Menu

Mode Gelap
Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar

News

Ribka Haluk Ultimatum Kepala Daerah Se-Papua: Segera Salurkan Dana Otsus atau Saya Turun Langsung!

adminbadge-check


					Ribka Haluk Ultimatum Kepala Daerah Se-Papua: Segera Salurkan Dana Otsus atau Saya Turun Langsung! Perbesar

JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh kepala daerah di Tanah Papua yang belum juga merealisasikan Dana Otonomi Khusus (Otsus) dan Dana Tambahan Infrastruktur (DTI). Dalam rapat nasional yang digelar di Kantor Pusat Kemendagri, Senin (30/6/2025), Ribka menegaskan tidak akan tinggal diam jika hingga triwulan ketiga belum ada kemajuan signifikan.

“Kalau sampai triwulan ketiga belum juga terealisasi, saya akan kejar langsung ke daerah,” tegasnya dengan nada serius.

Ribka menilai, lambannya penyaluran dana justru menghambat upaya percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua, yang menjadi fokus utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Ini menyangkut pertumbuhan ekonomi dan pelayanan kepada masyarakat. Presiden sudah sangat jelas soal ini. Tidak boleh main-main lagi,” katanya.

Sudah Dibedah, Masih Banyak Daerah Mandek

Dalam rapat yang juga dihadiri perwakilan Kementerian Keuangan dan para pelaksana teknis daerah se-Papua, Ribka menyebut telah mengupas tuntas akar masalah keterlambatan penyaluran.

“Saya pimpin langsung rapat hari ini. Semua kita bedah. Ini kesempatan terakhir. Minggu depan kita akan lihat siapa yang serius dan siapa yang main-main,” ujarnya.

Menurut Ribka, banyak daerah yang masih berputar-putar dalam urusan administrasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi. Persoalan klasik seperti belum rampungnya laporan pertanggungjawaban, rencana anggaran program, hingga dokumen pendukung lainnya, masih menjadi penghambat utama.

“Masalahnya mereka masih tarik-ulur. Ini bukan untuk pejabat, ini untuk masyarakat. Jadi harus dipercepat!” tegasnya.

Ada yang Sudah Progres, Ada yang Tertinggal

Meski demikian, Ribka memberikan apresiasi kepada sejumlah pemerintah daerah yang telah bergerak cepat dan mulai menyalurkan dana tersebut.

“Atas nama Bapak Menteri, saya ucapkan terima kasih bagi daerah yang sudah berprogres. Tapi masih ada juga yang stagnan, seperti di Papua Barat dan Papua Barat Daya,” ungkapnya.

Ia juga meluruskan bahwa keterlambatan ini bukan berasal dari pemerintah pusat, melainkan murni karena kelalaian pemerintah daerah.

“Kementerian Keuangan dan Kemendagri tidak ada masalah. Semua tergantung kepala daerah. Jangan lagi cari-cari alasan,” tegasnya.

Tegas untuk Rakyat Papua

Peringatan Ribka Haluk ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah pusat tak akan mentolerir keterlambatan penggunaan Dana Otsus dan DTI. Ia berharap seluruh kepala daerah segera bertindak demi memenuhi hak-hak dasar masyarakat Papua.

“Jangan jadikan dana ini hanya angka di atas kertas. Segera turunkan ke rakyat. Ini hak mereka!” pungkasnya.

 

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Insentif Guru Madrasah Non ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026

18 Juni 2026 - 12:32 WIB

IMG 20260617 WA0001

Pemkab Deiyai Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran DAK dari KPPN Nabire

18 Juni 2026 - 12:27 WIB

IMG 20260618 WA0014

Kapolres Nabire Tegaskan Penimbun BBM Akan Diproses Hukum

18 Juni 2026 - 12:23 WIB

IMG 20260618 WA0013

Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG di Nabire Aman Hingga Empat Minggu 

18 Juni 2026 - 12:20 WIB

IMG 20260618 WA0011

Pemkab Nabire Beri Waktu Sebulan: Kendaraan Pelat Luar Wajib Mutasi, BBM Subsidi dan Pajak Jadi Alasan Utama

18 Juni 2026 - 12:16 WIB

IMG 20260618 WA0009
Trending di Headline