Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

Headline

Masuknya Alat Berat ke Wilayah Distrik Mimika Barat Tengah, Kepala Distrik Akui Tidak Ada Ijin, Jangan Korbankan dan Rugikan Masyarakat Untuk Kedua Kalinya 

Etty Welerbadge-check


					Masuknya Alat Berat ke Wilayah Distrik Mimika Barat Tengah, Kepala Distrik Akui Tidak Ada Ijin, Jangan Korbankan dan Rugikan Masyarakat Untuk Kedua Kalinya  Perbesar

TIMIKA – Masuknya alat berat yang diduga akan digunakan untuk pertambangan ilegal di Wilayah Distrik Mimika Barat Tengah membuat Kepala Distrik geram.

Kadistrik Mimika Barat Tengah, Lukas Muyapa dengan tegas menolak dan meminta pihak berwenang untuk membantu mengosongkan alat-alat berat dari wilayahnya.

Ketegasan yang diambil oleh dirinya itu berkaca pada kejadian atau konflik yang pernah terjadi di Kampung Wakia beberapa waktu lalu, dan akibat peristiwa tersebut sampai sekarang tidak ada aktifitas masyarakat di Kampung Wakia.

“Saya tolak, alat-alat berat itu harus keluar dari wilayah Mimika Barat Tengah,dan tidak boleh ada pertambangan lagi disana.Saya minta pihak berwenang dalam arti pihak keamanan dan pemerintah daerah tolong saya agar alat-alat tersebut segera kosongkan dan keluar dari kampung,” tegasnya saat ditemui Rabu (23/07/2025) malam.

Lanjutnya,”Karena saya tidak mau masyarakat saya rugi untuk kedua kalinya seperti kejadian yang lalu di Wakia,” sambungnya.

Selain itu dirinya berharap pihak berwenang harus telusuri perusahaan dari mana dan siapa yang terlibat didalamnya.

“Kami sebagai kepala wilayah disana juga akan cari tahu nanti,” kata Kadistrik.

Disampaikan Kadistrik bahwa awalnya itu dirinya sangat kaget saat membaca pesan dalam grub WhatsApp Distrik terkait adanya masuknya kapal tongkang yang membawah alat berat ke Kapiraya muara Wumuka.

“Saya kaget dan langsung menghubungi masyarakat disana. Menurut masyarakat disana awalnya itu alat-alat mau masuk lewat muara Wumuka tapi tidak bisa karena dangkal. Sekarang selain alat berat ada 1 mobil pickup itu sudah diturunkan dari kapal, sementara kapalnya sudah pergi. Sekarang alat-alat itu ada di Kampung Akar,”ujarnya. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dirjen Bimas Katolik Tinjau Pembangunan Asrama SMAKN Keerom, Tekankan Penguatan ASN dan Mutu Pendidikan

20 Juni 2026 - 13:13 WIB

IMG 20260619 WA0046

Bupati Nabire Terbitkan Surat Edaran Pengawasan BBM Bersubsidi, Terapkan Sistem Plat Ganjil-Genap

20 Juni 2026 - 12:10 WIB

IMG 20260620 WA0002

Terima Pendampingan Data SDMK, Kadinkes Deiyai Apresiasi Dukungan Dinkes Papua Tengah

20 Juni 2026 - 12:05 WIB

IMG 20260620 WA0001

Pemprov Papua Tengah Lepas Peserta Bimbel Sekolah Kedinasan OAP, Gubernur: Siapkan Diri Jadi Aparatur Masa Depan Daerah

20 Juni 2026 - 12:00 WIB

IMG 20260620 WA0010

Peletakan Batu Pertama Jembatan Garuda Merah Putih di Mimika, Diharapkan Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Warga

20 Juni 2026 - 11:32 WIB

IMG 20260620 WA0015
Trending di Headline