Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Uncategorized

Jokowi Dukung Gibran Pimpin Percepatan Pembangunan Papua: “Itu Masa Depan Indonesia”

adminbadge-check


					Jokowi Dukung Gibran Pimpin Percepatan Pembangunan Papua: “Itu Masa Depan Indonesia” Perbesar

JAKARTA- Presiden  ke-7 RI, Joko Widodo angkat bicara soal penugasan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka oleh Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin percepatan pembangunan di Papua. Ia menyambut baik keputusan tersebut dan menilai langkah itu strategis bagi masa depan bangsa.

“Wong namanya penugasan dari Presiden, di mana pun harus siap,” ujar Jokowi saat ditemui di Solo, Senin (14/7/2025).

Menurut Presiden ke-7 RI itu, Papua memang membutuhkan perhatian khusus mengingat posisinya yang sangat penting secara geopolitik dan sosial-ekonomi.

“Papua adalah masa depan Indonesia,” tegas Jokowi. “Penugasan ini sangat baik, karena pembangunan harus merata di seluruh wilayah, termasuk Papua.”

Dibandingkan dengan Ma’ruf Amin

Jokowi pun membandingkan penugasan Gibran dengan tugas serupa yang pernah diberikan kepada Wakil Presiden Ma’ruf Amin saat dirinya masih menjabat sebagai presiden. Saat itu, Ma’ruf juga ditugaskan untuk mengawasi pembangunan di kawasan Indonesia timur, termasuk Papua.

“Zaman Pak Ma’ruf, beliau juga kita tugaskan ke Papua. Setiap provinsi punya tantangan, tapi kadarnya beda-beda,” jelas Jokowi.

Ia mengungkapkan bahwa tantangan di Papua masih sangat kompleks, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga keamanan.

“Di tanah Papua yang saya cintai itu masih banyak sekali problem. Ini butuh perhatian khusus dan berkelanjutan.”

Namun, Jokowi menegaskan bahwa penugasan Gibran tidak berarti harus menetap di Papua secara permanen.

“Enggak harus berkantor penuh. Kadang bisa tiga hari di sana, kadang lima hari, kadang dua hari, tergantung kebutuhan,” pungkasnya.

Penugasan ini dinilai sebagai langkah nyata untuk mempercepat pembangunan yang inklusif dan menjawab tantangan ketimpangan antarwilayah yang masih jadi pekerjaan rumah bangsa.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mama Makdalena Masih Membaca di Usia 56 Tahun, Jadi Tamparan bagi Kemalasan Anak Muda

11 September 2026 - 13:29 WIB

IMG 20260911 WA0015

Polisi Amankan 212 Liter Miral Lokal Yang Diselundupkan Dalam Barang Bawaan 

31 Agustus 2026 - 08:32 WIB

IMG 20260831 WA0029

Sinergi Membangun SDM: Wilhelmus Pigai Dukung Penuh Program Pendidikan Gratis Gubernur Papua Tengah

1 Januari 2026 - 06:15 WIB

Whatsapp Image 202aa5 04 01 At 01.36.07

Ditetapkan 53 Hektar Lahan Padi di Kimi, Produksi Papua Tengah Diharap Meningkat

22 November 2025 - 04:06 WIB

Img 20251122 130527

OPINI : Perizinan Usaha Minuman Beralkohol dalam Otsus Papua: Antara Kewenangan dan Tanggung Jawab Daerah

13 November 2025 - 04:02 WIB

Img 20251102 wa0155
Trending di Opini