Menu ✖

Mode Gelap
Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI

Headline

Marak Aksi Begal di Nabire, Wilhelmus Pigai Minta Polisi Bertindak Tegas

Etty Welerbadge-check


					Marak Aksi Begal di Nabire, Wilhelmus Pigai Minta Polisi Bertindak Tegas Perbesar

NABIRE — Aksi kejahatan jalanan berupa pembegalan kembali terjadi di Kota Nabire dan semakin meresahkan warga. Peristiwa terbaru dilaporkan terjadi pada Jumat pagi (25/7/2025) sekitar pukul 08.30 WIT di depan Kantor Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Nabire. Korban merupakan seorang perempuan yang tinggal di kawasan SP2, belakang Polsek Nabar.

Informasi kejadian tersebut pertama kali menyebar melalui grup WhatsApp warga Nabire, dan langsung memicu reaksi serta kekhawatiran di tengah masyarakat. Banyak warga menyampaikan keluhan dan harapan agar aparat keamanan bertindak cepat serta memberikan efek jera kepada pelaku begal.

Topik begal bahkan menjadi perbincangan hangat di berbagai grup percakapan, dengan warga saling membagikan informasi lokasi rawan dan mendorong adanya penanganan serius dari pihak berwenang.

Menanggapi situasi ini, anggota DPD RI Komite III perwakilan Papua Tengah, Wilhelmus Pigai, yang sedang melakukan kegiatan reses di Nabire turut angkat bicara. Usai pertemuannya dengan masyarakat di Majelis Taklim Jalan PDAM dan Gereja KINGMI Jemaat Totamana, Kota Baru Nabire, ia menekankan pentingnya ketegasan aparat dalam menangani kasus begal.

“Karena kasus pemegalan ini bukan hanya terjadi di Nabire, tapi juga di Timika. Maka aparat kepolisian yang ada di Nabire ini harus lebih sigap untuk menangani mereka dengan baik,” ujar Pigai kepada wartawan pada selasa, (29/7/2025)

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri yang bisa berujung pada kekerasan atau pelanggaran hukum. “Yang kedua, kepada masyarakat, jangan main hakim sendiri. Kalau lihat, segera lapor ke polisi karena mereka adalah penegak hukum,” tambahnya.

Wilhelmus menegaskan bahwa semua bentuk kejahatan di jalan harus ditindak oleh pihak berwenang demi menciptakan rasa aman bagi warga Nabire. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HMI Cabang Mimika dan GPII Papua Tengah Bagikan 150 Masker Gratis, Desak Pemkab Antisipasi Dampak Kabut Asap

11 Oktober 2026 - 02:43 WIB

IMG 20261011 114058

Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

11 Oktober 2026 - 02:09 WIB

IMG 20261011 WA0025

Mimika Genap 30 Tahun, Keluarga Perintis Pemekaran Pertanyakan Pengakuan atas Jasa Orang Tua “Jangan Dihapus dari Sejarah”

10 Oktober 2026 - 07:22 WIB

IMG 20261010 WA0011

Polres Mimika Dorong Pelajar SMP Negeri 10 Manfaatkan Peluang Beasiswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara

10 Oktober 2026 - 06:37 WIB

IMG 20261010 WA0009

Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Sebuah Kamar Hotel, Polisi Lakukan Penyelidikan

10 Oktober 2026 - 06:32 WIB

IMG 20261010 WA0007
Trending di Headline