Menu ✖

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah di ASEAN

Headline

Edukasi HIV/AIDS Harus Dimulai dari Rumah, Agama, dan Kepedulian pada Masa Depan Papua

Etty Welerbadge-check


					Edukasi HIV/AIDS Harus Dimulai dari Rumah, Agama, dan Kepedulian pada Masa Depan Papua Perbesar

NABIRE – Lonjakan jumlah kasus HIV/AIDS di Provinsi Papua Tengah menjadi perhatian serius berbagai pihak. Berdasarkan data Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Provinsi Papua Tengah hingga Desember 2024, jumlah akumulatif kasus HIV/AIDS di Papua Tengah telah mencapai 22.868 kasus, dengan 12.272 di antaranya adalah perempuan.

Namun, data terbaru menunjukkan peningkatan yang signifikan. Ketua KPA Provinsi Papua Tengah, Freny Anouw, menyampaikan bahwa saat ini kasus HIV/AIDS telah melonjak menjadi lebih dari 23.861 kasus.

“Dulu masih di bawah 22 ribu. Sekarang sudah naik ke atas 23 ribu. Ini harus menjadi peringatan bagi kita semua,” ujarnya Anouw kepada awak Media di Nabire pada Rabu, (6/8/2025)

Menurut Freny, peningkatan ini disebabkan oleh dua hal utama. Pertama, karena aksi-aksi aktif dari KPA di tingkat provinsi dan kabupaten, serta dukungan dari LSM dan keluarga yang mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk melakukan pemeriksaan HIV secara sukarela.

“Anak-anak muda sekarang banyak yang mulai datang periksa. Ada yang ke RSUD, ada juga yang lewat jalur-jalur lain. Ini membuat data kita lebih terbuka dan akurat,” jelasnya.

Namun, di sisi lain, tingginya angka kasus juga mencerminkan memburuknya pergaulan generasi muda saat ini. Freny menyoroti bahwa banyak anak muda yang lebih sering berada di luar rumah, keluar malam, terpengaruh lingkungan, dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap hal-hal negatif, termasuk seks bebas dan gaya hidup berisiko.

“Anak-anak sekarang bukan hanya ingin coba seks bebas, tapi juga hal-hal lain yang merusak diri. Maka kami sampaikan kepada anak-anak muda di Papua Tengah: jaga diri baik-baik,” tegasnya.

Pentingnya Peran Orang Tua dan Agama

Dalam upaya edukasi dan pencegahan, Freny menekankan bahwa peran keluarga, khususnya orang tua, adalah yang pertama dan utama. Nasihat sederhana di rumah tentang apa yang baik dan buruk, bisa menjadi pelindung awal dari perilaku berisiko.

“Orang tua selalu bilang: kalau kamu pegang silet, bisa kena. Kalau kamu keluar malam, bisa bahaya. Nasihat tentang iman dan kesehatan harus mulai dari rumah,” tuturnya.

Selain keluarga, ajaran agama juga sangat penting. Freny mengingatkan bahwa semua agama mengajarkan bahwa perzinahan dan seks bebas adalah dosa. Karena itu, anak-anak muda perlu kembali mendengar nasihat-nasihat moral dan spiritual dari pemuka agama.

Usia Produktif Rentan HIV/AIDS

KPA mencatat bahwa kelompok usia produktif antara 14 hingga 25 tahun adalah kelompok yang paling rentan terkena HIV/AIDS. Di usia ini, anak-anak muda berada di titik transisi, penuh semangat dan rasa ingin tahu, namun juga paling mudah terpengaruh.

“Maka kami di KPA sampaikan kepada semua anak-anak muda: jaga diri, dengar nasihat orang tua, takut akan Tuhan, dan pikirkan masa depan Papua,” pesan Freny.

Ia menutup pernyataannya dengan ajakan reflektif bagi generasi muda di Papua:

“Kalau kalian semua rusak dan habis, siapa yang akan pimpin Papua ini? Gereja butuh kalian, pemerintah butuh kalian, dan masyarakat Papua butuh generasi yang sehat dan bertanggung jawab.” (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Festival Budaya Mimika Hidupkan Kembali Warisan Amungme-Kamoro

5 Oktober 2026 - 13:10 WIB

IMG 20261005 WA0038

Uskup Hilarion Ajak Umat Katolik di Fakfak Jaga Lingkungan dan Hindari Pembakaran Sembarangan

5 Oktober 2026 - 13:05 WIB

IMG 20261005 WA0035

OTK Bersenjata Parang dan Pisau Serang Pasutri di Paniai, Polisi Buru Pelaku

5 Oktober 2026 - 13:00 WIB

IMG 20261005 WA0032

Sopir Kadis Dukcapil Dogiyai Dibacok OTK, Polisi Kejar Pelaku

5 Oktober 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261005 WA0030

HUT ke-81 TNI, Dandim Mimika Tekankan Disiplin, Netralitas dan Kepedulian

5 Oktober 2026 - 12:14 WIB

IMG 20261005 WA0029
Trending di Headline