TIMIKA – Langkah Bupati Mimika, Johannes Rettob, yang berhasil mendapatkan kuota khusus Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk ratusan anak Orang Asli Papua (OAP) dari suku Amungme dan Kamoro mendapat apresiasi dari Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Mimika, Awen Magai.
Awen Magai menyambut baik kebijakan ini, yang dinilainya sebagai bentuk perhatian serius pemerintah daerah terhadap kesejahteraan dan masa depan generasi muda asli Mimika.
“Kami dari KNPI Mimika sangat mengapresiasi terobosan yang dilakukan Bapak Bupati Johannes Rettob. Ini adalah bukti komitmen beliau untuk memberikan ruang yang lebih besar bagi anak-anak Amungme dan Kamoro untuk berkarya dan membangun daerahnya,” ujar Awen Magai. Senin, (18/08/2025).
Menurutnya, pemberian kuota khusus ini tidak hanya membuka peluang kerja, tetapi juga menjadi motivasi besar bagi anak muda OAP untuk terus meningkatkan kualitas diri. “Ini adalah langkah konkret yang akan berdampak positif jangka panjang. Anak-anak muda akan termotivasi untuk belajar dan mempersiapkan diri dengan baik agar bisa lolos seleksi,” tambahnya.
Informasi mengenai kuota khusus ini sebelumnya disampaikan oleh Bupati Johannes Rettob usai memimpin upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Puspem, Minggu (17/8/2025). Bupati menyebutkan bahwa Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Republik Indonesia secara khusus telah memberikan kuota sebanyak 219 formasi untuk anak-anak suku Amungme dan Kamoro.
Untuk memastikan mereka siap, Bupati menjelaskan bahwa para calon akan terlebih dahulu mengikuti bimbingan belajar dan ujian agar dapat diterima sebagai ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Johannes Rettob juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada 538 CPNS formasi tahun 2024. Penyerahan SK ini menjadi kado manis di momen kemerdekaan bagi para CPNS setelah penantian yang cukup panjang.






