Menu

Mode Gelap
Senator Wilhelmus Pigai Dorong Percepatan Pembangunan RSUD Papua Tengah Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat Mendikdasmen dan BNN Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Integrasi Kurikulum Anti Narkoba DPD RI Tegaskan Keseriusan Politik dan Kelembagaan Kawal Isu HAM di Papua Menko Polkam dan DPD RI Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah untuk Kebijakan yang Lebih Efektif

Headline

Setiap Tanggal 17, Pemprov Papua Tengah Gelar Apel Gabungan Rutin 

Etty Welerbadge-check


					Setiap Tanggal 17, Pemprov Papua Tengah Gelar Apel Gabungan Rutin  Perbesar

NABIRE — Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Apel Gabungan bersama jajaran TNI dan Polri di Halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Bandara Lama, Nabire, Kamis (17/7/2025). Apel ini menjadi agenda rutin yang akan dilaksanakan setiap tanggal 17 setiap bulan, sebagai penghormatan terhadap sejarah Proklamasi 17 Agustus 1945.

Apel dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Tengah selaku pembina upacara, dengan petugas apel lainnya antara lain Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik sebagai perwira upacara, Plt. Kasatpol PP, Damkar, dan BPBD sebagai pemimpin upacara, serta Kasubbag Protokol sebagai pembawa acara. Doa dipimpin oleh perwakilan FKUB.

Dalam sambutannya, Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN, TNI, dan Polri yang hadir tepat waktu. Ia menekankan bahwa apel gabungan bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan momentum penting mempererat sinergi antar unsur pemerintahan.

“Apel gabungan ini bukan sekadar koordinasi, tetapi momentum mempererat hubungan dan silaturahmi antara ASN, TNI, dan Polri. Kita semua adalah satu tubuh pemerintahan yang memiliki tanggung jawab sama: melayani masyarakat, menjaga stabilitas, dan memastikan Papua Tengah terus bergerak maju,” tegas Nawipa

Gubernur juga menyinggung budaya disiplin waktu yang menurutnya menjadi salah satu indikator integritas seorang aparatur negara.

“Saya bangga karena Papua Tengah mulai menghormati waktu. Kita mulai on time. Budaya ‘baku tunggu-menunggu’ itu harus ditinggalkan. Disiplin waktu menunjukkan siapa kita sebenarnya. Korupsi itu bukan hanya soal uang, tetapi juga soal waktu,” ujar Gubernur dengan nada tegas.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya peran ASN, TNI, dan Polri dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, termasuk soal perubahan status Nabire yang kini menjadi ibu kota provinsi Papua Tengah, bukan lagi hanya ibu kota kabupaten.

“Kadang masyarakat masih belum sadar bahwa Nabire adalah ibu kota provinsi. Kita harus sampaikan bahwa ini bukan lagi kota kabupaten atau kampung. Kesadaran ini penting agar masyarakat lebih disiplin dan tertib,” katanya.

Gubernur juga menyampaikan kabar baik terkait transportasi dan pendidikan di Papua Tengah. Ia mengumumkan penerbangan Batik Air ke Nabire akan mulai beroperasi reguler dalam dua minggu ke depan. Selain itu, Pemprov Papua Tengah akan meluncurkan program pendidikan gratis bagi SMA dan SMK, dimulai dari Nabire dan Timika, pada Agustus mendatang.

“Kami berkomitmen pada program pro-rakyat. Tahun depan, kami akan turun sampai ke petani ikan, petani ayam, petani singkong, nelayan. Semua harus merasakan kemajuan. Kita harus kerja nyata, bukan hanya hidup di dunia maya,” ucap Gubernur.

Menutup sambutannya, Gubernur mengingatkan bahwa pelaksanaan apel gabungan tanggal 17 setiap bulan adalah bentuk penghormatan terhadap kemerdekaan Indonesia. Jika tanggal 17 jatuh pada hari libur, apel akan digeser ke hari kerja berikutnya.

“Ini bentuk penghormatan kita terhadap 17 Agustus 1945. Kita harus selalu ingat sejarah, dan kita wujudkan semangat kemerdekaan lewat kerja keras, disiplin, dan pelayanan terbaik bagi rakyat Papua Tengah,” pungkasnya.

Acara apel diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin FKUB dan komitmen seluruh peserta apel untuk terus bersinergi membangun Papua Tengah yang lebih maju dan sejahtera. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua Umum PGGPT Dorong Rekonsiliasi Konflik Dua Kelompok Warga di Kapiraya, Soroti Dampak Pendulangan Emas

17 Februari 2026 - 14:52 WIB

Img 20260217 wa0033

Miras Lokal Masih Saja Ditemukan di Pelabuhan, Puluhan Liter Disita Polisi

17 Februari 2026 - 14:46 WIB

Img 20260217 wa0003

Pascapenyerangan di Mile Point 50, Polisi Lakukan Olah TKP

17 Februari 2026 - 14:42 WIB

Img 20260217 wa0001

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026 

17 Februari 2026 - 14:36 WIB

Img 20260217 wa0026

HUT ke-3 PGGPT, Gereja Didorong Jadi Mitra Strategis Pembangunan Papua Tengah

17 Februari 2026 - 13:29 WIB

Img 20260217 wa0024
Trending di Headline