Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

News

Seminar Nasional di Nabire Bahas Potensi Tumbuhan Khas Papua sebagai Obat Tradisional Masa Depan

adminbadge-check


					Seminar Nasional di Nabire Bahas Potensi Tumbuhan Khas Papua sebagai Obat Tradisional Masa Depan Perbesar

NABIRE – SMKS Kesehatan Macida Kalibobo Nabire menggelar Seminar Nasional bertema “Potensi Pertumbuhan Khas Papua sebagai Obat Tradisional Masa Depan” yang berlangsung di Aula SMKS Macida Kalibobo, Nabire, Papua Tengah.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber nasional secara daring, yakni Prof. Dr. Masteria Y. Putra, M.Si dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta narasumber luring Apoteker Arie Dwi Puspitawati, S.Si, praktisi industri dari UD Herbalindo sekaligus owner Love Jamu.

Seminar tersebut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Nabire, Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire, Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Papua Tengah, para guru, serta siswa-siswi SMKS Macida Kalibobo Nabire.

Kepala Sekolah SMKS Kesehatan Macida Nabire, Dr. Nur Alam Abdullah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sekolah kepada pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Nabire.

“Sebagai kepala sekolah, saya wajib melaporkan kepada pemerintah daerah, Bapak Bupati dan jajarannya, serta kepada masyarakat Kabupaten Nabire terkait pelaksanaan pendidikan dan pengembangan kompetensi siswa,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mendorong SMK sebagai pusat keunggulan, di mana siswa diwajibkan memiliki kemampuan keterampilan dan kompetensi keahlian yang kuat sesuai bidangnya.

SMKS Kesehatan Macida Nabire sendiri memiliki berbagai program keahlian, di antaranya farmasi industri, farmasi klinik, teknik laboratorium medik, analis laboratorium, serta asisten perawat.

Menurutnya, Papua merupakan “perpustakaan botani” yang memiliki kekayaan tumbuhan obat yang sangat luar biasa dan wajib dijaga serta dikembangkan.

“Papua ini adalah perpustakaan botani. Wajib kita lestarikan dan kembangkan menjadi potensi obat tradisional yang bernilai ekonomi, sosial, dan budaya,” tegasnya.

Melalui seminar ini, pihak sekolah ingin menumbuhkan kesadaran pentingnya penggunaan obat tradisional sekaligus menggali potensi sumber daya alam Papua agar memiliki nilai tambah (value added).

Selain itu, kegiatan ini juga mendorong kolaborasi antara akademisi, peneliti, dan praktisi kesehatan guna mendukung pembelajaran mendalam serta meningkatkan kompetensi siswa SMK, sejalan dengan Asta Cita Presiden agar setiap siswa memiliki keahlian profesional di bidangnya.

Dr. Nur Alam menambahkan, berbagai inovasi hasil penelitian sederhana siswa akan terus dikembangkan dan difilirkan ke jenjang pendidikan tinggi agar berkelanjutan.

“Kami berharap pemerintah daerah dapat melihat langsung potensi ini dan menjadikannya sebagai dokumentasi penting, agar seluruh tumbuhan khas Papua tetap terjaga dan lestari,” katanya.

Seminar nasional ini terlaksana berkat dukungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta kerja sama SMKS Kesehatan Macida Nabire dengan Ikatan Apoteker Indonesia.

Menutup sambutannya, Dr. Nur Alam menyampaikan apresiasi dan permohonan maaf kepada seluruh pihak.

“Segala sesuatu yang baik datangnya dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Apabila terdapat kekurangan, itu datang dari saya pribadi. Terima kasih,” pungkasnya.(MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPM PTSP Mimika Sosialisasikan PP Nomor 28 Tahun 2025 tentang OSS Berbasis Risiko

12 Juni 2026 - 14:45 WIB

IMG 20260612 WA0025

Tragedi Kemburu Berdarah: Kematian Bocah Aliko Walia dan Nestapa Anak Korban Operasi Militer di Puncak Resmi Diadukan ke KPAI Indonesia

12 Juni 2026 - 14:35 WIB

IMG 20260612 WA0023

Tragedi ‘Kemburu Berdarah’: Satgas Habema Diduga Bantai Perempuan dan Anak, Koalisi Sipil Mengadu ke PGI

12 Juni 2026 - 14:28 WIB

IMG 20260612 WA0026

Polsek Tembagapura Sulap Honai Jadi Kelas Demi Bebaskan Anak-Anak Pedalaman Mimika Dari Buta Aksara

12 Juni 2026 - 14:18 WIB

IMG 20260612 WA0020

Modus Lewat Kargo Udara, Penyelundupan Miras ke Ilaga Digagalkan di Bandara Mozes Kilangin

12 Juni 2026 - 14:11 WIB

IMG 20260612 WA0018
Trending di Headline