Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

DPR Papua Tengah dan DPD RI Gelar Hearing Dialog Bersama Pengungsi Intan Jaya di Nabire 

Etty Welerbadge-check


					DPR Papua Tengah dan DPD RI Gelar Hearing Dialog Bersama Pengungsi Intan Jaya di Nabire  Perbesar

NABIRE — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Tengah bersama Panitia Khusus (Pansus) Kemanusiaan DPR Papua Tengah dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia menggelar hearing dialog bersama para pengungsi asal Intan Jaya dan daerah terdampak lainnya, Selasa (14/10/2025), di Auditorium RRI Nabire.

Dialog ini menghadirkan sejumlah narasumber penting, di antaranya Yohanes Kemong, Anggota DPR Papua Tengah sekaligus Ketua Pansus Kemanusiaan; Yoris Raweyai, Wakil Ketua DPD RI; serta Lis Tabuni, Anggota DPD RI Perwakilan Papua Tengah.  Acara ini dimoderatori oleh John Nr. Gobay, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah.

Dalam sambutannya, John Nr. Gobay menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya dialog tersebut yang mempertemukan berbagai pihak untuk membicarakan kondisi kemanusiaan dan keamanan di wilayah Papua Tengah, khususnya di Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya.

“Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan karena kami masih hadir di tempat ini untuk membicarakan situasi yang terjadi di Papua Tengah. Kita ketahui bersama bahwa di satu sisi pembangunan terus bergerak dengan percepatan, namun di sisi lain percepatan kekerasan juga terus terjadi. Dua hal ini harus disikapi oleh DPR Papua Tengah sebagai lembaga wakil rakyat,” ujar Gobay.

Ia menegaskan bahwa tujuan pembentukan daerah otonom baru (DOB) bukanlah untuk menciptakan konflik atau memperpanjang operasi keamanan, tetapi untuk memberikan kesejahteraan dan kebahagiaan bagi masyarakat Papua Tengah.

“Dalam berbagai regulasi tidak pernah disebutkan bahwa pembentukan DOB dimaksudkan untuk mempertahankan operasi penegakan hukum yang berujung pada kekerasan dan pelanggaran HAM. Esensinya adalah bagaimana DOB bisa membuat rakyat bahagia, bukan menangis,” tegasnya.

Gobay juga mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, aparat keamanan, maupun kelompok masyarakat sipil, untuk mengedepankan prinsip kemanusiaan dan perdamaian dalam menyikapi berbagai persoalan di Tanah Papua.

“Tuhan memberikan kita waktu hidup di dunia ini untuk berbuat baik, supaya nanti kita masuk surga. Hidup ini hanya sementara. Yang utama dari pertemuan ini adalah bagaimana kita menjadi duta damai dan penyelamat bagi tanah ini, bukan menjadi iblis atau Yudas bagi sesama,” tutupnya.

Kegiatan hearing dialog ini menjadi wadah penting untuk mendengarkan aspirasi para pengungsi serta mencari solusi damai atas konflik kemanusiaan yang masih terjadi di beberapa wilayah Papua Tengah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satpol PP Mimika Sosialisasi Penertiban Lapak: Pedagang Diminta Mundur 2 Meter dari Jalan, Banyak yang Patuh Bongkar Sendiri

10 Juni 2026 - 01:09 WIB

Screenshot 20260610 095748 Gallery

Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Papua 2026-2031 Masuki Tahap Wawancara Faktual

9 Juni 2026 - 14:44 WIB

IMG 20260609 WA0042

Gerak Cepat Polisi Tangkap Pelaku Curas yang Pukul dan Banting Wanita di Timika

9 Juni 2026 - 14:34 WIB

IMG 20260609 WA0107

Ditinggal Beli Makan Motor Matic Digasak Maling, Pelaku Ditangkap Usai Aksi Kejar-Kejaran Dengan Korban

9 Juni 2026 - 14:28 WIB

IMG 20260609 WA0087

Pemprov Papua Tengah Dorong Ekonomi Kerakyatan Melalui Kajian Potensi Daerah dan Peluncuran Koperasi Honai Papua Tengah Terang

9 Juni 2026 - 14:21 WIB

IMG 20260609 WA0081
Trending di Headline