Menu

Mode Gelap
Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026 Ekspor Perdana Hasil Laut Mimika Jadi Langkah Baru Papua Tengah Menembus Pasar Global Pendidikan Jadi Kunci Masa Depan Papua, Meki Nawipa Apresiasi Beasiswa Puncak Cerdas

Headline

ADRA Indonesia Fasilitasi Penyusunan Rencana Kontinjensi Bencana Sosial di Papua Tengah

Etty Welerbadge-check


					ADRA Indonesia Fasilitasi Penyusunan Rencana Kontinjensi Bencana Sosial di Papua Tengah Perbesar

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Kebakaran, Penyelamatan, Penanggulangan Bencana, dan Satuan Polisi Pamong Praja bekerja sama dengan Adventist Development and Relief Agency (ADRA) Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Awal penyusunan dokumen Rencana Kontinjensi (Renkon) Bencana Sosial. Kegiatan berlangsung di Hotel Getz, Nabire, Papua Tengah, Selasa (15/7/2025).

Project Manager ADRA Indonesia, Jhon Sawaki, menjelaskan kegiatan ini merupakan tindak lanjut pertemuan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat pada Maret 2025 di Jakarta. Saat itu, BNPB meminta seluruh provinsi, khususnya di Papua, untuk segera memiliki dokumen Renkon bencana sosial sebagai standar pelayanan minimal.

“Beberapa provinsi di Papua, termasuk Papua Tengah, hingga kini belum memiliki dokumen Renkon. Karena itu, BNPB meminta ADRA memfasilitasi penyusunan dokumen ini,” ujar Jhon Sawaki kepada awak media usai pertemuan.

Menurutnya, ADRA telah berkomunikasi dengan pemerintah daerah di dua provinsi di Papua, yakni Papua Tengah dan Papua Pegunungan. Kedua provinsi memberikan respon positif dan menyatakan siap didampingi dalam penyusunan dokumen Renkon.

“Seluruh biaya penyusunan dokumen Renkon ini ditanggung oleh ADRA. Kami berharap dokumen ini bisa menjadi acuan pemerintah daerah dalam penanganan bencana sosial ke depan,” tambah Jhon.

ADRA merupakan lembaga kemanusiaan milik Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh yang bergerak dalam bidang penanggulangan bencana dan pemberdayaan masyarakat.

Pelatihan penyusunan dokumen Renkon dijadwalkan dilaksanakan pada 23 Juli 2025, dengan menghadirkan fasilitator dari BNPB Pusat. Nantinya, dokumen Renkon di tingkat provinsi akan dikelola langsung di bawah Gubernur Papua Tengah melalui pembentukan tim khusus.

“Kami berharap setelah dokumen provinsi selesai, penyusunan Renkon juga dapat dilanjutkan di tingkat kabupaten/kota,” pungkas Jhon Sawaki.

Penyusunan dokumen Renkon di Papua Tengah diharapkan memperkuat kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi potensi bencana sosial di wilayah tersebut. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Papua Tengah Perkuat Basis Data Industri, Tim Provinsi Lakukan Pendataan Tenaga Kerja di Deiyai

14 Juli 2026 - 13:18 WIB

IMG 20260714 WA0179

DPMK Deiyai Perkuat Program Ekina Tonawi, 67 Kampung Kembali Terima Bantuan Pakan Ternak Babi

14 Juli 2026 - 13:09 WIB

IMG 20260714 WA0175

Bupati Dogiyai Pastikan Gaji Honorer Tetap Dibayar Hingga Akhir 2026, Siapkan Solusi Jelang Penghapusan Status Non-ASN

14 Juli 2026 - 11:55 WIB

IMG 20260714 WA0162

MPLS SMK Negeri 2 Nabire, Dinas Pendidikan Ingatkan Bahaya Bullying dan Penyalahgunaan Media Sosial

14 Juli 2026 - 11:51 WIB

IMG 20260714 WA0156

MPLS SMK Negeri 2 Teknologi dan Rekayasa Nabire Resmi Dibuka, 480 Siswa Baru Siap Tempuh Pendidikan Vokasi

14 Juli 2026 - 11:47 WIB

IMG 20260714 WA0155
Trending di Headline