Menu

Mode Gelap
DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026 Ekspor Perdana Hasil Laut Mimika Jadi Langkah Baru Papua Tengah Menembus Pasar Global

Headline

Dirjen Bimas Katolik Tinjau Pembangunan Asrama SMAKN Keerom, Tekankan Penguatan ASN dan Mutu Pendidikan

Etty Welerbadge-check


					Dirjen Bimas Katolik Tinjau Pembangunan Asrama SMAKN Keerom, Tekankan Penguatan ASN dan Mutu Pendidikan Perbesar

Keerom (Kemenag) — Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik Kementerian Agama (Kemenag) RI, Suparman bersama Direktur Pendidikan Katolik Kementerian Agama RI, Albertus Triyatmojo melaksanakan kunjungan kerja ke Sekolah Menengah Agama Katolik Negeri (SMAKN) Keerom. Kunjungan tersebut bertujuan memantau progres pembangunan asrama putra dan putri SMAKN Keerom sekaligus memberikan pembinaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Keerom, Kamis (18/6/2026).

IMG 20260616 WA0017

Dalam sambutannya, Dirjen Bimas Katolik menegaskan bahwa kehadirannya bersama Direktur Pendidikan Katolik, bertujuan memastikan proses pendidikan di SMAKN Keerom dapat berjalan optimal dan seluruh peserta didik memperoleh haknya atas layanan pendidikan yang berkualitas.

“Kami datang untuk memastikan proses pembelajaran anak-anak kita berlangsung dengan baik tanpa kekurangan apa pun. Mereka harus mendapatkan pendidikan yang layak sehingga kelak menjadi pribadi yang berguna bagi bangsa, negara, gereja, dan dirinya sendiri,” tegas Suparman.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada tersedianya fasilitas, tetapi juga ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankan tugas pendidikan. Karena itu, pembinaan ASN harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan agar mampu melahirkan tenaga pendidik yang profesional dan berintegritas.IMG 20260619 WA0051

Suparman menjelaskan bahwa pembinaan ASN berfokus pada tiga aspek utama, yakni pembinaan disiplin, pembinaan kode etik dan budaya kerja, serta pengembangan karier dan kompetensi. Ketiga aspek tersebut, menurutnya, menjadi fondasi dalam membangun ASN yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan.

“Nilai-nilai ASN BerAKHLAK harus menjadi budaya kerja setiap pegawai. Dengan ASN yang profesional dan berintegritas, pelayanan kepada masyarakat maupun kepada peserta didik akan semakin optimal,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh tenaga pendidik agar terus menjaga kualitas proses belajar mengajar  ĺ SMAKN Keerom tidak hanysehinggaa memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga karakter dan iman yang kuat.

“Kita ingin menghasilkan generasi yang cerdas sekaligus memiliki iman dan akhlak yang baik. Pendidikan harus mampu membentuk keduanya secara seimbang,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Dirjen Bimas Katolik turut meninjau perkembangan pembangunan asrama putra dan putri SMAKN Keerom yang masih berjalan. Ia berharap proses penyelesaian pembangunan dapat segera dilakukan sehingga fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan belajar peserta didik.

Sementara itu, Kepala SMAKN Keerom, Hermanus Mean Tupen dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Direktorat Jenderal Bimas Katolik terhadap pengembangan sekolah. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh tenaga pendidik dan ASN untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

“Kehadiran Bapak Dirjen bersama jajaran merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap pengembangan SMAKN Keerom. Kami berkomitmen terus meningkatkan mutu pendidikan dan memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik,” ungkap.

Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Papua, Klemens Taran menyampaikan bahwa kunjungan kerja tersebut memiliki dua agenda utama, yakni monitoring pembangunan sarana prasarana SMAKN Keerom dan pembinaan ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Keerom.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan dua unit asrama beserta pagar sekolah yang dialokasikan melalui anggaran Tahun 2025 belum dapat diselesaikan sesuai target karena penyedia jasa tidak mampu menuntaskan pekerjaan tepat waktu. Oleh karena itu, kunjungan Dirjen Bimas Katolik sekaligus dimaksudkan untuk melihat langsung progres pembangunan sebagai bahan evaluasi penyelesaian pekerjaan.

“Kehadiran Bapak Dirjen bersama Direktur Pendidikan Katolik bertujuan melihat secara langsung progres pembangunan yang belum selesai sekaligus memperoleh gambaran kebutuhan anggaran apabila nantinya diperlukan penyelesaian pekerjaan tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kakanwil mengungkapkan bahwa dalam kunjungan ke Papua, Dirjen Bimas Katolik juga berdiskusi mengenai penguatan sumber daya manusia Kementerian Agama dalam menghadapi pembentukan struktur organisasi pada Daerah Otonom Baru (DOB) di Papua.

“Pesan beliau sangat jelas, yaitu pentingnya memberikan ruang dan penguatan bagi putra-putri asli Papua yang memiliki kompetensi agar dapat dipersiapkan menduduki jabatan strategis pada struktur organisasi baru di Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan. Ini menjadi perhatian bersama agar SDM Kementerian Agama Papua semakin siap menghadapi tantangan ke depan,” tuturnya.

Melalui kunjungan kerja tersebut diharapkan penyelesaian pembangunan sarana pendidikan di SMAKN Keerom dapat segera terealisasi, sekaligus memperkuat kualitas ASN Kementerian Agama sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan publik dan membangun pendidikan keagamaan yang berkualitas di Tanah Papua.

Kegiatan yang dipusatkan di Aula SMAKN Keerom itu dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Keerom, Yohanes Nahak, Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Bidang Bimas Katolik Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Fransina Kapokain, Ketua Tim Penyuluhan dan Pemberdayaan Umat Bidang Bimas Katolik Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Maria Kristi Renwarin, ASN Kementerian Agama Kabupaten Keerom, tenaga pendidik, serta jajaran SMAKN Keerom. Selain melakukan monitoring pembangunan sarana prasarana, Dirjen Bimas Katolik juga memberikan arahan mengenai penguatan disiplin ASN, peningkatan kualitas pelayanan, serta komitmen menghadirkan pendidikan yang bermutu bagi peserta didik. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Langkah Tegas Demi Masa Depan Papua: 5.000 Batang Ganja Berhasil Diungkap Koops TNI Habema 

19 Juli 2026 - 08:31 WIB

IMG 20260717 WA0001

SMP Negeri 1 Tigi Timur Deiyai: Sukses Gelar MPLS 2026

19 Juli 2026 - 08:19 WIB

IMG 20260719 WA0022

Kapolres Mimika Tekankan Pentingnya Seimbangkan Prestasi Olahraga dan Pendidikan

19 Juli 2026 - 08:16 WIB

IMG 20260719 WA0007

Kokonao Jadi Tujuan Perdana Kapolres Mimika, Komitmen Hadir Hingga Wilayah Terpencil

19 Juli 2026 - 08:08 WIB

IMG 20260719 WA0004

Pertamina Tambah Pasokan Pertalite di Mimika untuk Perlancar Distribusi ke Masyarakat

19 Juli 2026 - 07:53 WIB

IMG 20260719 WA0094
Trending di Headline