Menu

Mode Gelap
Senator Wilhelmus Pigai Dorong Percepatan Pembangunan RSUD Papua Tengah Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat Mendikdasmen dan BNN Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Integrasi Kurikulum Anti Narkoba DPD RI Tegaskan Keseriusan Politik dan Kelembagaan Kawal Isu HAM di Papua Menko Polkam dan DPD RI Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah untuk Kebijakan yang Lebih Efektif

Headline

Reses di Nabire, Anggota Komite III DPD RI Papua Tengah Wilhelmus Pigai Serahkan Kitab Suci dan Serap Aspirasi Masyarakat

Etty Welerbadge-check


					Reses di Nabire, Anggota Komite III DPD RI Papua Tengah Wilhelmus Pigai Serahkan Kitab Suci dan Serap Aspirasi Masyarakat Perbesar

NABIRE — Anggota dewan perwakilan daerah republik Indonesia DPD RI perwakilan Papua Tengah dari Komite III, Wilhelmus Pigai, melakukan kunjungan kerja reses di dua titik di Kabupaten Nabire, yakni di Majelis Taklim Jalan PDAM Merdeka dan Gereja KINGMI Jemaat Totamana, Selasa (29/7/2025). Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan kitab suci kepada masyarakat, berupa Al-Qur’an untuk umat Muslim dan Alkitab untuk umat Kristiani.

Usai penyerahan kita Suci, Wilhelmus Pigai menyampaikan bahwa reses ini bertujuan untuk mendengarkan langsung aspirasi rakyat dan memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat.

“Saya datang ke sini bukan hanya untuk menyerahkan Al-Qur’an dan Alkitab, tapi untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat. Kita harus bangkit, jangan mudah terpengaruh hal negatif. Harus bersama pemerintah, meskipun kadang kita berbeda pendapat, itu tetap pimpinan kita,” ungkapnya.

Wilhelmus juga mengingatkan pentingnya membangun kebiasaan membaca kitab suci sebagai cara mendekatkan diri kepada Tuhan. “Jangan kita lupakan Tuhan. Kita harus baca Alkitab, Al-Qur’an supaya tahu pekerjaan-pekerjaan Tuhan. Ini penting,” katanya

Tak hanya itu, ia juga menyinggung masalah keamanan yang marak terjadi belakangan ini, terutama kasus pemegalan. Menurutnya, penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, dan masyarakat diminta tidak main hakim sendiri.

“Pemegalan bukan hanya terjadi di Nabire, tapi juga di Timika. Saya minta kepolisian di Nabire bertindak tegas. Kalau ada kejadian, jangan main hakim sendiri, laporkan ke aparat,” ujarnya tegas.

Dalam kesempatan itu, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Paniai turut menyampaikan aspirasi soal pembentukan Kantor Wilayah Kementerian Agama Papua Tengah yang hingga kini belum terbentuk.

Meski verifikasi dan dokumen pendukung telah diserahkan, pihaknya berharap DPD RI wilayah Papua tengah dapat membantu mendorong realisasi pembentukan kanwil tersebut dalam rapat-rapat kerja bersama Kemenag RI. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Umat Katolik Mimika Diajak Maknai Rabu Abu dengan Pertobatan dan Komitmen Perubahan

18 Februari 2026 - 14:36 WIB

Img 20260218 wa0059

Sambut Ramadan 1447 H, Menag ajak Perkuat Kesalehan Sosial dan Harmoni Kebangsaan

18 Februari 2026 - 14:01 WIB

Img 20260218 wa0057

Pelaku Penikaman Seorang Penjual Pinang Diduga Kuat KKB

18 Februari 2026 - 13:26 WIB

Img 20260218 wa0115

Terjatuh dan Tenggelam di Sungai, Anak Usia 3 Tahun Ditemukan MD

18 Februari 2026 - 13:22 WIB

Img 20260218 wa0114

Pj Sekda Papua Tengah Tegaskan Jabatan Adalah Amanah, Pejabat Baru Diminta Langsung Gaspol Bekerja

18 Februari 2026 - 13:17 WIB

Img 20260218 wa0108
Trending di Headline