TIMIKA – Dinilai tidak ada respon dari pemerintah daerah soal realisasi pembayaran lahan,sejumlah sekolah, yakni SD Inauga, SMPN 7, SMAN 7 dan SMAN 1 Mimika terpaksa dipalang pada Rabu (14/01/2026).
Pemalangan ini dilakukan oleh beberapa warga yang mengklaim sebagai pemilik lahan.Dan akibat pemalangan ini membuat aktifitas belajar mengajar terganggu.
Melalui Kuasa Hukum pemilik lahan, John Pasaribu mengatakan, pemalangan itu dilakukan akibat tidak ada respon dari pemerintah, padahal sebelumnya telah dilakukan pertemuan dengan pihak pemerintah di polres pada 22 Desember 2025.
Usai pertemuan pada 22 Desember lalu, pihak selaku pemilik lahan meminta jawaban dari pemerintah di awal Januari 2026,namun hal itu tidak ada respon dari pemerintah.
“Sampai sekarang tidak ada respon dari pemerintah, makanya diakukan aksi ini,” ujarnya di lokasi.
Menurutnya bahwa persoalan ini sudah berlangsung lama sejak 2011 sampai sekarang tidak ada jawaban dari pemerintah.
Perlu diketahui dalam aksi pemalangan tersebut sempat terjadi ketegangan ketika aparat keamanan datang mengamankan spanduk yang dipajang di pagar sekolah. (IT)








