NABIRE — Anggota dewan perwakilan daerah republik Indonesia DPD RI perwakilan Papua Tengah dari Komite III, Wilhelmus Pigai, melakukan kunjungan kerja reses di dua titik di Kabupaten Nabire, yakni di Majelis Taklim Jalan PDAM Merdeka dan Gereja KINGMI Jemaat Totamana, Selasa (29/7/2025). Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan kitab suci kepada masyarakat, berupa Al-Qur’an untuk umat Muslim dan Alkitab untuk umat Kristiani.
Usai penyerahan kita Suci, Wilhelmus Pigai menyampaikan bahwa reses ini bertujuan untuk mendengarkan langsung aspirasi rakyat dan memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat.
“Saya datang ke sini bukan hanya untuk menyerahkan Al-Qur’an dan Alkitab, tapi untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat. Kita harus bangkit, jangan mudah terpengaruh hal negatif. Harus bersama pemerintah, meskipun kadang kita berbeda pendapat, itu tetap pimpinan kita,” ungkapnya.
Wilhelmus juga mengingatkan pentingnya membangun kebiasaan membaca kitab suci sebagai cara mendekatkan diri kepada Tuhan. “Jangan kita lupakan Tuhan. Kita harus baca Alkitab, Al-Qur’an supaya tahu pekerjaan-pekerjaan Tuhan. Ini penting,” katanya
Tak hanya itu, ia juga menyinggung masalah keamanan yang marak terjadi belakangan ini, terutama kasus pemegalan. Menurutnya, penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, dan masyarakat diminta tidak main hakim sendiri.
“Pemegalan bukan hanya terjadi di Nabire, tapi juga di Timika. Saya minta kepolisian di Nabire bertindak tegas. Kalau ada kejadian, jangan main hakim sendiri, laporkan ke aparat,” ujarnya tegas.
Dalam kesempatan itu, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Paniai turut menyampaikan aspirasi soal pembentukan Kantor Wilayah Kementerian Agama Papua Tengah yang hingga kini belum terbentuk.
Meski verifikasi dan dokumen pendukung telah diserahkan, pihaknya berharap DPD RI wilayah Papua tengah dapat membantu mendorong realisasi pembentukan kanwil tersebut dalam rapat-rapat kerja bersama Kemenag RI. (MB)






