NABIRE — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Nabire mengimbau masyarakat di Kabupaten Nabire dan Mimika agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang terjadi pada Sabtu, 25 Januari 2026.
BMKG mencatat kecepatan angin maksimum mencapai 23 knot atau sekitar 42,5 km/jam dan masih berpotensi mengalami peningkatan. Kondisi ini berisiko menimbulkan dampak seperti pohon tumbang, kerusakan bangunan ringan, hingga gangguan aktivitas masyarakat.
Dalam update peringatan dini cuaca yang dirilis pukul 16.50 WIT, BMKG Papua Tengah menyampaikan masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang, mulai pukul 16.55 WIT hingga sekitar 20.30 WIT.
Wilayah yang terdampak meliputi:
Kabupaten Nabire:
Makimi, Yaro, Wapoga, Napan, Wanggar, Nabire, Uwapa, Siriwo, Nabire Barat, Teluk Kimi.
Kabupaten Mimika :
Tembagapura, Mimika Timur Jauh, Agimuga, Hoya, Kuala Kencana, Iwaka, dan sekitarnya.
BMKG juga menyebutkan potensi cuaca ekstrem dapat meluas ke wilayah lain, yakni:
* Kabupaten Nabire: Dipa, Menou, Teluk Umar, Yaur
* Kabupaten Mimika: Mimika Barat, Kwamki Narama, Amar, Wania, Mimika Timur, Mimika Baru, dan sekitarnya.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologis, seperti banjir, tanah longsor, genangan air, serta pohon dan reklame yang dapat roboh akibat angin kencang. Daerah dengan topografi curam atau rawan longsor diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama jika hujan terjadi secara terus-menerus.
Selain itu, BMKG meminta BPBD, Balai Wilayah Sungai (BWS), serta Korlantas Kepolisian untuk mengantisipasi dan mengalihkan aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas dari zona rawan bencana selama masa peringatan dini.
“Masyarakat yang meninggalkan rumah akibat potensi cuaca ekstrem dapat kembali ke rumah sekitar 1–2 jam setelah peringatan dini berakhir,” jelas BMKG.
BMKG Nabire menegaskan akan terus memperbarui informasi cuaca dan mengimbau masyarakat memantau perkembangan terkini melalui situs resmi BMKG, media sosial @infobmkg, aplikasi InfoBMKG, atau Call Center 196. (MB)






