NABIRE — Warga Kampung Kali Semen, Distrik Nabire Barat, dikejutkan oleh aksi dugaan percobaan pemerkosaan yang terjadi pada Selasa pagi (29/7/2025) sekitar pukul 09.00 WIT.
Namun, saat aparat kepolisian mengamankan pelaku, terungkap temuan mencengangkan: 11 unit sepeda motor tanpa identitas jelas alias bodong ditemukan di rumahnya.
Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatirau, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Bertu Haridyka, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan bahwa pelaku berinisial A.T. (14), warga asal Dogiyai, awalnya datang ke rumah korban Q.E.R.S. (22) dengan dalih menanyakan alamat. Namun kemudian mencoba melakukan tindak asusila dengan mencekik korban dan membuka pakaiannya.
Korban yang merupakan ibu rumah tangga berhasil melawan dengan menggigit tangan pelaku dan berteriak, hingga warga datang menolong. Pelaku sempat kabur, namun akhirnya berhasil ditangkap dan dibawa ke rumahnya oleh warga dan aparat.
“Saat tim mengamankan pelaku, kami temukan 11 unit sepeda motor tanpa kelengkapan surat. Sebagian besar kendaraan berasal dari luar Papua dan diduga hasil tindak pidana,” jelas AKP Bertu, Rabu (30/7/2025).
Berikut daftar sepeda motor yang diamankan:
1. Honda Verza (tanpa identitas pemilik)
2. Honda Vario merah (tanpa identitas pemilik)
3. Yamaha Mio 125 merah (tanpa identitas pemilik)
4. Honda Revo (tanpa identitas pemilik)
5. Yamaha Jupiter MX (tanpa identitas pemilik)
6. Honda Supra X – atas nama Amir (Mapia, Dogiyai)
7. Honda Mega Pro – atas nama Pemkab Dogiyai (Setwan)
8. Yamaha Mio 125 – atas nama Tuijen (Yaro, Nabire)
9. Honda Vario merah muda – atas nama Hj. Najeriah (Karang Mulia, Nabire)
10. Honda Supra X – atas nama Emanuel Dogomo (Kamp Kali Semen)
11. Honda Beat – digunakan pelaku saat kejadian (plat B 5203 FLC)
Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Nabire Barat untuk proses penyidikan lebih lanjut.
“Kami masih melakukan pendalaman. Dugaan kuat, pelaku terlibat dalam jaringan pencurian kendaraan bermotor,” tambah Kasat Reskrim.
Polres Nabire mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan agar segera melapor dengan membawa dokumen kepemilikan untuk proses pencocokan. (MB)






