Menu

Mode Gelap
Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026 Ekspor Perdana Hasil Laut Mimika Jadi Langkah Baru Papua Tengah Menembus Pasar Global Pendidikan Jadi Kunci Masa Depan Papua, Meki Nawipa Apresiasi Beasiswa Puncak Cerdas

Headline

Peletakan Batu Pertama Jembatan Garuda Merah Putih di Mimika, Diharapkan Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Warga

Etty Welerbadge-check


					Peletakan Batu Pertama Jembatan Garuda Merah Putih di Mimika, Diharapkan Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Warga Perbesar

TIMIKA — Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Jalan Nangka, Kelurahan Pasar Sentral, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, resmi dimulai melalui peletakan batu pertama yang dilaksanakan pada Sabtu (20/6/2026).

Peletakan batu pertama ini dilakukan oleh Pangdam XVII/Cenderawasih, pemerintah daerah dalam hal ini Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

IMG 20260620 WA0013

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika, Ananias Faot, mengatakan pembangunan infrastruktur menjadi bagian penting dalam upaya mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Mewakili pemerintah daerah dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pangdam XVII/Cenderawasih beserta seluruh jajaran TNI yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah,” kata Ananias dalam sambutannya.

Menurut dia, keberadaan infrastruktur yang memadai merupakan faktor utama dalam memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat jaringan ekonomi, serta membuka peluang pertumbuhan di berbagai sektor.

Ia menilai pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih memiliki nilai strategis bagi kemajuan wilayah karena diharapkan dapat memperlancar akses transportasi,meningkatkan efisiensi perjalanan, mendukung distribusi kebutuhan masyarakat, dan memperkuat keterhubungan antarwilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses.

“Setiap pembangunan sarana publik harus dipandang sebagai investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak positif bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Ananias juga menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, TNI, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun daerah secara inklusif dan berkelanjutan.

Ia mengajak masyarakat untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pembangunan berlangsung agar pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana dan selesai tepat waktu.

Sementara itu, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih merupakan bagian dari program pembangunan jembatan yang dipercayakan pemerintah pusat kepada TNI di berbagai daerah di Indonesia.

“Perlu saya informasikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih ini merupakan program unggulan dari Bapak Presiden. Di seluruh Indonesia, TNI diberikan tanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan pembangunan jembatan,” kata Febriel.

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud komitmen TNI Angkatan Darat, khususnya Kodam XVII/Cenderawasih, dalam mendukung pembangunan wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Papua.

Menurut Febriel, kehadiran jembatan nantinya diharapkan mampu membuka keterisolasian wilayah, mempermudah akses antardaerah, memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antar kampung dan distrik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan tersebut.

“Sinergi yang baik antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat merupakan modal utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Febriel menambahkan, jembatan tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung fisik, tetapi juga menjadi simbol persatuan, kebersamaan, dan harapan bagi masa depan yang lebih baik.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung proses pembangunan agar berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Melalui pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih, akses transportasi masyarakat diharapkan semakin mudah, distribusi barang dan jasa menjadi lebih lancar, serta berbagai potensi daerah dapat berkembang secara optimal.

“Pembangunan ini diharapkan menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan Mimika yang maju, aman, damai, dan sejahtera,” kata Febriel. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SMKS Kesehatan Anigou Nabire Gelar MPLS 2026, Tanamkan Kemandirian dan Semangat Berprestasi bagi Peserta Didik Baru

14 Juli 2026 - 07:06 WIB

IMG 20260714 WA0141

Resmi Jabat Kapolres Mimika, AKBP Alredo Prioritaskan Keberlanjutan Program dan Peningkatan Pelayanan Kepada Masyarakat

14 Juli 2026 - 07:01 WIB

IMG 20260714 WA0136

Sentuhan Adat dan Pedang Pora Warnai Penyambutan Kapolres Mimika AKBP Alredo Rumbiak

14 Juli 2026 - 06:56 WIB

IMG 20260714 WA0117

Pemkab Deiyai Lepas 20 Putra-Putri Terbaik Menempuh Pendidikan di Mepa Boarding School Nabire

13 Juli 2026 - 12:48 WIB

IMG 20260713 WA0154

Kapolda Papua Tengah Lantik Irwasda, Dansat Brimob, Karorena dan Dua Kapolres

13 Juli 2026 - 12:37 WIB

IMG 20260713 WA0126
Trending di Headline