Menu

Mode Gelap
Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar

News

Tiga Kabupaten di Papua Tengah Jadi Percontohan Sekolah Sepanjang Hari

adminbadge-check


					Tiga Kabupaten di Papua Tengah Jadi Percontohan Sekolah Sepanjang Hari Perbesar

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan mulai menerapkan Program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) di tiga kabupaten sebagai proyek percontohan. Tiga daerah tersebut adalah Kabupaten Mimika, Nabire, dan Paniai.

Program ini dipilih sebagai strategi mempercepat peningkatan mutu pendidikan sekaligus menekan angka putus sekolah, khususnya di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

“Kami ingin memastikan semua pihak memahami konsep SSH dengan jelas, mulai dari durasi belajar, metode pembelajaran, hingga dukungan bagi anak-anak Papua di wilayah 3T,” ujar Kepala Bidang Pengelolaan Data dan Fasilitas Pendidikan, Yulianus Kuayo. Jumat, (01/08/2025) lalu.

Kuayo menjelaskan, SSH merupakan salah satu program prioritas Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, di bidang pendidikan. Melalui sistem belajar yang lebih panjang dan terstruktur, SSH diharapkan mampu menghadirkan pendidikan yang bermutu, adil, dan ramah anak, terutama bagi siswa di daerah yang selama ini kurang terjangkau layanan pendidikan.

“Ini bagian dari misi Papua Tengah Terang—membuka akses pendidikan lebih luas bagi anak-anak Papua, agar mereka punya kesempatan belajar yang setara,” tegas Kuayo.

Untuk tahap awal, setiap kabupaten diminta mengusulkan lebih dari dua sekolah yang memenuhi kriteria. Pemerintah provinsi kemudian akan memilih satu hingga dua sekolah di tiap daerah sebagai lokasi uji coba.

“Di Mimika, lokusnya sudah ditetapkan di Kokonau. Untuk Nabire dan Paniai, kami masih menunggu usulan sekolahnya,” jelasnya.

Kuayo berharap, pelaksanaan SSH bisa menjadi tonggak penting pemerataan pendidikan di Papua Tengah. “Target kami bukan hanya menurunkan angka putus sekolah, tapi juga menciptakan lingkungan belajar yang humanis, memberdayakan, dan mempersiapkan generasi muda Papua untuk masa depan,” pungkasnya.

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Insentif Guru Madrasah Non ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026

18 Juni 2026 - 12:32 WIB

IMG 20260617 WA0001

Pemkab Deiyai Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran DAK dari KPPN Nabire

18 Juni 2026 - 12:27 WIB

IMG 20260618 WA0014

Kapolres Nabire Tegaskan Penimbun BBM Akan Diproses Hukum

18 Juni 2026 - 12:23 WIB

IMG 20260618 WA0013

Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG di Nabire Aman Hingga Empat Minggu 

18 Juni 2026 - 12:20 WIB

IMG 20260618 WA0011

Pemkab Nabire Beri Waktu Sebulan: Kendaraan Pelat Luar Wajib Mutasi, BBM Subsidi dan Pajak Jadi Alasan Utama

18 Juni 2026 - 12:16 WIB

IMG 20260618 WA0009
Trending di Headline