Img 20260216 wa0173

Bertemu Dua Kelompok Yang Bertikai di Kapiraya, Kompol Onisimus : Situasi Sudah Aman 

16 Februari 2026 - 11:29 WIB

Img 20260216 wa0143

Pascapenembakan di Boven Digoel, Wamendagri Minta Pemda Bantu Pengungsi dan Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan

16 Februari 2026 - 02:19 WIB

Img 20260214 wa0003

Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK

14 Februari 2026 - 16:00 WIB

Img 20260214 wa0006

Terduga Pelaku Penganiayaan di Jalan Freeport Lama Akhirnya Menyerahkan Diri

14 Februari 2026 - 15:18 WIB

Img 20260214 wa0266
Trending di Headline