Menu

Mode Gelap
Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat Mendikdasmen dan BNN Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Integrasi Kurikulum Anti Narkoba DPD RI Tegaskan Keseriusan Politik dan Kelembagaan Kawal Isu HAM di Papua Menko Polkam dan DPD RI Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah untuk Kebijakan yang Lebih Efektif Setjen DPD RI Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi, Perkuat Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik

Headline

Pentingnya Pemberdayaan KAT, Dinsos Mimika Gelar Sosialisasi 

Etty Welerbadge-check


					Pentingnya Pemberdayaan KAT, Dinsos Mimika Gelar Sosialisasi  Perbesar

TIMIKA – Pentingnya pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT) dalam konteks pembangunan daerah dan menyusun rencana aksi pemberdayaan KAT di Kabupaten Mimika, Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Sosial menggelar sosialisasi, di Hotel Grand Tembaga, Selasa (01/07/2025).

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, Ananias Faot dalam sambutannya mengatakan bahwa komunitas adat terpencil adalah kelompok masyarakat dalam jumlah tertentu yang karena keterbatasan akses geografis, ekonomi, dan sosial budaya, hidup dalam kondisi marginal, terisolasi, dan tertinggal dari arus pembangunan.

“Supaya memberikan pemahaman yang utuh, strategi pemberdayaan yang tepat, serta penyusunan rencana aksi konkret yang adaptif terhadap kondisi lokal dan budaya masyarakat adat,” katanya.

Disampaikannya bahwa dengan kondisi keterpencilan dan kemiskinan struktural yang dihadapi menjadikan sebagai penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang memerlukan penanganan secara khusus, berkelanjutan, dan inklusif.

“Oleh karena itu sosialisasi ini hadir sebagai intervensi awal yang sangat penting.Saya ingin menekankan bahwa pemberdayaan komunitas adat terpencil bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang KAT, penguatan kapasitas masyarakat, pelestarian budaya, dan pengakuan atas identitas serta hak-hak dasar mereka,”kata Ananias.

Sementara Ketua Panitia Kegiatan Natalia Membala dalam laporannya mengatakan, sosialisasi Pemberdayaan Sosial Komunitas Adat Terpencil ini dirancang sebagai bagian dari intervensi awal untuk memahami pedoman tahapan pemberdayaan dengan pendekatan yang komprehensif.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang kebijakan dan program Nasional terkait pemberdayaan KAT,” katanya.

Ia pun berharap, melalui kegiatan ini akan terbangun koordinasi lintas sektor, wilayah, dan lembaga untuk mewujudkan masyarakat adat terpencil yang mandiri, sejahtera, dan bermartabat di Kabupaten Mimika. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK

14 Februari 2026 - 16:00 WIB

Img 20260214 wa0006

Terduga Pelaku Penganiayaan di Jalan Freeport Lama Akhirnya Menyerahkan Diri

14 Februari 2026 - 15:18 WIB

Img 20260214 wa0266

Perkuat Layanan Masyarakat, Kadis Kominfo Deiyai Salurkan Tiga Unit Starlink Kepada Warga Wagomani 

14 Februari 2026 - 15:13 WIB

Img 20260214 wa0282

Bupati dan Pemilik Tanah Buka Kembali Akses Jalan Petrosea Tembus Bandara Mozes Kilangin, Pastor Ibrani Gwijangge Memberkati Jalan 

14 Februari 2026 - 13:38 WIB

Screenshot 20260214 222928 gallery

DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat

14 Februari 2026 - 03:57 WIB

Img 20260213 wa0045 3361434797
Trending di News