DOGIYAI – Pemerintah Kabupaten Dogiyai terus menunjukkan komitmennya terhadap kemajuan pendidikan. Pada Kamis (10/7/2025), Bupati Dogiyai Yudas Tebai dan Wakil Bupati Yuliten Anouw secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan gedung baru dua lantai SMP YPPK St. Fransiskus Asisi Moanemani.
Peletakan batu pertama ini menjadi tonggak penting dalam upaya membenahi infrastruktur pendidikan di wilayah pegunungan Papua. Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, para guru, serta perwakilan dari Yayasan Tilemans.
Dalam sambutannya, Bupati Yudas Tebai—yang akrab disapa Yute—menyampaikan bahwa pembangunan ruang kelas baru merupakan bagian dari visi besar untuk mewujudkan Dogiyai yang cerdas, kuat, dan maju bersama.
“Sekolah ini didirikan sejak 1977 dan sudah ribuan orang ditamatkan. Mereka kini menjadi orang besar di berbagai tempat, baik di Papua maupun di luar Papua,” kata Yute.
Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi utama pembangunan manusia, dan karena itu, sektor ini harus menjadi prioritas pembangunan.
“Tanpa sekolah, manusia tidak mungkin jadi cerdas. Kita perlu lihat sekolah ini agar anak-anak bisa jadi orang cerdas,” ujarnya menambahkan.
Menurutnya, pembangunan sarana pendidikan yang merata hingga ke pelosok, dari Ugapuga hingga Unito, adalah langkah strategis untuk meningkatkan akses pendidikan yang inklusif di Dogiyai.
Yute juga mengajak seluruh komponen masyarakat agar tidak tinggal diam dalam perjuangan mencerdaskan generasi muda.
“Kita orang Dogiyai jangan ketinggalan dengan mereka yang di luar. Dengan pikiran cerdas, mari kita berjuang bersama untuk memperhatikan anak-anak kita lewat pembangunan fasilitas pendidikan,” pintanya.
Pihak Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) menyambut baik langkah ini. PSW YPPK Kabupaten Dogiyai, Pastor Benyamin Sugiyatangu Magay, Pr., menyampaikan rasa syukur atas kepedulian pemerintah terhadap pendidikan Katolik di wilayah tersebut.
“Kami mewakili Yayasan Tilemans menyampaikan limpah terima kasih kepada Tuhan dan para pemimpin pemerintahan yang telah meletakkan batu pertama SMP YPPK dua lantai sebagai sarana belajar-mengajar generasi muda,” ujar Pastor Benny.
Ia juga mengajak seluruh sekolah di bawah naungan YPPK untuk turut mendukung visi Dogiyai Cerdas, serta menjadi pelopor dalam mencetak generasi yang cerdas dan bermartabat.
Pembangunan gedung baru dua lantai SMP YPPK St. Fransiskus Asisi Moanemani diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih representatif dan inspiratif. Gedung baru ini menandai babak baru dalam sejarah sekolah yang telah berdiri sejak 1977 tersebut.
“Peletakan batu pertama ini adalah simbol dari komitmen bersama membangun masa depan Dogiyai. Segala kebaikan ini, kiranya Tuhan sendiri yang akan membalas,” pungkas Pastor Benny. (MB)






