Menu

Mode Gelap
Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026 Ekspor Perdana Hasil Laut Mimika Jadi Langkah Baru Papua Tengah Menembus Pasar Global Pendidikan Jadi Kunci Masa Depan Papua, Meki Nawipa Apresiasi Beasiswa Puncak Cerdas

Headline

Dr. Kornelius Pakage Luncurkan Buku “Papua Sehat: Menjemput Solusi di Daerah Terpencil”

Etty Welerbadge-check


					Dr. Kornelius Pakage Luncurkan Buku “Papua Sehat: Menjemput Solusi di Daerah Terpencil” Perbesar

NABIRE — Di sela peresmian STIKES Papua Sehat Nabire, Ketua Yayasan Gerakan Papua Sehat, Dr. Kornelius Pakage, S.Km., M.Kes., turut meluncurkan buku karyanya yang berjudul “Papua Sehat: Menjemput Solusi di Daerah Terpencil”. Buku ini menjadi refleksi dan strategi praktis berdasarkan pengalaman lapangan dalam menghadapi tantangan kesehatan masyarakat Papua.

“Banyak penyakit di Papua sebenarnya bisa dicegah. Buku ini saya tulis sebagai panduan untuk tenaga kesehatan, terutama mereka yang bekerja di daerah pegunungan dan terpencil,” jelas Dr. Kornelius saat peluncuran di auditorium RRI Nabire pada Rabu, (16/7/2025)

Buku ini terdiri dari lebih dari 200 halaman dan memuat gagasan untuk mengatasi penyakit berbasis lingkungan dan pola hidup. Prolog ditulis oleh Gubernur Provinsi Papua Tengah, sedangkan epilog oleh akademisi dari Program Magister Kesehatan Masyarakat FKM Universitas Cenderawasih.

Penerbitan buku ini juga menjadi bagian dari komitmen Yayasan Gerakan Papua Sehat dalam memperkuat kapasitas tenaga kesehatan lokal dan memberi edukasi langsung kepada masyarakat. Selain pendirian STIKES, yayasan juga telah menjalankan program pemeriksaan HIV gratis dan pengobatan massal di berbagai kabupaten.

“Satu bulan lalu, kami menerima izin operasional kampus. Saat ini ada hampir 40 mahasiswa di angkatan pertama, dan pendaftaran gelombang kedua masih dibuka hingga Agustus,” ujar Kornelius.

Enam peminatan yang ditawarkan di STIKES Papua Sehat Nabire meliputi Promosi Kesehatan, Gizi, Epidemiologi, Manajemen Pelayanan Kesehatan, Analisis Kebijakan Kesehatan, dan Kesehatan Lingkungan.

Melalui pendidikan dan publikasi buku ini, Dr. Kornelius berharap dapat menciptakan sinergi antara masyarakat, tenaga medis, dan pemerintah untuk menghadapi tantangan kesehatan yang kompleks di Papua.

“Saya yakin masalah kesehatan di Papua bisa diatasi jika semua pihak memahami sumber penyakit dan mau menerapkan pola hidup sehat,” pungkasnya.

Acara peluncuran buku dan kampus ditutup dengan ajakan dari RRI Nabire kepada masyarakat untuk mendukung program Yayasan Gerakan Papua Sehat, demi terwujudnya Papua yang sehat, mandiri, dan berkeadilan. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pembukaan Turnamen Futsal HUT RI ke-81 Deiyai Digelar Besok, ASN Diajak Ramaikan Kegiatan

14 Juli 2026 - 13:23 WIB

IMG 20260714 WA0182

Papua Tengah Perkuat Basis Data Industri, Tim Provinsi Lakukan Pendataan Tenaga Kerja di Deiyai

14 Juli 2026 - 13:18 WIB

IMG 20260714 WA0179

DPMK Deiyai Perkuat Program Ekina Tonawi, 67 Kampung Kembali Terima Bantuan Pakan Ternak Babi

14 Juli 2026 - 13:09 WIB

IMG 20260714 WA0175

Bupati Dogiyai Pastikan Gaji Honorer Tetap Dibayar Hingga Akhir 2026, Siapkan Solusi Jelang Penghapusan Status Non-ASN

14 Juli 2026 - 11:55 WIB

IMG 20260714 WA0162

MPLS SMK Negeri 2 Nabire, Dinas Pendidikan Ingatkan Bahaya Bullying dan Penyalahgunaan Media Sosial

14 Juli 2026 - 11:51 WIB

IMG 20260714 WA0156
Trending di Headline