Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

Headline

ADRA Indonesia Fasilitasi Penyusunan Rencana Kontinjensi Bencana Sosial di Papua Tengah

Etty Welerbadge-check


					ADRA Indonesia Fasilitasi Penyusunan Rencana Kontinjensi Bencana Sosial di Papua Tengah Perbesar

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Kebakaran, Penyelamatan, Penanggulangan Bencana, dan Satuan Polisi Pamong Praja bekerja sama dengan Adventist Development and Relief Agency (ADRA) Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Awal penyusunan dokumen Rencana Kontinjensi (Renkon) Bencana Sosial. Kegiatan berlangsung di Hotel Getz, Nabire, Papua Tengah, Selasa (15/7/2025).

Project Manager ADRA Indonesia, Jhon Sawaki, menjelaskan kegiatan ini merupakan tindak lanjut pertemuan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat pada Maret 2025 di Jakarta. Saat itu, BNPB meminta seluruh provinsi, khususnya di Papua, untuk segera memiliki dokumen Renkon bencana sosial sebagai standar pelayanan minimal.

“Beberapa provinsi di Papua, termasuk Papua Tengah, hingga kini belum memiliki dokumen Renkon. Karena itu, BNPB meminta ADRA memfasilitasi penyusunan dokumen ini,” ujar Jhon Sawaki kepada awak media usai pertemuan.

Menurutnya, ADRA telah berkomunikasi dengan pemerintah daerah di dua provinsi di Papua, yakni Papua Tengah dan Papua Pegunungan. Kedua provinsi memberikan respon positif dan menyatakan siap didampingi dalam penyusunan dokumen Renkon.

“Seluruh biaya penyusunan dokumen Renkon ini ditanggung oleh ADRA. Kami berharap dokumen ini bisa menjadi acuan pemerintah daerah dalam penanganan bencana sosial ke depan,” tambah Jhon.

ADRA merupakan lembaga kemanusiaan milik Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh yang bergerak dalam bidang penanggulangan bencana dan pemberdayaan masyarakat.

Pelatihan penyusunan dokumen Renkon dijadwalkan dilaksanakan pada 23 Juli 2025, dengan menghadirkan fasilitator dari BNPB Pusat. Nantinya, dokumen Renkon di tingkat provinsi akan dikelola langsung di bawah Gubernur Papua Tengah melalui pembentukan tim khusus.

“Kami berharap setelah dokumen provinsi selesai, penyusunan Renkon juga dapat dilanjutkan di tingkat kabupaten/kota,” pungkas Jhon Sawaki.

Penyusunan dokumen Renkon di Papua Tengah diharapkan memperkuat kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi potensi bencana sosial di wilayah tersebut. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dirjen Bimas Katolik Tinjau Pembangunan Asrama SMAKN Keerom, Tekankan Penguatan ASN dan Mutu Pendidikan

20 Juni 2026 - 13:13 WIB

IMG 20260619 WA0046

Bupati Nabire Terbitkan Surat Edaran Pengawasan BBM Bersubsidi, Terapkan Sistem Plat Ganjil-Genap

20 Juni 2026 - 12:10 WIB

IMG 20260620 WA0002

Terima Pendampingan Data SDMK, Kadinkes Deiyai Apresiasi Dukungan Dinkes Papua Tengah

20 Juni 2026 - 12:05 WIB

IMG 20260620 WA0001

Pemprov Papua Tengah Lepas Peserta Bimbel Sekolah Kedinasan OAP, Gubernur: Siapkan Diri Jadi Aparatur Masa Depan Daerah

20 Juni 2026 - 12:00 WIB

IMG 20260620 WA0010

Peletakan Batu Pertama Jembatan Garuda Merah Putih di Mimika, Diharapkan Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Warga

20 Juni 2026 - 11:32 WIB

IMG 20260620 WA0015
Trending di Headline