Menu ✖

Mode Gelap
Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri

News

Perkuat Sektor Kesehatan dan STEM, Presiden Prabowo Targetkan 10 Universitas Berstandar Inggris Beroperasi 2028

adminbadge-check


					Perkuat Sektor Kesehatan dan STEM, Presiden Prabowo Targetkan 10 Universitas Berstandar Inggris Beroperasi 2028 Perbesar

BOGOR – Presiden Prabowo Subianto terus mematangkan cetak biru transformasi pendidikan tinggi di Indonesia. Dalam rapat koordinasi yang digelar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Selasa (27/1), Kepala Negara menegaskan komitmennya untuk menghadirkan 10 universitas baru berkelas dunia yang fokus pada sektor kesehatan dan teknologi.

​Langkah ini diambil sebagai strategi “lompatan kuantum” untuk mengatasi krisis tenaga medis nasional serta memperkuat ekosistem Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) di tanah air.

​Presiden mengungkapkan bahwa proyek ambisius ini akan mengadopsi standar akademik dari universitas-universitas papan atas di Inggris Raya. Tidak hanya soal kurikulum, kerja sama ini juga mencakup pertukaran tenaga pengajar dan penggunaan bahasa Inggris sebagai pengantar utama di lingkungan kampus.

​”Kita tidak ingin hanya sekadar membangun gedung, tapi membangun ekosistem intelektual. Standar Inggris adalah salah satu yang tertinggi di dunia, dan itu yang ingin kita bawa ke Indonesia,” ujar Presiden dalam pengantar rapat tersebut.

​Guna memastikan kualitas input mahasiswa, pemerintah akan menerapkan seleksi ketat bagi lulusan terbaik di seluruh Indonesia. Para mahasiswa yang terpilih nantinya akan mendapatkan:

  • ​Beasiswa Penuh: Seluruh biaya pendidikan ditanggung negara.
  • ​Pelatihan Bahasa: Program matrikulasi bahasa Inggris intensif sebelum memulai perkuliahan.
  • ​Fasilitas Kelas Wahid: Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan berstandar internasional di setiap lokasi kampus.

​Selain misi edukasi, proyek ini memiliki dimensi ekonomi yang kuat. Dengan adanya rumah sakit pendidikan berkualitas tinggi di dalam negeri, pemerintah memproyeksikan penghematan devisa hingga US$ 6 miliar per tahun, karena masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar negeri.

​Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menyatakan optimisme bahwa seluruh infrastruktur dan regulasi pendukung akan rampung tepat waktu. Targetnya, angkatan pertama mahasiswa di 10 kampus ini akan mulai berkuliah pada awal tahun 2028.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HUT ke-65, DPD Partai Golkar Mimika Gelar Syukuran, Perkuat Kebersamaan dan Solidaritas Partai

20 Oktober 2026 - 15:19 WIB

IMG 20261021 001323

John NR Gobai Dorong Penataan Danau Paniai, Ekskavator Amfibi Disiapkan untuk Atasi Pendangkalan

20 Oktober 2026 - 13:54 WIB

IMG 20261020 225243

Hari Pertama Pelayanan Perlinsos di Deiyai, 500 Warga Jadi Sasaran Awal

20 Oktober 2026 - 13:46 WIB

IMG 20261020 WA0046

Pemuda Katolik Desak Pemprov, DPR, MRP dan Polda Papua Tengah Tertibkan Peredaran Miras

20 Oktober 2026 - 13:41 WIB

IMG 20261020 WA0044

Pemkab Mimika Susun RAD TB 2026 – 2030, Perkuat Kolaborasi Tingkat Sektor

20 Oktober 2026 - 13:35 WIB

IMG 20261020 WA0042
Trending di Headline