Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

News

Mulai Juli, 53 Juta Siswa Akan Jalani Skrining Kesehatan Gratis: Fokus Fisik dan Mental

adminbadge-check


					Mulai Juli, 53 Juta Siswa Akan Jalani Skrining Kesehatan Gratis: Fokus Fisik dan Mental Perbesar

JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) siap menggelar skrining kesehatan massal bagi lebih dari 53 juta siswa dari jenjang SD hingga SMA/Madrasah di seluruh Indonesia. Program ini akan mulai berjalan pada Juli 2025 dan mencakup lebih dari 282 ribu sekolah, sebagai bagian dari Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas pemerintah.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut CKG sebagai salah satu dari tiga program prioritas nasional selain pembangunan 66 rumah sakit di daerah terpencil dan percepatan penanggulangan TBC.

“CKG pertama kali diluncurkan pada 3 Februari 2025, dan hingga kini sudah ada 11 juta siswa yang menjalani pemeriksaan,” ujar Menkes dalam Rapat Koordinasi bersama Kemendagri.

Fokus Kesehatan Fisik dan Mental

Skrining akan dilakukan langsung di sekolah dengan menyesuaikan paket pemeriksaan berdasarkan jenjang pendidikan. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik serta aspek kesehatan jiwa yang kini mulai menjadi perhatian serius pemerintah.

“Masalah kesehatan jiwa banyak yang tak terdeteksi sejak dini, padahal angkanya cukup tinggi di kalangan pelajar. Ini penting untuk ditangani lebih awal,” jelas Budi.

Dengan dukungan penuh dari Puskesmas dan Unit Kesehatan Sekolah (UKS), pelaksanaan program ini diproyeksikan bisa menjangkau ratusan ribu siswa per hari. Bahkan, saat ini saja, jumlah pemeriksaan sudah mencapai 200 ribu per hari.

“Kalau bisa capai separuh dari total siswa dalam waktu dekat, kami optimistis bisa rampung dalam tiga bulan,” kata Menkes.

Jawa Tengah Paling Aktif, Disusul Jatim dan Jabar

Dalam pelaksanaannya, Jawa Tengah tercatat sebagai provinsi dengan jumlah skrining terbanyak, diikuti oleh Jawa Timur dan Jawa Barat. Kemenkes berharap provinsi-provinsi besar lainnya juga bisa mempercepat partisipasi.

Sejak Juni 2025, Kemenkes telah melakukan simulasi teknis dan sosialisasi kepada berbagai kementerian dan pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama.

Revitalisasi UKS dan Edukasi Sejak Dini

Menkes menegaskan bahwa program ini bukan hanya untuk mendeteksi masalah kesehatan, tetapi juga untuk menanamkan pola hidup sehat sejak dini.

“Kami ingin jadikan ini momen untuk menggugah kesadaran hidup sehat. UKS akan kita revitalisasi agar lebih aktif menjadi pusat edukasi kesehatan di sekolah,” tegasnya.

Dengan pemeriksaan menyeluruh dan sinergi lintas sektor, Program CKG diharapkan menjadi lompatan besar dalam menjaga kualitas kesehatan generasi muda Indonesia.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lima Tahun Melangkah Bersama: TK Santa Theresia Keniapa Wisudakan Angkatan Kelima, Selempang dan Tongkat Jadi Simbol Kesiapan Menuju Masa Depan

7 Juni 2026 - 10:14 WIB

IMG 20260607 WA0053

Ledakan di Kawasan Bekas Markas TPNPB-OPM di Kampung Toemalo Tewaskan Satu Warga 

7 Juni 2026 - 10:08 WIB

IMG 20260607 WA0194

Pemkab Mimika dan PTFI Tutup Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026: Sinergi Kunci Wujudkan Lingkungan Berkelanjutan

7 Juni 2026 - 10:05 WIB

IMG 20260607 WA0046

Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026 Dorong UMKM Papua Tingkatkan Kualitas dan Daya Saing Produk

7 Juni 2026 - 09:57 WIB

IMG 20260607 WA0032

Sosialisasi WHO 2026 Dorong UMKM Papua Percepat Sertifikasi Halal

7 Juni 2026 - 09:50 WIB

IMG 20260607 WA0030
Trending di Headline