Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

Headline

Dr. Kornelius Pakage Luncurkan Buku “Papua Sehat: Menjemput Solusi di Daerah Terpencil”

Etty Welerbadge-check


					Dr. Kornelius Pakage Luncurkan Buku “Papua Sehat: Menjemput Solusi di Daerah Terpencil” Perbesar

NABIRE — Di sela peresmian STIKES Papua Sehat Nabire, Ketua Yayasan Gerakan Papua Sehat, Dr. Kornelius Pakage, S.Km., M.Kes., turut meluncurkan buku karyanya yang berjudul “Papua Sehat: Menjemput Solusi di Daerah Terpencil”. Buku ini menjadi refleksi dan strategi praktis berdasarkan pengalaman lapangan dalam menghadapi tantangan kesehatan masyarakat Papua.

“Banyak penyakit di Papua sebenarnya bisa dicegah. Buku ini saya tulis sebagai panduan untuk tenaga kesehatan, terutama mereka yang bekerja di daerah pegunungan dan terpencil,” jelas Dr. Kornelius saat peluncuran di auditorium RRI Nabire pada Rabu, (16/7/2025)

Buku ini terdiri dari lebih dari 200 halaman dan memuat gagasan untuk mengatasi penyakit berbasis lingkungan dan pola hidup. Prolog ditulis oleh Gubernur Provinsi Papua Tengah, sedangkan epilog oleh akademisi dari Program Magister Kesehatan Masyarakat FKM Universitas Cenderawasih.

Penerbitan buku ini juga menjadi bagian dari komitmen Yayasan Gerakan Papua Sehat dalam memperkuat kapasitas tenaga kesehatan lokal dan memberi edukasi langsung kepada masyarakat. Selain pendirian STIKES, yayasan juga telah menjalankan program pemeriksaan HIV gratis dan pengobatan massal di berbagai kabupaten.

“Satu bulan lalu, kami menerima izin operasional kampus. Saat ini ada hampir 40 mahasiswa di angkatan pertama, dan pendaftaran gelombang kedua masih dibuka hingga Agustus,” ujar Kornelius.

Enam peminatan yang ditawarkan di STIKES Papua Sehat Nabire meliputi Promosi Kesehatan, Gizi, Epidemiologi, Manajemen Pelayanan Kesehatan, Analisis Kebijakan Kesehatan, dan Kesehatan Lingkungan.

Melalui pendidikan dan publikasi buku ini, Dr. Kornelius berharap dapat menciptakan sinergi antara masyarakat, tenaga medis, dan pemerintah untuk menghadapi tantangan kesehatan yang kompleks di Papua.

“Saya yakin masalah kesehatan di Papua bisa diatasi jika semua pihak memahami sumber penyakit dan mau menerapkan pola hidup sehat,” pungkasnya.

Acara peluncuran buku dan kampus ditutup dengan ajakan dari RRI Nabire kepada masyarakat untuk mendukung program Yayasan Gerakan Papua Sehat, demi terwujudnya Papua yang sehat, mandiri, dan berkeadilan. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dirjen Bimas Katolik Tinjau Pembangunan Asrama SMAKN Keerom, Tekankan Penguatan ASN dan Mutu Pendidikan

20 Juni 2026 - 13:13 WIB

IMG 20260619 WA0046

Bupati Nabire Terbitkan Surat Edaran Pengawasan BBM Bersubsidi, Terapkan Sistem Plat Ganjil-Genap

20 Juni 2026 - 12:10 WIB

IMG 20260620 WA0002

Terima Pendampingan Data SDMK, Kadinkes Deiyai Apresiasi Dukungan Dinkes Papua Tengah

20 Juni 2026 - 12:05 WIB

IMG 20260620 WA0001

Pemprov Papua Tengah Lepas Peserta Bimbel Sekolah Kedinasan OAP, Gubernur: Siapkan Diri Jadi Aparatur Masa Depan Daerah

20 Juni 2026 - 12:00 WIB

IMG 20260620 WA0010

Peletakan Batu Pertama Jembatan Garuda Merah Putih di Mimika, Diharapkan Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Warga

20 Juni 2026 - 11:32 WIB

IMG 20260620 WA0015
Trending di Headline