Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Pengojek Nabire Klarifikasi: Tidak Terlibat dalam Aksi Kelompok Kebangsaan

Etty Welerbadge-check


					Pengojek Nabire Klarifikasi: Tidak Terlibat dalam Aksi Kelompok Kebangsaan Perbesar

NABIRE — Sejumlah pengojek di Kota Nabire menyampaikan klarifikasi terbuka terkait isu keterlibatan mereka dalam aksi yang dilakukan kelompok yang menamakan diri *Forum Gabungan Organisasi Kebangsaan Republik Indonesia di Papua Tengah di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPDPT) pada Selasa (25/11).

Kelompok tersebut sebelumnya menyampaikan empat poin aspirasi, salah satunya dukungan terhadap TNI/Polri dalam penegakan hukum terhadap kelompok separatis di Papua Tengah. Namun setelah pernyataan itu dimuat di media, KOMNAS TPNPB-OPM mengeluarkan ancaman akan mengeksekusi “agen intelijen” yang disebut berprofesi sebagai pengojek di Nabire.

Ketegangan meningkat setelah dalam aksi itu terlihat beberapa peserta memakai helm biru dan mengatasnamakan diri sebagai pengojek, sehingga menimbulkan kesan bahwa para pengojek di Nabire ikut terlibat dalam aksi tersebut.

Pengojek Helm Biru: Tidak Mewakili Semua

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa oknum yang membawa spanduk dalam aksi tersebut merupakan bagian dari komunitas ojek helm biru dari Komunitas Nabire Baru, yang anggotanya diperkirakan lebih dari 200 orang.

Namun, banyak pengojek mengaku dirugikan atas tindakan oknum tersebut. Khawatir tempat mencari nafkah mereka terdampak, puluhan pengojek dari berbagai pangkalan—termasuk Pasar Karang—menggelar jumpa pers untuk menyatakan bahwa mereka tidak terlibat dan tidak berafiliasi dengan kelompok mana pun.

Pamax (31), pengojek Pasar Karang sekaligus anggota Komunitas Nabire Baru, menegaskan bahwa hanya segelintir orang yang hadir dalam aksi tersebut.

“Dalam poster terlihat beberapa orang memakai helm biru dan mengatasnamakan ojek, tetapi itu tidak mewakili semua pengojek di Kota Nabire,” tegas Pamax.
“Kami ojek hanya untuk mencari kebutuhan sehari-hari dan tidak memihak baik TNI maupun TPNPB-OPM. Tugas kami hanya mengantar penumpang.”

Ia menambahkan bahwa klarifikasi ini penting agar masyarakat tidak salah memahami situasi dan tidak menggeneralisasi seluruh pengojek.

Pengojek Minta Jangan Dilibatkan

Di lokasi yang sama, Yan (29), pengojek helm biru lainnya, meminta agar para oknum yang terlibat aksi tidak menyeret nama seluruh pengojek.

“Kami minta kepada pihak-pihak terkait untuk tidak melibatkan semua pengojek. Ini urusan oknum, jangan sampai merata-matakan seluruh pengojek yang sedang mencari nafkah,” ujarnya.

Yan juga menanggapi ancaman yang dikeluarkan KOMNAS TPNPB-OPM.

“Kalau memang mau cari siapa, silakan langsung ke oknumnya saja. Tidak semua pengojek terlibat.”

TPNPB-OPM Keluarkan Ancaman

Dalam siaran pers resmi, Juru Bicara KOMNAS TPNPB, Sebby Sambom, mengimbau pasukan TPNPB di wilayah adat Meepago untuk mengeksekusi pengojek berhelm biru dan kuning di Nabire. Mereka dituduh sebagai “bagian dari agen intelijen pemerintah Indonesia”.

Pernyataan tersebut membuat para pengojek merasa resah karena profesi mereka kini berada dalam situasi berbahaya akibat generalisasi tersebut. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Jaindapa, Koops TNI Habema: Itu Biji Besi Toki Lonceng 

5 Juni 2026 - 13:48 WIB

IMG 20260605 WA0127

Pemkab Mimika dan PKK Tanam 400 Pohon Kelor di Kampung Nawaripi

5 Juni 2026 - 13:45 WIB

IMG 20260605 WA0054

PTFI dan Pemkab Mimika Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dorong Aksi Nyata Jaga Bumi

5 Juni 2026 - 13:35 WIB

IMG 20260605 WA0035

Dinas Kesehatan Mimika Ajak Tokoh Masyarakat Dukung PHBS untuk Tekan Angka Penyakit

5 Juni 2026 - 13:19 WIB

IMG 20260604 WA0046

Kegiatan Padat Karya, Distrik Kwamki Narama Fokuskan Penyediaan Makanan Bergizi dan Penurunan Angka Stunting

5 Juni 2026 - 13:03 WIB

IMG 20260604 WA0039
Trending di Headline