Menu

Mode Gelap
HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI

Headline

Blokade Jalan Ahmad Yani, Dua SD di Mimika Pulangkan Siswa Lebih Awal

Etty Welerbadge-check


					Blokade Jalan Ahmad Yani, Dua SD di Mimika Pulangkan Siswa Lebih Awal Perbesar

TIMIKA – Aktivitas belajar mengajar di dua sekolah dasar di Kabupaten Mimika terpaksa dihentikan lebih awal akibat aksi pemalangan atau blokade jalan yang dilakukan warga di Jalan Ahmad Yani, Timika, Papua Tengah, Rabu (28/1/2026).

Sekolah yang terdampak adalah SD Negeri 3 Mimika dan SD Koperapoka 1. Pihak sekolah memutuskan memulangkan siswa lebih cepat sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keamanan dan keselamatan peserta didik.

Operator Sekolah SD Negeri 3 Mimika, Umi Sahra, mengatakan proses belajar mengajar sempat berlangsung normal sejak pukul 07.00 WIT. Namun, sekitar pukul 08.00 WIT, terjadi aksi pemalangan jalan di sekitar kawasan tersebut.

“Anak-anak sudah masuk kelas dari pagi. Sekitar jam delapan baru terjadi pemalangan. Walaupun tidak langsung ke arah sekolah, kami memilih memulangkan siswa lebih awal untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya saat ditemui di halaman sekolah.

Ia menjelaskan, pihak sekolah juga telah menginformasikan kepada orang tua murid agar segera menjemput anak-anak mereka.

“Tadi kami langsung menghubungi orang tua supaya datang menjemput,” katanya.

Hingga siang hari, aksi blokade jalan masih berlangsung dan belum diketahui kapan akan dibuka. Meski demikian, pihak sekolah berharap kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal pada Kamis (29/1/2026).

“Untuk sementara besok tetap masuk sekolah seperti biasa. Tidak boleh libur kecuali ada arahan resmi dari dinas,” ujarnya.

Saat berita ini diturunkan, para guru masih berada di sekolah untuk menunggu sejumlah siswa yang belum dijemput oleh orang tuanya.

Sebelumnya diberitakan, warga melakukan aksi pemalangan di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Ki Hajar Dewantara, Timika, sebagai bentuk protes atas kematian seorang pemuda berinisial SL. Korban ditemukan meninggal dunia di samping pagar sekilah tepatnya di sekitar tempat pembuangan sampah pada Rabu dini hari.

Aparat Kepolisian masih berjaga-jaga di lokasi pemalangan. (Etty)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dinkes Mimika Dorong Kesadaran Masyarakat Patuhi Aturan Kawasan Tanpa Rokok

25 Juli 2026 - 21:37 WIB

IMG 20260725 WA0004

MSG Kembali Dorong Dewan HAM PBB Tindaklanjuti Seruan Kunjungan ke Papua

25 Juli 2026 - 21:31 WIB

IMG 20260725 WA0008

Polisi Ringkus Terduga Pelaku Curanmor di Timika, Motor Korban Berhasil Diamankan

25 Juli 2026 - 21:28 WIB

IMG 20260725 WA0007

TPNPB Klaim Gelar Upacara Militer dan Serahkan Senjata Rampasan kepada Egianus Kogoya

25 Juli 2026 - 21:23 WIB

IMG 20260725 WA0005

Gegerkan Para Pendulang Emas, Sesosok Mayat Pria Ditemukan Gantung Diri di Mile 21 Timika

25 Juli 2026 - 04:21 WIB

IMG 20260725 WA0055
Trending di Headline