Menu ✖

Mode Gelap
Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri

Headline

Guru Mulai Rasakan Dampak Nyata Kebijakan Kemendikdasmen, Dari Kesejahteraan hingga Administrasi

adminbadge-check


					Guru Mulai Rasakan Dampak Nyata Kebijakan Kemendikdasmen, Dari Kesejahteraan hingga Administrasi Perbesar

JAKARTA – Para tenaga pendidik di berbagai daerah mulai merasakan dampak positif dari rangkaian kebijakan yang digulirkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Perubahan ini menyasar aspek krusial, mulai dari penyederhanaan beban kerja hingga peningkatan motivasi mengajar.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) mengungkapkan bahwa transformasi pendidikan saat ini tidak hanya berfokus pada hasil belajar siswa, tetapi juga pada ekosistem pendukungnya, yakni guru sebagai ujung tombak.

Berdasarkan aspirasi yang diserap dari lapangan, terdapat tiga poin utama yang menjadi sorotan para guru terkait kebijakan terbaru:

  1. Pengurangan Beban Administrasi: Guru kini memiliki ruang lebih luas untuk berinovasi di kelas karena sistem pelaporan yang sebelumnya dianggap rumit kini mulai disederhanakan.

  2. Kepastian Status dan Tunjangan: Upaya percepatan pengangkatan guru honorer menjadi PPPK serta perbaikan skema tunjangan profesi menjadi faktor utama meningkatnya moral kerja di sekolah.

  3. Pelatihan yang Relevan: Program pengembangan kompetensi kini lebih disesuaikan dengan kebutuhan nyata di kelas, bukan sekadar pemenuhan jam pelatihan formal.

Salah seorang perwakilan guru mengakui bahwa saat ini komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah terasa lebih terbuka. Kebijakan yang dikeluarkan dianggap lebih “membumi” dan menjawab persoalan teknis yang selama ini menghambat proses belajar-mengajar.

“Kami merasakan adanya perubahan paradigma. Guru tidak lagi hanya dianggap sebagai pelaksana kurikulum, tapi juga mitra dalam merumuskan arah pendidikan,” ungkapnya. Sabtu, (24/01/2026).

Pihak Kemendikdasmen menegaskan akan terus melakukan evaluasi berkala terhadap setiap kebijakan yang berjalan. Hal ini bertujuan agar dampak positif yang dirasakan tidak hanya bersifat sementara, melainkan menjadi fondasi kuat bagi peningkatan mutu pendidikan nasional secara merata.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Cegah Tawuran Anak-anak, Polisi Amankan Meriam Spiritus di Komplek Nawaripi Dalam

19 Oktober 2026 - 09:01 WIB

IMG 20261019 WA0028

DPMPTSP Mimika Bahas Pendelegasian Kewenangan Perizinan dan Strategi Investasi 2026

19 Oktober 2026 - 07:04 WIB

IMG 20261019 160308

Jadi Tuan Rumah Konferensi Kota Toleransi Ke-II Tingkat Nasional, Wabup Emanuel Kemong Minta Panitia Aktif dan Bertanggung Jawab 

19 Oktober 2026 - 07:00 WIB

IMG 20261019 WA0020

Kapolda Papua Tengah Turun Atur Lalu Lintas, Lanjut Pesan Pelajar Nabire Jauhi Narkoba dan Bullying

19 Oktober 2026 - 06:50 WIB

IMG 20261019 154245

Meki Nawipa Tekankan Disiplin ASN dan Percepatan Penyerapan Anggaran Papua Tengah

19 Oktober 2026 - 06:19 WIB

IMG 20261019 WA0010
Trending di Headline