Menu

Mode Gelap
Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat Mendikdasmen dan BNN Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Integrasi Kurikulum Anti Narkoba DPD RI Tegaskan Keseriusan Politik dan Kelembagaan Kawal Isu HAM di Papua Menko Polkam dan DPD RI Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah untuk Kebijakan yang Lebih Efektif Setjen DPD RI Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi, Perkuat Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik

Headline

ADRA Indonesia Fasilitasi Penyusunan Rencana Kontinjensi Bencana Sosial di Papua Tengah

Etty Welerbadge-check


					ADRA Indonesia Fasilitasi Penyusunan Rencana Kontinjensi Bencana Sosial di Papua Tengah Perbesar

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Kebakaran, Penyelamatan, Penanggulangan Bencana, dan Satuan Polisi Pamong Praja bekerja sama dengan Adventist Development and Relief Agency (ADRA) Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Awal penyusunan dokumen Rencana Kontinjensi (Renkon) Bencana Sosial. Kegiatan berlangsung di Hotel Getz, Nabire, Papua Tengah, Selasa (15/7/2025).

Project Manager ADRA Indonesia, Jhon Sawaki, menjelaskan kegiatan ini merupakan tindak lanjut pertemuan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat pada Maret 2025 di Jakarta. Saat itu, BNPB meminta seluruh provinsi, khususnya di Papua, untuk segera memiliki dokumen Renkon bencana sosial sebagai standar pelayanan minimal.

“Beberapa provinsi di Papua, termasuk Papua Tengah, hingga kini belum memiliki dokumen Renkon. Karena itu, BNPB meminta ADRA memfasilitasi penyusunan dokumen ini,” ujar Jhon Sawaki kepada awak media usai pertemuan.

Menurutnya, ADRA telah berkomunikasi dengan pemerintah daerah di dua provinsi di Papua, yakni Papua Tengah dan Papua Pegunungan. Kedua provinsi memberikan respon positif dan menyatakan siap didampingi dalam penyusunan dokumen Renkon.

“Seluruh biaya penyusunan dokumen Renkon ini ditanggung oleh ADRA. Kami berharap dokumen ini bisa menjadi acuan pemerintah daerah dalam penanganan bencana sosial ke depan,” tambah Jhon.

ADRA merupakan lembaga kemanusiaan milik Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh yang bergerak dalam bidang penanggulangan bencana dan pemberdayaan masyarakat.

Pelatihan penyusunan dokumen Renkon dijadwalkan dilaksanakan pada 23 Juli 2025, dengan menghadirkan fasilitator dari BNPB Pusat. Nantinya, dokumen Renkon di tingkat provinsi akan dikelola langsung di bawah Gubernur Papua Tengah melalui pembentukan tim khusus.

“Kami berharap setelah dokumen provinsi selesai, penyusunan Renkon juga dapat dilanjutkan di tingkat kabupaten/kota,” pungkas Jhon Sawaki.

Penyusunan dokumen Renkon di Papua Tengah diharapkan memperkuat kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi potensi bencana sosial di wilayah tersebut. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dispora Deiyai Serahkan Bantuan Perlengkapan dan Pelatihan Olahraga, Persidei Apresiasi Dukungan Pemerintah

16 Februari 2026 - 11:57 WIB

Img 20260216 wa0173

Bertemu Dua Kelompok Yang Bertikai di Kapiraya, Kompol Onisimus : Situasi Sudah Aman 

16 Februari 2026 - 11:29 WIB

Img 20260216 wa0143

Pascapenembakan di Boven Digoel, Wamendagri Minta Pemda Bantu Pengungsi dan Pastikan Layanan Publik Tetap Berjalan

16 Februari 2026 - 02:19 WIB

Img 20260214 wa0003

Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK

14 Februari 2026 - 16:00 WIB

Img 20260214 wa0006

Terduga Pelaku Penganiayaan di Jalan Freeport Lama Akhirnya Menyerahkan Diri

14 Februari 2026 - 15:18 WIB

Img 20260214 wa0266
Trending di Headline