Menu

Mode Gelap
Senator Wilhelmus Pigai Dorong Percepatan Pembangunan RSUD Papua Tengah Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat Mendikdasmen dan BNN Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Integrasi Kurikulum Anti Narkoba DPD RI Tegaskan Keseriusan Politik dan Kelembagaan Kawal Isu HAM di Papua Menko Polkam dan DPD RI Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah untuk Kebijakan yang Lebih Efektif

Headline

Dr. Kornelius Pakage Luncurkan Buku “Papua Sehat: Menjemput Solusi di Daerah Terpencil”

Etty Welerbadge-check


					Dr. Kornelius Pakage Luncurkan Buku “Papua Sehat: Menjemput Solusi di Daerah Terpencil” Perbesar

NABIRE — Di sela peresmian STIKES Papua Sehat Nabire, Ketua Yayasan Gerakan Papua Sehat, Dr. Kornelius Pakage, S.Km., M.Kes., turut meluncurkan buku karyanya yang berjudul “Papua Sehat: Menjemput Solusi di Daerah Terpencil”. Buku ini menjadi refleksi dan strategi praktis berdasarkan pengalaman lapangan dalam menghadapi tantangan kesehatan masyarakat Papua.

“Banyak penyakit di Papua sebenarnya bisa dicegah. Buku ini saya tulis sebagai panduan untuk tenaga kesehatan, terutama mereka yang bekerja di daerah pegunungan dan terpencil,” jelas Dr. Kornelius saat peluncuran di auditorium RRI Nabire pada Rabu, (16/7/2025)

Buku ini terdiri dari lebih dari 200 halaman dan memuat gagasan untuk mengatasi penyakit berbasis lingkungan dan pola hidup. Prolog ditulis oleh Gubernur Provinsi Papua Tengah, sedangkan epilog oleh akademisi dari Program Magister Kesehatan Masyarakat FKM Universitas Cenderawasih.

Penerbitan buku ini juga menjadi bagian dari komitmen Yayasan Gerakan Papua Sehat dalam memperkuat kapasitas tenaga kesehatan lokal dan memberi edukasi langsung kepada masyarakat. Selain pendirian STIKES, yayasan juga telah menjalankan program pemeriksaan HIV gratis dan pengobatan massal di berbagai kabupaten.

“Satu bulan lalu, kami menerima izin operasional kampus. Saat ini ada hampir 40 mahasiswa di angkatan pertama, dan pendaftaran gelombang kedua masih dibuka hingga Agustus,” ujar Kornelius.

Enam peminatan yang ditawarkan di STIKES Papua Sehat Nabire meliputi Promosi Kesehatan, Gizi, Epidemiologi, Manajemen Pelayanan Kesehatan, Analisis Kebijakan Kesehatan, dan Kesehatan Lingkungan.

Melalui pendidikan dan publikasi buku ini, Dr. Kornelius berharap dapat menciptakan sinergi antara masyarakat, tenaga medis, dan pemerintah untuk menghadapi tantangan kesehatan yang kompleks di Papua.

“Saya yakin masalah kesehatan di Papua bisa diatasi jika semua pihak memahami sumber penyakit dan mau menerapkan pola hidup sehat,” pungkasnya.

Acara peluncuran buku dan kampus ditutup dengan ajakan dari RRI Nabire kepada masyarakat untuk mendukung program Yayasan Gerakan Papua Sehat, demi terwujudnya Papua yang sehat, mandiri, dan berkeadilan. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Umat Katolik Mimika Diajak Maknai Rabu Abu dengan Pertobatan dan Komitmen Perubahan

18 Februari 2026 - 14:36 WIB

Img 20260218 wa0059

Sambut Ramadan 1447 H, Menag ajak Perkuat Kesalehan Sosial dan Harmoni Kebangsaan

18 Februari 2026 - 14:01 WIB

Img 20260218 wa0057

Pelaku Penikaman Seorang Penjual Pinang Diduga Kuat KKB

18 Februari 2026 - 13:26 WIB

Img 20260218 wa0115

Terjatuh dan Tenggelam di Sungai, Anak Usia 3 Tahun Ditemukan MD

18 Februari 2026 - 13:22 WIB

Img 20260218 wa0114

Pj Sekda Papua Tengah Tegaskan Jabatan Adalah Amanah, Pejabat Baru Diminta Langsung Gaspol Bekerja

18 Februari 2026 - 13:17 WIB

Img 20260218 wa0108
Trending di Headline