Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

News

Komite III DPD RI Kunjungan Kerja ke Belanda, Cari Referensi Reformasi Sistem Jaminan Sosial Nasional

adminbadge-check


					Komite III DPD RI Kunjungan Kerja ke Belanda, Cari Referensi Reformasi Sistem Jaminan Sosial Nasional Perbesar

Den Haag, Belanda – Komite III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) melakukan kunjungan kerja ke Belanda sebagai bagian dari upaya merumuskan reformasi terhadap Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Kunjungan yang dilaksanakan pada Selasa, 2 Juli 2025 ini dipimpin langsung oleh Ketua Komite III DPD RI, Dr. Filep Wamafma, S.H., M.Hum.

Dalam kunjungan tersebut, delegasi Komite III DPD RI bertemu dengan berbagai pemangku kepentingan di Belanda, di antaranya anggota Eerste Kamer (Senat Belanda), akademisi terkemuka Prof. Dr. J.C. Vrooman dari Utrecht University, serta perwakilan dari Kementerian Sosial dan Ketenagakerjaan Belanda. Delegasi juga disambut hangat oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda, H.E. Mayerfas.

Menurut Dr. Filep Wamafma, kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam menyusun perubahan terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Ia menekankan pentingnya referensi internasional dalam merancang kebijakan yang lebih responsif dan inklusif.

“Kami ingin memastikan bahwa reformasi SJSN nantinya tidak hanya menjawab kebutuhan formal, tetapi juga mampu melindungi pekerja informal, perempuan, pekerja digital, pekerja lepas, hingga kelompok rentan yang selama ini belum sepenuhnya terjangkau,” ujar Filep dilansir dari sumselupdate.com.

Sistem jaminan sosial di Belanda dinilai menjadi salah satu model terbaik di dunia. Negeri Kincir Angin itu memiliki sistem yang terintegrasi antara kontribusi negara dan swasta, dengan tata kelola yang transparan, partisipatif, dan berbasis teknologi. Tak heran jika sistem jaminan sosial Belanda selalu menempati posisi teratas dalam indeks global seperti Global Pension Index versi Mercer.

Delegasi Komite III DPD RI juga mendalami bagaimana sistem sosial di Belanda mampu merespons situasi pasca-bencana, pengangguran, dan dinamika tenaga kerja modern secara adaptif dan berkelanjutan.

Dr. Filep berharap hasil kunjungan kerja ini akan memperkuat landasan penyusunan RUU perubahan UU SJSN agar lebih relevan dengan tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat Indonesia saat ini.

“Kami ingin membangun sistem jaminan sosial nasional yang tidak hanya adil dan manusiawi, tapi juga tahan menghadapi perubahan sosial dan ekonomi yang cepat,” tambahnya.

Reformasi SJSN menjadi salah satu agenda strategis Komite III DPD RI di tahun 2025, seiring dengan dorongan untuk mewujudkan perlindungan sosial yang lebih merata dan menyeluruh di seluruh wilayah Indonesia.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lilin Solidaritas Menyala di Timika, Doa Dipanjatkan untuk Lima Wartawan yang Hilang di Anak Krakatau

14 September 2026 - 11:57 WIB

IMG 20260914 WA0048

Sambut HUT ke-30, Pemkab Mimika Siapkan Refleksi dan Doa Bersama

14 September 2026 - 11:25 WIB

IMG 20260914 WA0010

Gubernur Meki Minta LMA Jadi Jembatan Masyarakat Adat dan Pemerintah

14 September 2026 - 11:18 WIB

IMG 20260914 WA0024

Lenis Kogoya Desak Pembebasan Korban Penyanderaan di Mimika, Serukan Hentikan Pembunuhan Warga Sipil

14 September 2026 - 10:47 WIB

IMG 20260914 WA0020

Pelantikan LMA Korwil Papua Tengah, Lenis Kogoya Dorong Penguatan Peran Masyarakat Adat

14 September 2026 - 10:26 WIB

IMG 20260914 WA0016
Trending di Headline