Menu ✖

Mode Gelap
Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah

Headline

Reses di Nabire, Anggota Komite III DPD RI Papua Tengah Wilhelmus Pigai Serahkan Kitab Suci dan Serap Aspirasi Masyarakat

Etty Welerbadge-check


					Reses di Nabire, Anggota Komite III DPD RI Papua Tengah Wilhelmus Pigai Serahkan Kitab Suci dan Serap Aspirasi Masyarakat Perbesar

NABIRE — Anggota dewan perwakilan daerah republik Indonesia DPD RI perwakilan Papua Tengah dari Komite III, Wilhelmus Pigai, melakukan kunjungan kerja reses di dua titik di Kabupaten Nabire, yakni di Majelis Taklim Jalan PDAM Merdeka dan Gereja KINGMI Jemaat Totamana, Selasa (29/7/2025). Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan kitab suci kepada masyarakat, berupa Al-Qur’an untuk umat Muslim dan Alkitab untuk umat Kristiani.

Usai penyerahan kita Suci, Wilhelmus Pigai menyampaikan bahwa reses ini bertujuan untuk mendengarkan langsung aspirasi rakyat dan memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat.

“Saya datang ke sini bukan hanya untuk menyerahkan Al-Qur’an dan Alkitab, tapi untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat. Kita harus bangkit, jangan mudah terpengaruh hal negatif. Harus bersama pemerintah, meskipun kadang kita berbeda pendapat, itu tetap pimpinan kita,” ungkapnya.

Wilhelmus juga mengingatkan pentingnya membangun kebiasaan membaca kitab suci sebagai cara mendekatkan diri kepada Tuhan. “Jangan kita lupakan Tuhan. Kita harus baca Alkitab, Al-Qur’an supaya tahu pekerjaan-pekerjaan Tuhan. Ini penting,” katanya

Tak hanya itu, ia juga menyinggung masalah keamanan yang marak terjadi belakangan ini, terutama kasus pemegalan. Menurutnya, penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, dan masyarakat diminta tidak main hakim sendiri.

“Pemegalan bukan hanya terjadi di Nabire, tapi juga di Timika. Saya minta kepolisian di Nabire bertindak tegas. Kalau ada kejadian, jangan main hakim sendiri, laporkan ke aparat,” ujarnya tegas.

Dalam kesempatan itu, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Paniai turut menyampaikan aspirasi soal pembentukan Kantor Wilayah Kementerian Agama Papua Tengah yang hingga kini belum terbentuk.

Meski verifikasi dan dokumen pendukung telah diserahkan, pihaknya berharap DPD RI wilayah Papua tengah dapat membantu mendorong realisasi pembentukan kanwil tersebut dalam rapat-rapat kerja bersama Kemenag RI. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dinkes Paniai Apresiasi Bantuan 20 Ribu Masker dari Pemprov Papua Tengah

14 Oktober 2026 - 14:43 WIB

IMG 20261014 WA0030

Terombang-ambing Semalaman di Perairan Yapero, Enam Korban KM Citra Harapan Selamat

14 Oktober 2026 - 14:39 WIB

IMG 20261014 WA0028

DP3AKB Deiyai Salurkan BKB Kit ke TK PAUD Yomeni, Dukung Pembelajaran Anak Usia Dini

14 Oktober 2026 - 14:32 WIB

IMG 20261014 WA0023

Kabut Asap Selimuti Deiyai, Puskesmas Gakokebo Imbau Warga Gunakan Masker

14 Oktober 2026 - 14:22 WIB

IMG 20261014 WA0017

Kasus ISPA di Mimika Tembus 72.977, Dinkes Imbau Warga Waspadai Kabut Asap

14 Oktober 2026 - 11:48 WIB

IMG 20261014 WA0014
Trending di Headline