NABIRE – SMK Kesehatan Anigou Nabire, Papua Tengah, berharap adanya dukungan dari pemerintah, baik tingkat kabupaten maupun provinsi, dalam upaya pembangunan gedung sekolah dan penambahan ruang kelas. Hal ini disampaikan Musa Pekei, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, di sela kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) angkatan ke-16.
“Sejak berdiri tahun 2010, kami mengelola sekolah ini dengan dana swadaya pribadi. Kini, ada dua jurusan baru, yakni Farmasi dan Kebidanan, yang belum memiliki ruang kelas memadai,” ujar Musa Pekei kepada awak media Selasa, (16/7/2025)
Ia menuturkan, kondisi fasilitas sekolah saat ini masih terbatas dan menjadi tantangan dalam memberikan layanan pendidikan yang optimal, khususnya bagi jurusan-jurusan kesehatan yang memerlukan ruang praktik dan laboratorium standar.
“Kami berharap pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten, bisa membantu meringankan beban pembangunan ruang kelas agar proses belajar-mengajar di SMK Kesehatan Anigou berjalan lebih baik,” tambahnya.
SMK Kesehatan Anigou Nabire kini memiliki empat jurusan: Farmasi, Kebidanan, Sosial, dan Keperawatan Medis. Jumlah siswa baru tahun ajaran ini mencapai 45 orang. Meski di tengah keterbatasan, pihak sekolah berkomitmen terus mencetak tenaga kesehatan berkualitas untuk Papua Tengah. (MB)






