Menu

Mode Gelap
Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar

Headline

Pentingnya Kesadaran Bela Negara, Kesbangpol Gelar FGD

Etty Welerbadge-check


					Pentingnya Kesadaran Bela Negara, Kesbangpol Gelar FGD Perbesar

TIMIKA – Badan Kesatuan kebangsaan dan politik (Kesbangpol) Kabupaten Mimika menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk menegaskan pentingnya kesadaran bela negara.

Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Mimika yang diwakili oleh Asisten III Setda Mimika Evert Lucas Hindom ini berlangsung di Hotel Horison Diana, Jumat (24/10/2025) dengan menghadirkan narasumber dari Direktorat Bina Ideologi Karakter dan Wawasan Kebangsaan Dirjen Polpum.

Tujuan kegiatan tersebut adalah memberikan pemahaman terkait melindungi segenap bangsa, melestarikan budaya, menjalankan nilai Pancasila dan UUD 1945 dan mewujudkan cita-cita bangsa untuk menjadi negara yang berdaulat dan makmur.

Mewakili Bupati Mimika Evert Hindom dalam sambutan menyampaikan bahwa konsepsi dasar bela negara bermula dari rasa cinta tanah air, yaitu perasaan yang timbul dari hati dan jiwa seseorang sehingga menumbuhkan kepedulian, kebanggaan, serta kesetiaan kepada bangsa dan tanah air.

Bela negara merupakan tekad, sikap, perilaku, dan tindakan warga negara, baik secara individu maupun kolektif, dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa.

Disampaikannya juga bahwa sebagai aparatur negara, ASN diharapkan memiliki jiwa dan sikap bela negara serta cinta tanah air, yang diwujudkan melalui pelaksanaan tugas dan pengabdian secara profesional dan penuh tanggung jawab.

“Dalam menjalankan tugas, ASN juga perlu menjunjung tinggi kearifan lokal, sebagai bentuk penerapan wawasan nusantara yang menghormati keragaman budaya dan nilai-nilai daerah,” kata Evert.

Selain itu sebagai pejabat pengawas, ASN juga harus mampu menjadi contoh dan panutan bagi bawahannya serta memantau penerapan nilai-nilai pancasila, UUD 1945, dan wawasan kebangsaan di lingkungan kerja masing-masing. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Insentif Guru Madrasah Non ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026

18 Juni 2026 - 12:32 WIB

IMG 20260617 WA0001

Pemkab Deiyai Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran DAK dari KPPN Nabire

18 Juni 2026 - 12:27 WIB

IMG 20260618 WA0014

Kapolres Nabire Tegaskan Penimbun BBM Akan Diproses Hukum

18 Juni 2026 - 12:23 WIB

IMG 20260618 WA0013

Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG di Nabire Aman Hingga Empat Minggu 

18 Juni 2026 - 12:20 WIB

IMG 20260618 WA0011

Pemkab Nabire Beri Waktu Sebulan: Kendaraan Pelat Luar Wajib Mutasi, BBM Subsidi dan Pajak Jadi Alasan Utama

18 Juni 2026 - 12:16 WIB

IMG 20260618 WA0009
Trending di Headline