Menu

Mode Gelap
Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat Mendikdasmen dan BNN Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Integrasi Kurikulum Anti Narkoba DPD RI Tegaskan Keseriusan Politik dan Kelembagaan Kawal Isu HAM di Papua Menko Polkam dan DPD RI Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah untuk Kebijakan yang Lebih Efektif Setjen DPD RI Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi, Perkuat Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik

Headline

Guru Mulai Rasakan Dampak Nyata Kebijakan Kemendikdasmen, Dari Kesejahteraan hingga Administrasi

adminbadge-check


					Guru Mulai Rasakan Dampak Nyata Kebijakan Kemendikdasmen, Dari Kesejahteraan hingga Administrasi Perbesar

JAKARTA – Para tenaga pendidik di berbagai daerah mulai merasakan dampak positif dari rangkaian kebijakan yang digulirkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Perubahan ini menyasar aspek krusial, mulai dari penyederhanaan beban kerja hingga peningkatan motivasi mengajar.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) mengungkapkan bahwa transformasi pendidikan saat ini tidak hanya berfokus pada hasil belajar siswa, tetapi juga pada ekosistem pendukungnya, yakni guru sebagai ujung tombak.

Berdasarkan aspirasi yang diserap dari lapangan, terdapat tiga poin utama yang menjadi sorotan para guru terkait kebijakan terbaru:

  1. Pengurangan Beban Administrasi: Guru kini memiliki ruang lebih luas untuk berinovasi di kelas karena sistem pelaporan yang sebelumnya dianggap rumit kini mulai disederhanakan.

  2. Kepastian Status dan Tunjangan: Upaya percepatan pengangkatan guru honorer menjadi PPPK serta perbaikan skema tunjangan profesi menjadi faktor utama meningkatnya moral kerja di sekolah.

  3. Pelatihan yang Relevan: Program pengembangan kompetensi kini lebih disesuaikan dengan kebutuhan nyata di kelas, bukan sekadar pemenuhan jam pelatihan formal.

Salah seorang perwakilan guru mengakui bahwa saat ini komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah terasa lebih terbuka. Kebijakan yang dikeluarkan dianggap lebih “membumi” dan menjawab persoalan teknis yang selama ini menghambat proses belajar-mengajar.

“Kami merasakan adanya perubahan paradigma. Guru tidak lagi hanya dianggap sebagai pelaksana kurikulum, tapi juga mitra dalam merumuskan arah pendidikan,” ungkapnya. Sabtu, (24/01/2026).

Pihak Kemendikdasmen menegaskan akan terus melakukan evaluasi berkala terhadap setiap kebijakan yang berjalan. Hal ini bertujuan agar dampak positif yang dirasakan tidak hanya bersifat sementara, melainkan menjadi fondasi kuat bagi peningkatan mutu pendidikan nasional secara merata.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dispora Deiyai Serahkan Bantuan Perlengkapan dan Pelatihan Olahraga, Persidei Apresiasi Dukungan Pemerintah

16 Februari 2026 - 11:57 WIB

Img 20260216 wa0173

Bertemu Dua Kelompok Yang Bertikai di Kapiraya, Kompol Onisimus : Situasi Sudah Aman 

16 Februari 2026 - 11:29 WIB

Img 20260216 wa0143

Pascapenembakan di Boven Digoel, Wamendagri Minta Pemda Bantu Pengungsi dan Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan

16 Februari 2026 - 02:19 WIB

Img 20260214 wa0003

Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK

14 Februari 2026 - 16:00 WIB

Img 20260214 wa0006

Terduga Pelaku Penganiayaan di Jalan Freeport Lama Akhirnya Menyerahkan Diri

14 Februari 2026 - 15:18 WIB

Img 20260214 wa0266
Trending di Headline