Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

Headline

YPMAK Perkokoh Komitmen Kelola Dana Abadi, Suku Amungme dan Kamoro

Etty Welerbadge-check


					YPMAK Perkokoh Komitmen Kelola Dana Abadi, Suku Amungme dan Kamoro Perbesar

TIMIKA – Dana Abadi bagi Suku Amungme dan Suku Kamoro, yang menjadi pilar pemberdayaan masyarakat adat di sekitar wilayah operasional PT Freeport Indonesia, kembali menjadi sorotan.

Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) baru-baru ini mempertegas komitmennya bahwa pengelolaan dan penempatan dana strategis tersebut tetap berada di bawah struktur Yayasan. Keputusan ini bukan sekadar penegasan operasional biasa, melainkan penguatan mandat yang telah berjalan selama dua dekade.

Ketua Pembina YPMAK, Engel Enoch, menjelaskan bahwa seluruh keputusan strategis terkait Dana Abadi ini, mulai dari pembentukan, tata kelola, hingga alokasi tahunan, selalu ditetapkan melalui Rapat Pembina YPMAK. Alokasi dana ini sendiri telah dilakukan secara berkelanjutan oleh YPMAK, sejak tahun 2003.

“Secara aset dan mandat, Dana Abadi untuk Suku Amungme dan Suku Kamoro masih berada dalam struktur YPMAK, sesuai keputusan Pembina YPMAK. Tidak ada keputusan pemindahan mandat ke entitas baru manapun,” tegas Engel Enoch.

Meluruskan berbagai isu yang mungkin beredar di ruang publik. Sifat Dana Abadi yang melibatkan hajat hidup masyarakat adat membuat pengelolaannya diawasi ketat oleh berbagai pihak.

Rapat Pembina YPMAK, sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi, mencakup perwakilan dari unsur-unsur kunci : PT Freeport Indonesia, MIND ID (BUMN Holding Industri Pertambangan/Inalum) serta Lemasa, Lemasko (lembaga masyarakat adat) dan Pemerintah Kabupaten Mimika.

Komposisi Pembina ini menunjukkan upaya sinergi lintas sektoral, memastikan pengelolaan dana berjalan transparan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang diwakili oleh Lemasa dan Lemasko.

Engel Enoch menambahkan, hingga saat ini, forum Rapat Pembina tersebut belum pernah mengeluarkan keputusan untuk memindahkan mandat pengelolaan Dana Abadi kepada pihak lain.

“Informasi ini perlu kami luruskan, untuk menjaga tertib komunikasi publik dan memastikan masyarakat memperoleh gambaran yang benar mengenai status pengelolaan dana,” ujar Engel.

Penegasan ini menjadi penegasan YPMAK untuk terus menjalankan peran-nya sebagai institusi pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia.

“Kami tetap berkomitmen menjalankan pengelolaan Dana Abadi sesuai keputusan dan mekanisme resmi yang telah ditetapkan oleh Rapat Pembina YPMAK,” tutup Engel. (ET)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemenag Papua Gelar Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas, Tegaskan Komitmen Layanan Inklusif

26 Juni 2026 - 07:15 WIB

IMG 20260626 WA0030

Lantik Pimpinan Baru Periode 2026 – 2031, Gubernur Papua Ajak BAZNAS Perkuat Kolaborasi untuk Wujudkan Papua Cerah

26 Juni 2026 - 07:04 WIB

IMG 20260626 WA0012

Sosialisasi Kamtibmas dan Bakti Sosial Perkuat Sinergi Masyarakat Dukung Pembangunan Papua Tengah

26 Juni 2026 - 06:45 WIB

IMG 20260626 WA0059

Bupati Deiyai Tegaskan Satpol PP Harus Aktif di Lapangan, Anggota Yang Malas Akan Dicoret

26 Juni 2026 - 06:39 WIB

IMG 20260626 WA0041

Tak Tahan Perilaku Keji Kelompoknya, 10 Anggota TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya Ikrar Setia Kepada NKRI

26 Juni 2026 - 06:32 WIB

IMG 20260625 WA0117
Trending di Headline