Menu

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa Pigai Tegaskan 10 Persen Saham Freeport Harus untuk Papua Tengah Gubernur Meki Nawipa Siapkan Coffee Morning Bersama Wartawan di Nabire Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua

Headline

Bupati Resmikan SIM-RS dan Ruang PICU RSUD Nabire

Etty Welerbadge-check


					Bupati Resmikan SIM-RS dan Ruang PICU RSUD Nabire Perbesar

NABIRE — Pemerintah Kabupaten Nabire resmi meluncurkan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM-RS) sekaligus meresmikan ruang Perawatan Intensif Anak (PICU) di BLUD RSUD Nabire. Peresmian ini dihadiri langsung oleh Bupati Nabire, Mesak Magai, bersama jajaran pimpinan daerah dan tenaga medis.

Dalam sambutannya, Bupati Mesak Magai menegaskan bahwa penerapan SIM-RS merupakan langkah strategis untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Nabire. Sistem ini akan memantau seluruh aspek layanan, mulai dari data pasien, ketersediaan tempat tidur, hingga pengelolaan keuangan dan kerjasama dengan BPJS.

“Melalui SIM-RS, semua pelayanan akan termonitor, bukan hanya oleh pihak internal rumah sakit tetapi juga oleh masyarakat. Transparansi ini penting untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan maksimal,” ujar Mesak Magai dalam sambutannya Senin, (11/8/2025)

Bupati juga menyampaikan bahwa dengan adanya ruang PICU, RSUD Nabire kini dapat menangani kasus-kasus kritis pada anak tanpa harus dirujuk ke luar daerah. Ia berharap fasilitas baru ini dapat menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat.

Selain itu, Bupati menyoroti pentingnya pembenahan manajemen dan sumber daya manusia di RSUD Nabire. Ia mengumumkan bahwa kontrak tenaga non-medis akan dievaluasi, dan pihak ketiga yang dinilai bermasalah akan dihentikan.

“Saya ingin pelayanan benar-benar maksimal. Jika ada pihak yang menghambat, akan diganti. Kita fokus pada kesejahteraan tenaga medis dan peningkatan pelayanan masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga meminta seluruh tenaga medis dan manajemen rumah sakit untuk menghindari kesalahan diagnosis dan memastikan pelayanan berbasis data yang akurat melalui SIM-RS. Menurutnya, sistem ini akan mempermudah pengawasan oleh pemerintah daerah maupun provinsi.

“Dengan SIM-RS, saya bisa memantau langsung berapa pasien yang dirawat, jenis penyakitnya, lama perawatan, dan sumber pembiayaannya. Semua akan tercatat secara transparan,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Mesak Magai menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga medis, manajemen RSUD, dan pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan inovasi pelayanan kesehatan ini. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wakapolda Papua Tengah: 350 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Dua Sektor

24 Agustus 2026 - 04:38 WIB

IMG 20260824 WA0007

Kemarau Mulai Mencekik Pesisir Mimika, Warga Amar hingga Kaipiraya Mulai Kesulitan Air

24 Agustus 2026 - 03:58 WIB

IMG 20260824 WA0015

Bunyi Tembakan di Mile 61 Tembagapura Belum Terbukti, Polisi Imbau Warga Tak Sebarkan Isu

24 Agustus 2026 - 03:36 WIB

IMG 20260824 WA0011

Situasi Jila Masih Kondusif, Polisi Terus Kejar Titik Terang Kasus Sembilan Warga yang Dibawah Paksa 

24 Agustus 2026 - 03:33 WIB

IMG 20260824 WA0011

Bupati Mimika Imbau Warga Tidak Bakar Sampah Sembarang Ditengah Ancaman El Nino dan Kekeringan

24 Agustus 2026 - 03:29 WIB

IMG 20260824 WA0014
Trending di Headline